Jatuh Cintanya Sang Pangeran.

Jatuh Cintanya Sang Pangeran.
#09


__ADS_3

Kreek


"Ya ampun, apa kau tak lihat ini sudah pagi ayo bangun lihatlah kamar mu ini, ini kandang bukan kamar manusia berantakan sekali"


"Hehe kan ada ibu"


"Ayo bangun dan sarapan bersama ayah mu" ucap ibu sizu seraya melangkah keluar.


"Ibu" panggil Ming yan.


"Ada apa?" Tanya ibunya.


"Ibu aku mimpi itu lagi" ucap Ming yan ragu.


"Hah, ini sudah ketiga kalinya, lebih baik kamu periksa" ucap ibu Ming yan.


"Tapi Bu aku takut" balas Ming yan.


"Dengarkan sayang, ibu juga tersiksa melihat mu seperti ini. Lebih baik kamu tanyakan tentang mimpi mu itu agar kamu ibu ayah juga bisa tenang" jelas ibunya.


"Baik lah akan kucoba nanti pulang kerja" ucap Ming yan.


"Anak pintar ayo bangun"


"Baik Bu"


Kantor majalah Heo.


"Selamat pagi" ucap Ming yan.


"Selamat pagi"


"Selamat pagi"


Kang ming yang berjalan dengan senyuman yang terus terukir di wajahnya. Sesampainya di mejanya Ming yan memulai pekerjaannya. Tak lama kemudian seseorang datang.


"Hai, namanya kang ming yan ya" tanya seorang gadis.


"Benar, kenapa ya" ucap Ming yan.


"Kenalkan aku Kim yuu Han"


"Oh halo yuu Han"


"Halo, kamu anak baru kan. Aku cuma mau kasih tau, hari ini direktur Heo akan tiba jadi berusaha lah agar terlihat baik"

__ADS_1


"Baik, terima kasih yuu Han"


"Sama-sama semangat ya"


"Baik"


Satu jam kemudian.


"Perhatian semuanya direktur kita akan tiba sebentar lagi, tolong terlihat baik dan profesional ya" ucap seorang pria mengingatkan seluruh karyawannya.


Benar saja sepuluh menit kemudian seorang pria muda dan tampan tinggi serta bijaksana tiba, di ikuti beberapa bawahanya.


"Selamat pagi" ucap pria itu.


"Selamat pagi pak" jawab seluruh karyawan.


Pria itu memberi arahan pada semua karyawan nya, tapi matanya terhenti pada satu orang yang sangat familiar dan juga asing baginya.


"Yang berdiri di sana, kamu anak baru" ucap pria itu.


"Ah iya pak saya anak baru" jawab Ming yan.


"Mmm baiklah tolong ikut saya sebentar" ucap pria itu.


"Baik pak" jawab Ming yan lalu merapikan pekerjaannya.


"Baik"


Di ruangan di rektur majalah Heo.


"Permisi pak"


"Oh iya masuk"


"Ada apa ya pak" tanya Ming yan.


"Mmm apa kita pernah bertemu sebelumnya" tanya Soo Jun tiba-tiba.


"Sa-saya tidak ingat pak" jawab Ming yan.


"Hmm baik lah kalau begitu, silahkan kembali bekerja"


"Baik pak"


Sore harinya.

__ADS_1


"Aaaaa selesai deh" ucap Ming yan lalu merapikan pekerjaannya dan bersiap pulang.


Ming yan menyandang tas nya dan berjalan keluar.


"Ah iya aku sebaiknya aku menelfon profesor wan"


Tuuttt


"Halo profesor"


".........."


"Apa kah aku bisa menemui profesor hari ini"


".........."


"Ada sesuatu yang harus kuperiksa"


".........."


"Baik terima kasih profesor"


Ming yan memberhentikan sebuah ah taksi dan langsung menuju ke tempat profesor wan. Sesampainya di tepat profesor wan, Ming yan masuk dan menceritakan mimpinya.


"Apa yang ingin kau periksa Ming yan"


"Profesor belakangan ini aku merasa ada yang aneh dengan ku, dan juga kemarin aku bermimpi"


"Apa mimpi mu"


"Aku bermimpi, dalam mimpi ku itu, aku di hukum dan dipukuli setelah itu aku dibuang ketengah hutan dan meninggal disana"


"Kalau boleh tau apa kamu tau apa penyebab kamu dihukum dan dibuang kehutan"


"Aku, yang aku ingat. Ada seorang pria aku tidak tau namnya tapi ia manggil ku Cheon yu"


*


*


*


*


*

__ADS_1


like komen dan jangan lupa klik ❤️ nya ya kakak cantik.


salam dari author 😘


__ADS_2