JIHAN Best Frends ,, Season 2

JIHAN Best Frends ,, Season 2
Marah dalam diam


__ADS_3

sekitar jam lima sore jeonghan pulang ke dorm , ia masuk ke kamar dan tidak mendapati joshua di dalam dia merasa lega karena ia pulang lebih dulu dari pada joshua , jeonghan bergegas mandi dan mengganti bajunya ,


tapi sekitar jam setengah sepuluh malam jeonghan masih duduk di kasur tampa merebahkan tubuhnya sama sekali menunggu joshua pulang , sesekali dia mondar mandir hatinya sedikit khawatir karena member yang lain sudah pulang dan istirahat di kamar mereka masing masing tapi joshua masih belum datang , dia mencoba bertanya pada member yang lain joshua berbelanja bersama siapa , tapi adik adiknya tidak ada yang bersama joshua , jeonghan tambah panik dia mencoba menelfon joshua tapi tampaknya ponsel joshua tidak aktif dia mencoba lagi akhirnya bisa tersambung juga .


"hallo ,, shua_ah kau ada di mana ?? kenapa tidak pulang ? ini sudah malam ! member yang lain sudah ada di dorm semua " cerocos jeonghan , tampa menunggu joshua berbicara


"aku ada di apartemen ku ,, maaf mungkin malam ini aku tidak bisa pulang ke dorm " suara joshua yang lembut tapi langsung mematikan sambungan telefon dari jeonghan


"di apartemen , halo ,, halo , shua_ah ,, hallo ,, di matikan astaga "jeonghan berdecak pinggang dan langsung meletakkan ponselnya ke sembarang tempat , dia berpikir sejenak .


"shua tidak akan seperti ini kalau tidak ada masalah ,, aku harus menyusulnya " kata jeonghan langsung mengambil mantel jaketnya , ponsel dan juga kunci mobil , di depan kamar joshua dia bertemu dengan scoups


"kau malam malam mau kemana ?" tanya scoups


"aku ada urusan sedikit " jawab jeonghan berlalu tampa menunggu jawaban scoups


"mau ku antar " tawar scoups melihat punggung jeonghan yang sudah ada di depan pintu masuk


"tidak perlu aku bisa sendiri " jawab jeonghan tampa melihat ke arah scoups yang masih mematung di tempat , jeonghan mengendarai mobil pribadi menuju kawasan village , dia masuk ke dalam apartemen karena dia tau pin apartemen joshua ,


dia melangkah ke dalam dan mendapati joshua yang sedang tertidur duduk sambil memegang kepalanya di sofa ruang tamu , perlahan dia mendekati joshua dan duduk di sampingnya , jeonghan terus memandangi wajah joshua dan tersenyum ,


"bangun lah ,, kenapa kau tidur di sini ?" jeonghan menyentuh tangan joshua , shua langsung membuka matanya setelah mendengar suara lembut dari seseorang yang sudah membuatnya kecewa .


"kenapa kau ada di sini "? tanya joshua menyisir rambutnya kebelakang


"aku mengkhawatirkan mu ,, makanya aku menyusul kamu ke sini ! jawab jeonghan , joshua membetulkan duduknya , sejenak tak ada kata di antara mereka , hening sekali membuat jeonghan merasa aneh dan tak seperti biasa


"kenapa kau pulang ke sini dan tidak ke dorm saja ?" tanya jeonghan lembut , sontak joshua langsung menatap mata jeonghan tampa berniat menjawab pertanyaan jeonghan itu , mata mereka bertemu , jeonghan sedikit gugup karena joshua tidak seperti biasanya .

__ADS_1


"aku hanya tidak ingin pulang " jawab joshua langsung meneguk wine yang sudah ada di meja , jeonghan memperhatikan gerak gerik joshua yang agak aneh itu


"apa kau " belum juga menyelesaikan perkataannya joshua memotong


"ini sudah malam ,, kau pulanglah " suruh joshua pada jeonghan , sejenak jeonghan tertegun dengan perkataan joshua yang sedikit dingin ,


"aku tidak akan pulang ,, aku akan menginap di sini bersama mu " kata jeonghan langsung berdiri dan melangkah menuju kamar yang biasa mereka berdua tempati , joshua melirik jeonghan yang masuk ke dalam kamarnya tapi dia kembali meneguk wine dan menghabiskannya seketika .


joshua menyusul jeonghan ke kamar , mendapati jeonghan yang sudah setengah duduk di kasur , joshua langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya .


"tidur lah ,, jangan menunggu ku " suruh joshua yang langsung menutup pintu kamar mandi , jeonghan mencoba merebahkan tubuhnya dan memejamkan matanya , mungkin karena sudah malam dia langsung terlelap seketika . ketika jam menunjukkan pukul setengah tiga , jeonghan terbangun mungkin karena mimpi buruk atau yang lain , dia melirik ke samping dan tidak menemukan joshua di sampingnya .


dia bangun dan turun dari ranjang , melangkah ke luar berniat untuk mencari keberadaan joshua walau nyawanya belum terkumpul sempurna , jeonghan melihat joshua yang tidur di sofa langsung membulatkan matanya , dia mendekati joshua yang terlelap .


"shua_ah ,, apa kau marah pada ku ? jeonghan yang sadar bahwa joshua sedang marah padanya , jeonghan duduk di samping joshua yang tidur , jeonghan menghela nafasnya kasar karena dia akan mendapat masalah lagi nantinya , dari pada itu dia sedikit takut dan tak nyaman jika joshua mendiamkannya .


"shua_ah ,, kenapa tidur di sini ? ayo pindah ke dalam kamar " jeonghan membangunkan joshua , joshua langsung membuka matanya perlahan dan kemudian duduk , shua menunduk memijat pelipisnya , ya sejak tadi siang kepalanya rasanya ingin pecah


"aku terbangun karena tidak melihat mu tidur di sampingku ,," jawab jeonghan


"ah " joshua menyandarkan tubuhnya ke sandaran sofa sambil memijit pelipisnya , kepalanya makin sakit sekali


"kau tidak apa apa kan " jeonghan mencoba meraih bahu joshua tapi joshua langsung menghindari tangan jeonghan , jeonghan terdiam sejenak ,


"apa kau marah pada ku shua_ah ?" tanya jeonghan serius , dia menatap wajah joshua yang seperti menahan sakit


"tidak " jawabnya singkat tapi padat


"kau tidak akan seperti ini jika kau tidak marah pada ku " kata jeonghan. , joshua menatap jeonghan dengan mata elangnya bukan dengan mata lembut yang biasa ia perlihatkan pada jeonghan , jeonghan sedikit kaget dengan tatapan joshua yang menakutkan itu ,

__ADS_1


"sudah ku bilang aku tidak marah " kata joshua berbohong. tapi jeonghan menyadarinya , joshua langsung melangkah ke arah kamar meninggalkan jeonghan yang masih terpaku duduk di sofa , jeonghan memperhatikan punggung joshua yang memasuki kamar , kemudian dia menyusul ke kamar juga ,


jeonghan menutup pintu kamar , dan melihat ke arah joshua yang sudah terbaring di ranjang dengan memijit kepalanya , jeonghan naik ke atas kasur dan mendekati joshua perlahan , tangannya mencoba memijit pelipis joshua tapi di tahan oleh tangan kekar milik joshua , menandakan dia tidak ingin jeonghan untuk menyentuhnya .


"aku tidak apa apa ,, kau tidurlah ,, ini masih malam " suruh joshua , jeonghan masih membeku di tempat , tapi kemudian ber ansur ansur merebahkan tubuhnya juga , tak ada kata di antara mereka joshua memejamkan matanya tapi tidak dengan jeonghan yang masih tak bisa memejamkan matanya , sedih bingung bercampur karena tiba tiba joshua sedikit aneh dan tak seperti biasanya , air matanya jatuh tiba tiba dia tidak tau letak kesalahannya di mana sampai joshua bersikap canggung padanya ,


jeonghan melirik joshua yang sudah terlelap , dan kemudian dia memejamkan matanya juga menyusul mimpi indahnya ,


matahari sudah terbit joshua sudah selsai mandi ,


"jeonghan_ah ,, bangunlah kita akan pulang ke dorm setelah ini " kata joshua membangunkan jeonghan tapi tampa melihat ke arah jeonghan yang masih terlelap tidur , perlahan jeonghan membuka matanya dan di suguhkan dengan pemandangan indah dari joshua yang sudah tampak segar . jeonghan tersenyum simpul


"aku mau di gendong " jeonghan menyalakan mode manjanya lagi dan merentangkan tangannya , joshua melihat tampa tersenyum dan menghampiri jeonghan , dia dengan entengnya mengangkat tubuh jeonghan sementara jeonghan memeluk leher joshua lembut dia tersenyum bahagia karena joshua menggendongnya dan di bawanya ke kamar mandi .


,


,


,


,


,


,


,


,

__ADS_1


,


__ADS_2