
practice room di penuhi member seventeen yang asik berlatih dance dan vocal untuk mempersiapkan acara spesial MMA , sambil melakukan syuting Inside Seventeen , mereka berlatih dengan semangat seperti biasa nya dari tadi pagi , dan sekitar jam setengah sembilan malam latihan pun telah usai dan para member istirahat untuk melanjutkan pulang .
semua member ada yang berbaring , menyandar ke tembok kaca sambil mengobrol dengan member yang lain , entah kenapa joshua malah terpisah sendiri dia asik memainkan ponselnya di pojokan entah apa yang ia lihat sambil tersenyum sendiri .
yah joshua sedang membuka aplikasi tiktok karena di waktu luangnya dia iseng menonton vidio pendek dari aplikasi tersebut sambil sesekali mengecek like yang ia dapatkan setelah membuat konten bersama hoshi kemaren .
tapi entah kenapa fyp yang lewat di berandanya membuat senyumnya memudar seketika , vidio tersebut menampilkan komplikasi kedekatan jeonghan dan scoups yang di buat para shipper mereka , walau hatinya nyeri tapi tetap saja joshua menontonnya sampai selesai , sampai sampai di ulang ulang ,
entah apa yang di pikirkan joshua dia malah berpindah ke kolom komentar mencari pendapat dari para penggemar tentang vidio tersebut , dia membaca satu persatu komen tersebut . banyak komenan yang sangat menyesak kan buat joshua tapi dia tidak me censel tapi tetap membacanya satu persatu dan ada satu komenan yang menyebutkan namanya di komenan tersebut , dia terus penasaran dengan jawaban dari orang dari komenan itu .
banyak dari mereka mengatakan bahwa joshua hanya alat pelampiasan ketika cheol sibuk , dan ada juga yang mengatakan bahwa mereka hanya berteman dan joshua adalah pengganggu dari hubungan mereka berdua , balasan komenan itu membuat joshua tersinggung dan menutup ponselnya ,
mood nya sekarang sudah memburuk tapi dia berusaha untuk tetap tersenyum ketika para member bertanya apakah dia ingin mandi atau tidak .
semua member pun beranjak pulang , seperti biasa jeonghan akan bergelayut manja di lengan joshua menuju parkiran gedung agensi , joshua tak banyak bicara dia hanya menyaut seadanya tak kala jeonghan mengajaknya mengobrol .
jeonghan menyadari mood joshua sedang tidak baik baik saja , dia belajar dari pengalaman sebelumnya , bahwa ketika joshua mulai mengurangi kata katanya itu artinya dia tidak baik baik saja , jeonghan ovt dan menebak nebak apakah dia membuat masalah lagi .
mereka memasuki mobil masing masing dan kebetulan waktu itu di mobil satu , hanya ada seungkwan , joshua dan jeonghan , joshua selalu menatap ke arah luar jendela mobil , dia kepikiran dengan komenan yang tadi dia terus merenung . jeonghan sesekali melirik dan menggenggam tangan joshua erat .
__ADS_1
"kau baik baik saja ?" tanya jeonghan khawatir. , joshua hanya tersenyum dan mengangguk menandakan dia tidak apa apa sekarang . tapi jeonghan masih tidak percaya karena senyuman joshua seketika memudar tak kala memalingkan pandangan nya kembali menatap gemerlap pemandangan kota seoul ketika malam .
karena kelelahan jeonghan dan seungkwan terlelap di dalam mobil , sementara joshua masih dengan pikirannya sendiri . sekitar satu kilometer jarak sampai ke Asrama , joshua meminta manager untuk mengehentikan mobilnya , dia meminta ijin untuk turun dengan alasan dia ingin jalan jalan sebentar dan akan pulang jalan kaki ke asrama ,
sang manager mengijinkan karena joshua bukan tipe yang suka neka neko dan lagi joshua itu CEO , jadi membuat manager sedikit segan pada joshua , manager manager yang lainnya juga sangat menghormati joshua dan lagi joshua bukan tipe pemimpin yang suka memerintah dan tidak menghargai bawahannya , dia masih bersikap layaknya member lain yang masih meminta ijin apapun yang ia ingin lakukan dan tidak semena mena menyalah gunakan kekuasaannya .
akhirnya manager memberhentikan mobil nya di pinggir jalan , joshua pun keluar mobil dengan penyamaran nya , dia meletakkan tangannya di saku celananya sambil berjalan gontai .
pikirannya kacau saat itu , dia masih tidak habis pikir dengan tanggapan para penggemar tengang kedekatannya dengan jeonghan , dia juga tidak menyalahkan semuanya pada para shipper jeongcheol , wajar saja jika mereka beranggapan seperti itu , karena setiap moment jeongcheol itu terlihat begitu mesra dan nyata .
tapi dia tidak menyangkalnya bahwa dia merasa sakit hati dengan semua komenan itu , mereka yang berkomentar yang se enak jidat mereka tidak tau cerita aslinya seperti apa tapi berkomentar sesuka mereka , jangan kan mereka beneran sahabatan , tapi beberapa yang mengatakan joshua adalah si pengganggu itu juga sangat menyakitkan .
mood nya benar benar buruk saat ini , dia menghela nafas dalam dalam sambil pikirannya berkecamuk ke mana mana .
"shua mana hyung " tanya jeonghan
"ah ,, joshua meminta ku menurunkan nya di jalan tadi sekitar satu kilometer dari sini ,, apa ada masalah ? ku lihat dia dalam mood buruk "?
"kenapa kau mengijinkannya hyung "? jeonghan protes
__ADS_1
"mana berani aku menolaknya ,, jangan khawatir dia tidak akan kemana mana , mungkin hanya menenangkan hatinya sejenak ,, kau juga harus istirahat kan ,, sana masuk !! member yang lain mungkin sudah mimpi indah " suruh manager sambil menenangkan jeonghan yang sedikit panik .
jeonghan menurut saja tapi pikirannya masih belom tenang ,, dia memasuki dorm dua dan menuju kamarnya dia mengganti baju nya dengan baju yang lebih santai , karena tadi ia sudah mandi di gedung agensi jadi dia tidak perlu mandi lagi .
jeonghan mencoba menelfon joshua beberapa kali tapi ponselnya tidak aktif jeonghan menyerah dan memilih memainkan ponselnya tapi mungkin karena kecapean dia tertidur , tapi seketika terbangun dia kembali melihat layar ponsel dan ternyata waktu berjalan cepat , perasaan dia hanya tidur sebentar tapi jam tidak akan bohong , dia sudah tertidur sekitar tiga jam .
dia kembali menghubungi joshua tapi ponsel nya masih tidak aktif juga , dia mencoba menghubungi member di dorm satu tapi tidak ada yang mengangkat panggilannya , padahal dia ingin bertanya apakah joshua sudah pulang atau belom .
karena mungkin member yang lain tidak mengangkat karena tidur , jeonghan memutuskan untuk pergi ke dorm satu untuk memastikan nya sendiri , jeonghan memasuki dorm dua yang hening ,karena para penghuninya berada di dunia mimpi semua , dia membuka kamar joshua dan mendapati kamar itu kosong , itu artinya joshua belum pulang
jeonghan tambah panik , dia keluar dorm dan berniat menyusul joshua tampa membawa apapun , jangan kan ponsel dan dompet yang terpenting itu , dia hanya mengenakan sandal jepit dan keluar tampa penyamaran saking paniknya dia lupa segalanya .
pikirannya hanya joshua dan joshua , segala hal yang tak seharusnya terlintas di benaknya dia pikirkan , membuatnya tambah panik , dia menelusuri trotoar sepanjang mata memandang dengan sedikit berlari kecil .
langkahnya terhenti tak kala melihat dari kejauhan sosok yang ia cari cari berjalan gontai dengan kepala menunduk . jeonghan kembali bernafas lega , dia melangkah semakin mendekat , sekitar jarak sepuluh meter langkah mereka berhenti , mata mereka bertemu , sejenak waktu seperti berhenti , seakan dunia milik mereka berdua .
mereka kembali melangkah mendekat tak peduli orang orang akan mengenali mereka , langkah demi langkah seakan waktu berputar sangat lambat , mereka menghentikan langkah mereka tak kala jarak mereka sudah dekat .
"jeonghan_ah ,, " kata joshua lembut menatap jeonghan dengan penuh cinta , jeonghan hanya mengangguk dan menatap kedua manik mata joshua dengan tatapan yang berkaca kaca .
__ADS_1
"aku lelah , sangat lelah " lanjutnya lagi dengan wajah sayu
jeonghan mengangguk dan tersenyum sedih , dia tau joshua tidak baik baik saja , dia membenarkan anak rambut joshua yang menghalangi wajah tampan nya itu dengan rasa cinta nya .