
"ya ..jeonghan sunbaenim " kata seorang itu langsung duduk dengan sopan depan jeonghan yang menatap nya tajam , dia sadar jeonghan menatap dengan berbeda jadi dia terus menunduk , canggung yang ia rasakan saat berdua saja dalam satu ruangan dengan jeonghan Seventeen yang masih menatapnya tajam , dia agak tidak nyaman , karena jeonghan masih tidak mengatakan apapun tapi masih menatapnya aneh
*aduh,, kok kyak gini sih ,, canggung banget ,, jeonghan sunbaenim kenapa liatin aku kayak gitu yah serem amat " suara hati karina sambil berkeringat dingin
"karina Aespa kan ? jeonghan bersuara
"ya , jeonghan sunbaenim " jawab dia ternyata adalah karina aespa yang sebelumnya di hubungi sang manager nya karena manager jeonghan menghubungi manager aespa untuk bertemu di sebuah restoran mewah .
karina adalah junior di industri hiburan sementara jeonghan sudah debut sejak lama jadi menurut adat di korea seseorang yang lebih muda harus bersikap sopan pada orang yang lebih tua apalagi seniornya dan tidak meninggikan suaranya melebihi seniornya karena itulah karina tidak berani mengatakan apapun menunggu jeonghan yang memulai percakapan
Jeonghan mengambil paper bag yang ada di kursi sebelahnya dan di berikan pada karina , karina masih bingung , jeonghan masih tak tersenyum sejak tadi .
"ambil lah punya mu kan ? kata jeonghan (tau lah kalo han lagi pakek nada savage )
karina lagi lagi mengangguk sopan dan di ambilnya paper bag itu dan di lihatnya
"bagaimana mantel saya ada di sunbaenim ,, " tanya karina bingung
"aku mengambilnya di lemari sahabat ku " kata jeonghan
(ah jeonghan sunbaenim dan joshua sunbaenim kan memang bersahabat") pikir karina sejenak setelah jeonghan mengatakan sahabat , karina langsung terfikir itu karena persahabatan antara jeonghan dan joshua itu semua orang sudah tau , mereka terkenal dengan persahabatan mereka yang sudah di level atas .
"kenapa tidak joshua oppa yang memberikan sendiri" ?tanya karina , mata nyalang jeonghan langsung menatap semakin tajam ke arah karina setelah karina mengatakan itu
"joshua oppa " jeonghan mengulang perkataan karina sambil tersenyum miring menyeringai
*apa kata kata ku salah ,,? aku di sini mau di ajak makan apa adu nyali sih ' lagi lagi karina mengeluh
"kau sangat dekat dengan joshua sampai kau tidak sopan memanggil seniormu dengan sebutan oppa ?" kata jeonghan tak senang
"ya ,, maaf " hanya kata itu yang keluar dari mulut karina , dia menunduk semakin takut karena jeonghan semakin menampakkan ketidak sukaannya pada dirinya
"dunia hiburan itu jahat ,, jangan sesekali mencoba untuk bermain main . karena bukan cuma karir mu dan karir joshua yang di pertaruhkan tapi karir group " kata jeonghan
"kau masih labil di industri ini ,, kau belum mengenal bagaimana heters atau sasaeng bertindak , jika mereka tau kau dekat dengan joshua ,kau dan juga joshua dalam bahaya " tutur jeonghan
__ADS_1
"belum lagi jika ada seseorang yang menciduk kalian ,, dan menyebarkan di internet ,, mungkin joshua yang sudah lama di industri ini akan lebih paham tapi kamu , kau masih ceroboh " kata jeonghan
"aku tidak mau sahabat ku dalam masalah lagi ,, kau mengerti kan maksud ku " kata jeonghan mendekat sambil menatap mata karina dengan penuh penekanan . karina semakin ketakutan
"dia sedang memperingatiku kan ? dalam hatinya
"saya mengerti jeonghan sunbae " karina mengatakan itu dengan masih menunduk badannya bergetar hebat , jeonghan mengangguk angguk setelah mendengar jawaban karina , karina paham dan langsung meninggalkan ruangan VIP itu , dengan perasaan campur aduk .
jeonghan menarik nafas nya lega setelah mengatakan itu dengan tampa karina sadari maksud dari perkataan jeonghan melainkan untuk menyingkirkan karina dari joshua .
jeonghan pun bisa tenang dia kemudian kembali ke dorm , di kamar jeonghan langsung menghempaskan tubuhnya ke kasur karena kelelahan , tiba tiba .
brakk
pintu kamarnya di buka dengan sangat keras sampai fas bunga di meja belajar dekat pintu terjatuh dan pecah . jeonghan kaget dia bangun dari tidurannya dan menatap seseorang yang membanting pintu itu , ya ternyata dia adalah joshua dengan wajah memerah karena marah ,
jeonghan tau maksud joshua dia hanya berpura pura tidak terjadi apa apa dan mencoba terus tersenyum , dia menghampiri joshua dan memegang tangannya .
"ada apa shua_ah ,, kenapa tiba tiba datang ke kamar ku " kata jeonghan lembut sambil bergelayut manja di lengan joshua , joshua masih tak menyaut dia terlihat memejamkan matanya seolah olah menahan emosinya .
"apa ,, apa yang kau katakan aku tidak mengerti :" jawab jeonghan polos
"berhenti berbohong jeonghan_ah .." joshua meninggikan suaranya seraya menggigit bibirnya sambil menahan emosinya , jeonghan terdiam dia menatap joshua dengan tatapan kecewa , baru kali ini joshua membentakknya demi seseorang yang baru ia kenal itu
"iya ,, memangnya kenapa ? hah ? aku memang menemuinya ,!! karena aku tidak suka kau dekat dengannya" jawab jeonghan juga meninggikan suaranya , dengan mata yang sudah berkaca kaca
"ah jeonghan_ah kau " joshua mulai frustasi , dia memijat pelipisnya , dia sudah tidak mengerti jalan pikiran .
"kau membentak ku hanya karena aku menemuinya hah ?" jeonghan mulai terpancing emosi lagi
"bukan begitu jeonghan_ah , aku hanya tidak suka kau membohongi ku , jika kau punya masalah dengan ku , katakan pada ku jangan libatkan dia dalam masalah kita yang rumit ini " suara joshua mulai melembut
"lalu jika aku mengatakan nya padamu untuk menjauhinya apa kau akan melakukannya ?. tidak kan ? . lebih baik aku menemuinya saja " kata jeonghan , joshua terdiam menatap jeonghan jengah
"kau tak biasanya seceroboh ini jeonghan_ah . kau terbiasa selalu menjaga perasaan sesama idol karena mereka juga sama dengan mu berjuang dari titik nol ,, dan sekarang kau berubah ,, kau tau karina menangis setelah kau mengatakan hal yang tidak seharusnya kau katakan . " suara joshua mulai melemah
__ADS_1
"aku tidak peduli ,, yang aku pedulikan hanya kau jisoo_ah , dan kenapa kau begitu peduli dengan perasaan nya ,? jeonghan balik bertanya
"karena aku yang bertanggung jawab atas semua masalah yang berkaitan dengan kita " jawab joshua
"kau berubah jisoo_ah " bentak jeonghan
"aku tidak berubah ,, kau saja yang terlalu over protektif ,, ku pikir kau bukan mencintaiku , kau hanya terobsesi pada ku " tutur joshua mengelak
"kau menyukainya kan ? tanya jeonghan menangis tapi joshua tidak menjawab dia terdiam tampa berniat menjawabnya
"Jawab aku hong jisoo "? lagi lagi jeonghan membentak joshua ,
"kau tidak perlu tau " jawab joshua singkat tampa menatap jeonghan , jeonghan terdiam , dia kembali menatap wajah joshua melihat bagaimana ekspresi nya saat mengatakan itu , jeonghan mencari secercah kebenaran di mata joshua
"kenapa aku tidak perlu tau ?!" tanya jeonghan meninggikan lagi suaranya .
"karena kita sudah selesai jeonghan_ah " joshua juga membentak jeonghan berusaha menyadarkan jeonghan yang sepertinya jeonghan masih menganggap mereka masih bersama . jeonghan terdiam menatap joshua yang terengah engah menahan emosi nya .
"ya , , , ,aku ingat kita memang sudah berakhir ..
karena itulah aku meminta mu untuk kembali bersama ku " suara jeonghan melemah dan air matanya semakin mengalir deras , padahal dia sendiri yang kadang lupa bahwa semuanya sudah selesai ,
"sudah ku bilang aku tidak mau " jawab joshua santai
,
,
,
,
,
,
__ADS_1