
"jangan mengatakan hal omong kosong jisoo_ah " kata jeonghan menggigit bibir bawahnya , joshua tak menanggapi walau jeonghan membentaknya berkali kali , dia memang seorang yang sabar
"kau ,, jangan membuatku makin kesal shua_ah ,, kau selalu menghindariku , mendiamkan ku , kau tak seperti biasanya " kata jeonghan mulai meneteskan air matanya
"aku seperti ini ada alasannya jeonghan_ah " jawab joshua membuat jeonghan mengangkat kepalnya menatap joshua penuh tanda tanya
"kau memang dari awal bukan milikku ,, " lanjut joshua menatap manik jeonghan , jeonghan menghapus air matanya dan menghampiri joshua jeonghan duduk di bawah sambil memegang tangan joshua
"apa yang kau katakan , ? aku ini milikmu " jeonghan seperti membujuk
"lalu kenapa kau selalu berbohong pada ku ,, aku tau semuanya ,, saat membuat janji dengan scoups aku tau saat kau memiliki barang couple aku tau saat kau jalan berdua , makan bareng aku juga tau tapi ketika aku bertanya mencoba untuk memahami mu kalau malah berbohong pada ku " tutur joshua
"dunia ku seakan runtuh manakala kau mengatakan kebohongan yang aku tau sendiri ,, duniaku runtuh berkeping keping ketika aku mengetahui segalanya , mengetahui betapa bodohnya aku ,, menurutku mempercayaimu adalah hal yang akan sulit ku lakukan untuk kedepannya "
"aku benci diriku sendiri ,, aku benci keadaan yang menjebak kita berdua dalam sebuah hubungan ini ,, aku marah pada diri ku karena terlalu mencintaimu sampai aku buta , tak melihat betapa kau ingin kebebasan ,, menutup sebelah mata ku di setiap kesalahanmu "
"jeonghan_ah ku tanyakan sekali lagi ,, apa kau mencintai ku atau hanya terobsesi memilikiku karena aku adalah orang pertama yang mencintaimu ?"
"aku mencintaimu shua_ah " jawab jeonghan tapi joshua tersenyum miring tak percaya
"jika kau mengatakan itu dulu mungkin aku akan percaya tapi sekarang kepercayaan ku sudah hilang untuk mu ,, kata kata mu sekarang ibarat angin berlalu begitu saja dan kau yang menghancurkan semuanya "
"jangan menangis ,, jangan menangisi hal yang kau lakukan sendiri , cukup hapus air matamu , setelah ini mungkin kau akan merasa bahagia ,
aku yang lebih menderita di sini ,, kau selalu seperti ini ,, sudah ku bilang aku akan tau segalanya tapi kau malah berbohong pada ku itu membuatku malah tambah sakit " kata joshua
"maafkan aku " jeonghan menangis di lutut joshua
"apa kau sudah bosan pada ku ,, sehingga setiap kali ku ajak jalan kau selalu menolak dengan berbagai alasan tapi ketika scoups yang mengajak mu kau akan senantiasa mau ,, katakan jika sudah tidak mencintaiku ,, itu lebih baik dari pada berkhianat " kata joshua dingin
__ADS_1
"ketika malam aku berfikir sambil menatapmu yang terlelap tidur di sampingku , "benarkah orang ini mencintaiku " saking tak percayanya aku kalau kau membohongiku , aku menepis semua pikiran negatif tapi tak bisa ku pungkiri kadang yang aku bayangkan itu sesuai kenyataan " kata joshua
"aku sudah kebal akan rasa sakit yang kau berikan pada ku ,, berkali kali aku memaafkan mu berkali kali juga aku memberi kesempatan padamu tapi kau seolah olah berfikir aku pasti akan selalu memaafkan mu untuk segala hal kan ?"
"kau tau ,, ketika aku memaafkan kesalahan besar ataupun kecil , aku selalu berperang dengan perasaan ku sendiri , di satu sisi aku sangat mencintaimu di sisi lain kesalahanmu sudah terlalu banyak , tapi aku mencoba terus mengubur prasangka buruk agar aku bisa memaafkan mu , bukan hal mudah menjadi aku jeonghan_ah "
"semua yang aku lakukan seperti tak pernah kau hargai ,, pengorbananku berulang kali ku katakan ,, apa aku harus mengatakan nya lagi ?"
"di titik terendah ku aku masih berjuang mempertahan kan mu di sampingku tapi kau seolah olah tidak mau ku perjuangkan ,, kali ini mungkin aku tidak bisa memaafkan mu jeonghan_ah"
"sekeras apapun aku berfikir apa mungkin jarak ini karena aku tapi selama ini aku sama sekali tidak melakukan hal di luar batas , tapi jika aku mengingat semua nya aku berfikir mungkin karena kita memang tidak cocok ,, maafkan aku jika selama ini menahan mu di sampingku ,, mulai sekarang aku melepasmu , kita akhiri saja sekarang dan hidup normal seperti sahabat pada umumnya " kata joshua membuat keputusan , jeonghan kaget dia menatap wajah joshua yang sama sekali tidak melihatnya
"jangan katakan itu ,, ku mohon jangan katakan itu ,, jangan lepaskan aku , kumohon " jeonghan memegang tangan joshua dan menciuminya
"bangunlah ,, kau tidak cocok duduk di bawah ,, " kata joshua merangkul bahu jeonghan untuk bangun tapi jeonghan menolak dia ingin tetap dalam posisinya
"aku tidak mau bangun kecuali kau menarik kata kata mu barusan " kata jeonghan sambil menangis , joshua menghela nafas kasar dia terdiam
"aku tidak mau ,, aku hanya ingin bersama mu ,, ku mohon beri aku kesempatan lagi " jeonghan tambah histeris
"aku tidak bisa memberikan kesempatan lagi ,, karena aku sudah tidak punya kesempatan yang akan ku berikan kepada mu lagi ,, ayo bangun , mari kita berteman seperti biasa " kata joshua menjulurkan jari kelingkingnya tapi jeonghan malah menepis tangan joshua dia lebih memilih menciumi tangan joshua dari pada mengikat janji persahabatan
"ku bilang aku tidak mau " jawab jeonghan menangis hatinya terasa hancur
"aku sudah tidak peduli dengan pendapatmu lagi jeonghan_ah ,, sebaiknya kau pulang ke kamar mu ,, aku ingin istirahat kau juga harus istirahat kan besok kita akan terbang ke jepang , kau pasti akan sibuk berkemas , kembalilah ke kamar mu " suruh joshua merangkul bahu jeonghan , tapi jeonghan masih kekeh tidak mau , joshua sudah kehilangan akal dia meraih ponsel di saku celananya dan menghubungi seseorang .
"hallo ,, hyung ,, bisakah kau ke kamar ku sekarang " joshua menghubungi scoups
"em baiklah , akan ku tunggu datanglah cepat " kata joshua langsung mematikan sambungan via teleponnya
__ADS_1
"sebentar lagi scoups hyung akan datang , kembalilah bersama nya ok " suruh joshua , jeonghan menggelengkan kepalnya yang masih menunduk di paha joshua sambil menangis .
tak butuh waktu lama scoups datang , dia sedikit kaget karena jeonghan duduk di bawah berbantal paha joshua yang duduk di kasur sembari menangis sesegukan
"apa yang terjadi ? kenapa jeonghan menangis " !tanya scoups
"ceritanya panjang ,, bisakah kau bawa jeonghan ke kamarnya aku ingin istirahat sejenak" kata joshua , scoups menurut merangkul bahu jeonghan yang sudah melemas karena menangis dalam waktu yang lama ,
"ayo bangun jeonghan_ah , kenapa kau lemas seperti ini " seruh scoups
"aku tidak mau kembali ke kamar aku hanya ingin bersama joshua " kata jeonghan ngelantur
"gendong saja hyung " joshua memberikan ide
"apa gendong ,,? jeonghan itu berat ,, mana kuat aku " kata scoups yang di balas senyuman dari joshua , dengan berbagai bujukan akhirnya jeonghan kembali ke kamarnya dengan di bantu scoups yang kewalahan mengurus jeonghan .
.
,
,
,
,
,
,
__ADS_1
,