
zen,firman,iwan,adi,deni,irfan berkemas untuk pulang,dan menikmati waktu libur
Mereka pun saling memberi ucapan selamat berlibur.
kring kring kring
hp firman berbunyi
"tumben zen telfon,padahal baru sampe rumah" gumam firman dalam hati
"assalamu'alakum" ucap firman
"wa'alaikumsalaam" jawab zen
"ada apa zen?, baru aja sampe rumah" tanya firman
"iya mas,gini lho mas,, mumpung lagi libur,aku mau mudik,kamu mau mudik gak mas?,kalo mau ayo bareng malam ini" ajak zen
"wah ide bagus tuh zen" jawab firman
"aku sebenernya juga mau mudik tapi nanti 2hari lagi,, tapi mumpung ada temen yo wes lah bareng aja" ujar firman
"ya udah mas,kamu siap2 aja nanti jam 9malam aku jemput sekalian jalan" ucap zen
"oke lah zen" jawab firman
"y udah mas,nanti tak kabarin kalo udah mau berangkat" ucap zen
"iya zen" jawab firman
"asalamu'alaikum" ucap zen
"wa'alaikumsalaam" jawab firman
tuuttt tuuttt tuuutttt....
bunyi telfon di tutup
Setelah bersiap2 dan hampir jam 9 malam,zen pun menghubungi firman
Kring kring krin......
Bunyi hp firman
"assalamu'alaikum... mas aku lagi d jalan,km udah siap?" tanya zen
"wa'alaikumsalaam... Udah zen,ini lagi nunggu km" jawab firman
"oh.. ya udah mas,bentar lagi aku sampai,, assalamu'alaikum" tutup zen
"iya,, wa'alaikumsalaam" jawab firman
tin tin tiiinnn
Bunyi suara mobil zen,di depan rumah firman
Firman pun keluar dari rumah sambil membawa tas,dan tidak lupa mengunci pintunya
"ayo mas kita berangkat" ajak zen
"ayo zen" balas firman
merekan pun akhir'y jalan mudik....
d dalam mobil pun mereka ngobrol2 hal2 yg gk penting,hingga perjalan sudah cukup jauh,dan demi menjaga agar tidak mengantuk mereka tetap mengobrol,karna perjalan cukup jauh,memakan waktu hingga 8jam + istirahat
"mas rest area dulu yah,kita ngopi2 dulu biar gk ngantuk" ajak zen ke mas firman
"ayo zen,aku juga kebelet nih" ucap firman
Mereka pun sampai d rest area,setengah perjalanan untuk sampai ke rumah
"zen aku ke toilet dulu yah,kamu kalo pesen kopi aku sekalian" ucap firman
"oke mas" kata zen
"bu,, kopi hitam 2 yah" seru zen
"iya mas di tunggu yah" kata ibu penjual kopi
setelah beberapa saat...
__ADS_1
"ini mas kopi nya" seru si penjual
"makasih bu" ucap zen
"mana kopi ku zen?" tanya firman
"ini mas" jawan zen
"kamu gak makan zen?" tanya firman lagi
"gak mas,saya jarang makan malam2" jawab zen
"mas firman kalo mau makan,makan aja" ucap zen
"iya zen aku tak makan dulu lah" kata firman
Selesai istirahat,mereka pun melanjut kan perjalanan
Di dalam perjalanan mereka kembali mengobrol
"mas,istri kamu ko gak di ajak ke jakarta sih" tanya zen
"gak zen,biar aja di rumah" jawab firman
"lho kenapa mas" tanya zen keheranan
"gak apa apa sih,biar ada tempat pulang mudik aja,, he he he" ucap firman sambil ketawa bercanda
"kamu sendiri kenapa belum nikah?" tanya firman
"belum ada jodoh mas" ucap zen sambil tersenyum
"tapi udah ada calon donk?" tanya firman
"belum mas" jawab zen
"masa,orang ganteng,keren kaya kamu belum punya calon" ungkap firman
"serius mas,, belum ada calon aku,ada sih wanita pujaan mas,tapi belum pernah ketemu" ujar zen
"lah ko bisa zen?" tanya fiman sambil keheranan
"iya mas,, aku kenal di sosmed" ujar zen
"jaman modern lho zen,masa cuma kenal di sosmed" kata firman
"kata dia,kalo jodoh pasti di pertemukan mas" ujar zen
"emang orang jauh zen?" tanya firman
"gak sih mas,masih satu kota sama kita" jawab zen
"nah deket donk zen,kota kita kota kecil lho,, gada macet,, hahaha...." ucap firman bercanda
"yah gampang lah mas,kan kalo jodoh pasti di pertemukan,, hehehe....." ujar zen
"ehh zen nanti sampe rumah mampir dulu di rumah ku,sarapan di rumah ku" ajak firman
"iya mas,oke lah... gak boleh nolak rejeki kan yah,, hehehe..." ucap zen bercanda
"nah betul itu" timpal firman
"biasanya kamu kalo liburan di rumah ngapain zen?" tanya firman
"aku biasanya ke kebun nenek mas,terus mancing di sungai,kadang main motor cross di hutan sama temen2" cerita zen
"wahh seru kayanya zen" ucap firman
"boleh dong ajak2" ucap firman lagi
"ayo mas,kalo mau ikutan,, nanti aku kabarin" ujar zen
"iya zen,berkabar aja" ucap firman
"emang mas firman ngapain aja kalo liburan?" tanya balik zen
"biasa lah,paling nemenin istri jalan2" ucap firman
"seru itu mas,, aku belum pernah hehehe..." canda zen
"hahaha" firman pun tertawa
__ADS_1
"makanya kamu cepetan punya zen" ujar firman
"do'ain aja,mudah2an segera di pertmukan" ucap zen
"aamiin...." ucap firman
"aamiin" timpal zen
Waktu pun terus berlalu,adzan subuh pun telah berkumandang,zen tetap melanjutkan perjalanan,, karna sebentar lagi akan sampai di rumah firman
dan akhirnya mereka sampai ke rumah firman
"mas,kira2 aku ganggu gak kalo jam segini mampir kerumah kamu?" tanya zen
"udah tenang aja,jam segini keluarga ku udah pada ceria" jawab firman
"ya udah ayo turun" ajak firman
"iya mas" jawab zen
Mereka pun turun dari mobil
tok tok tok
"assalamu'aikum" seru firman
"wa'alaikumsalaam" jawab suara wanita dari dalam rumah
Mereka berdua pun duduk di bangku teras rumah firman,sambil menunggu di buka kan pintu,dan sambil melepas sepatu mereka
Cekreeeetttt suara pintu di buka
Dan keluar lah seorang wanita cantik
"lho mas firman katanya pulang 2 hari lagi,ko tiba2 udah sampai" tanya wanita itu sambil mengulurkan tangan dan bersalaman
"iya nin" jawab firman
"nanti aja ceritanya" ujar firman
"oiya nin,kenalin nih temen mas kerja di jakarta" kata firman
"hallo,, zen" ucap zen berkenalan
"anindya" ucap wanita itu
"nin buatin kopi yah" ucap firman menyuruh
"iya mas" jawab anindya
"tinggal dulu ya bang" ucap anindya kepada zen,sambil tersenyum dan berlalu
"itu istri mu mas?" tanya zen
"ngawur kamu zen,adek ku itu" kata firman
"ohh,, kirain istri mu" timpal zen
"mas,, aku ikut shalat subuh di rumah mu yah" ujar zen
"iya zen,, nanti nunggu anindya,km shalat di kamar dia,dia udah bangun cm kamar dia yang kosong" kata firman
"oke mas" timpal zen
Setelah beberapa saat,kopi pun datang
"ini mas kopinya" ucap anindya
"iya nin" timpal firman
"bang silahkan di minum kopinya" kata anindya kepada zen
"iya" jawab zen
"makasih an" ucap zen
"sama2 bang" timpal anindya
Zen dan anindya pun terkaget dengan sapaan yg mereka panggil,mereka pun saling bertatapan,tatapan seperti orang yang sudah kenal begitu lama namun baru di pertemukan
Firman pun ikut terheran dengan tingkah zen dan anindya adeknya
__ADS_1
Bersambung.....