
1 Hari menjelang pernikahan di kediaman rumah Ustazah Riani sedang berlangsung pemasangan dekorasi dan panggung acara yang begitu meriah akan di laksanakan keesokan paginya. Banyak juga tetangga - tetangga yang datang untuk nyamungan ( bahasa sunda yang biasa dikenal dengan undangan sebelum pernikahan. Adat ini sudah biasa di lakukan bagi sebagian orang tua dan adat ini pun sudah turun temurun dari kebiasaan masyarakat pada jaman dulu).
Banyak juga sodara - sodara Ustazah Riani yang ikut serta dalam mempersiapkan acara untuk esok hari, di kediaman rumah Ustadz Hafiz para Habib dan Ketua - ketua di daerah nya kini tengah berasa di kediaman rumahnya untuk melangsungkan pengajian bersama sebelum akad besok. Ustadz Hafiz tengah berada dikamar seorang diri berusaha mengingat kata2 ijab kobul nanti hari sudah mulai sore dan malam pun berlalu mereka menikmati angin nya malam sunyinya suasana dari kebisingan kendaraan membuat mereka merasa lelap dalam malam yang dingin sekali.
Pagi hari jam 8 keluarga Ustadz Hafiz sedang berkumpul di ruang tamu untuk bersiap - siap,Ustadz Hafiz yang sedari tadi sudah siap hanya bisa menunggu anggota keluarganya yang lain yang tengah bersiap - siap. Akhirnya keluarga Ustadz Hafiz pun berangkat tak butuh lama 45 menit mereka pun sampai. Melihat dekorasi yang begitu mewah dan membuat para Ustadz dan Ustazah yang ikut serta rombongan sangat terkagum - kagum dengan semuanya begitu pula dengan kedua orang tua nya sangat terkejut karna setau mereka pernikahan nya hanya biasa - biasa saja pada umum nya namun kenyataan nya berbeda ini lebih dari perkiraan mereka.
Puji syukur atas kesuksesan putra pertama nya yang memang dari dulu ia selalu menabung dan membuat usianya sendiri tanpa bantuan orang lain dan kini telah terbukti semua penghasilan dan pencapaian nya menjadi hadiah terindah untuk pernikahan nya. Alhamdulillah Allah telah menitipkan rezeki yang tak pernah henti - henti kepada sang putra dan kini sang putra telah melepaskan masa lajang nya menemukan separuh tulang rusuknya yang harus ia jaga sampai Allah persatukan kembali dalam surganya yang terindah.
Dikamar Ustazah Riani sedang berdoa semoga pengucapan ikrar janji dari sang Ustadz Hafiz idaman nya dulu lancar benar saja ketika ikrar janji suci yang terucap sekali nafas membuat semuanya bahagia. Ustazah Riani yang telah dipanggil untuk keluar melihat semua orang - orang yang hadir di pernikahan nya ini membuatnya bahagia karna tak di sangka - sangka bahwa akan se meriah ini pernikahan nya dengan sang idaman kini cincin telah melingkar dijari masing - masing pasangan hingga untaian doa yang di ucap oleh sang MC selesai. Para keluarga besar dan para tamu berjejer menyalami kedua mempelai melanjutkan nya dengan makan hidangan yang telah tersedia.
Diatas pelaminan terdapat dua insan yang sedang di potret oleh sang fotografer tak menyangka keduanya akan tiba di titik terindah bersama - sama.
"Ran posisinya liatin Hafiz dan Hafiz sebaliknya yuk 1 2 3 " ( cekrek ) suara jepretan kamera.
Acara deui acara telah mereka lewati kini telah memasuki waktu dzuhur mereka pun ber istirahat untuk makan sholat dan sebagainya.
"Ran ganti baju dulu yuk nanti Hafiz nyusul"
"yaudah sana mas mau sholat dulu nanti mas nyusul"
Ustazah Riani pun mengganti pakaian nya di kamar yang telah di sediakan. Tak lama Ustad Hafiz pun datang dan segera mengganti pakaian.
"Ade untuk 1 bulan ini kita akan tinggal di sini dan belum bisa berangkat ke pesantren"
"memangnya kenapa harus seperti itu"
"mas kurang tau juga sayang"
"ya udah bagaimana baiknya saja"
__ADS_1
Selesai mengganti pakaian mereka pun kembali ke pelaminan untuk menyalami tamu - tamu yang datang silih berganti. Satu persatu para tamu pulang hingga sore hari sekitar jam 04. Teman Ustazah Riani datang rombongan mulai dari teman zaman smp hingga teman zaman sma.
"semoga sakinah mawaddah warrohmah ya Ran"
"aamiin makasih ya doanya"
"Ran boleh gak kita bawa makanan nya kerumah buat orang tua kita"
"boleh kok sok aja"
Semua teman Ustazah Riani pun menikmati hidangan yang disajikan ketika mereka semua akan pulang mereka juga tak lupa untuk mengambil makanan untuk dibawa pulang. Setelah semuanya sudah pulang dan sudah di pastikan tidak ada lagi yang bertamu Ustadz Hafiz idaman dan Ustazah Riani pun segala membersihkan tubuh nya yang sudah lengket dlsedari pagi tadi.
"ade mau mandi duluan atau mas yang duluan"
"mas saja yang duluan ade mau bersihkan make up dulu"
"makasih ya sayang udah nyiapin baju mas" ( mengagetkan sang istri dari belakang)
"astagfirullah ihh mas itu ngagetin ade aja"
"yaudah sana mandi"
"iya iya ini mau mandi kok"
Ustazah Riani pun langsung ke kamar mandi dan mandi tak butuh lama Ustazah Riani pun selesai mandi dan segera memakai baju yang senada dengan sang Suami. Selesai siap siap mereka berdua pun segera turun dan melanjutkan acara selanjutnya yaitu pengajian atau bisa di bilang syukuran.
Sesampainya di ruang bawah terlihat banyak sekali para tetangga yang ikut serta meramaikan pengajian dan masih ada juga Ustadz dan Ustazah dari pesantren yang memang sengaja akan menginap di kediaman rumah Ustazah Riani. Acara pengajian pun dimulai dengan tujuan agar pernikahan ini menjadi pernikahan yang sakinah mawaddah warrohmah dan memberikan kebahagiaan dalam rumah tangga sang pengantin.
Acara pengajian pun berlangsung dengan sangat lancar dan bermakna bagi pengantin baru. Para tamu dan tetangga lainnya pun pulang kerumah masing masing begitu pula dengan sang pengantin yang sedari tadi sudah merasakan lelah mereka pun kembali ke kamar untuk ber istirahat. Keduanya memang sudah sangat lelah namun niat yang tadinya ingin beristirahat terganggu oleh suasana yang tak biasa mereka rasakan. Yang awalnya mereka tidur dengan sesama jenis atau tidur sendiri tapi sekarang mereka tidur dengan lawan jenis. Membuat suasana menjadi gugup dan malu kini Ustadz Hafiz tengah berada di ruang televisi di luar kamar sedang menonton beberapa serial film yang di stel di dvd. Sedangkan Ustazah Riani ia sedang membuka beberapa kado dari sahabat sahabat nya dan beberapa teman nya.
__ADS_1
Ustadz Hafiz yang sedang menikmati film merasakan kelaparan di tengah malam begini daan berniat untuk makan namun malu untuk ke ruang bawah karna Ustadz dan Ustazah di pesantren menginap di rumah ini. Serasa di buntuti saja kemana mana selalu waswas.
"Mas sini sebentar"
"iya de ada apa"
"boleh minta beresin ini gak ade mau biang sampah ke bawah"
"boleh. mmm dek"
"iya mas kenapa"
"boleh bikinin mas makanan gak mas laper nih dari tadi nonton film sampe laper gini"
"aduh mas ini ada ada aja malem gini.mau di buatin apa"
"pengen yang pedas asam manis gitu loh de"
"yaudah are buatian "
Ustazah Riani kembali melangkah untuk membuang sampah dan pergi memasak untuk sang suami sebenarnya ia memasak bukan untuk pertama kali melainkan sudah beberapa kali memasak untuk sang suami dan keluarga besar aang suami. Kini sang suami menginginkan masakan yang berbau pedas akhirnya ia pun membuatkan 1 menu yang banyak dan memang kebetulan sekali Riani pun merasakan kelaparan. Ustazah Riani memasak makanan seafood saus pedas asam manis yang memiliki berbagai macam ikan laut mulai dari cumi cumi kepiting lobster dan beberapa sayuran pelengkap seperti jagung wortel dan kentang. Selama set jam Riani memasak akhirnya selesai dan segera membawa masakan tersebut ke atas dan menyantapnya bersama sang suami sambil menonton film. Selesai makan mereka pun tidur bersama menikmati dinginnya malam.
Assallammuallaikum wr.wb
Maaf ya semuanya udah 3 hari aku gak post bab baru karna 3 hari itu aku lagi banyak pikiran dan aku juga harus jaga warung karna memang itu keseharian ku dirumah.
insyaallah nanti akan segera post bab baru karna aku juga sudah ada bayangan tentang cerita selanjutnya.
jaga kesehatan kalian ya jangan lupa minum vitamin biar stamina kalian meningkat.
__ADS_1