Journey

Journey
Alisha...


__ADS_3

Pagi ini Hardy harus kekantor karena ada meeting penting dengan clien nya, Winnie yang bertugas menjaga Cinta.


(Alisha)


" pagi pak, pak kita harus bicara, beberapa hari ini saya liat bapak berusaha menghindari saya"


(Hardy)


"saya yakin kamu tau yang saya lakuin malam itu ke kamu sebuah kesalahan, saya mabuk..saya kira kamu itu Cinta"


(Alisha)


" tapi bapak ga bisa menghindar gitu aja"


(Hardy)


"terus saya harus gimana ke kamu? secara pribadi saya minta maaf, saya ga ad maksud apa2 sama kamu, saya harap kamu bisa ngerti, itu cuma sebuah kecelakaan, maaf saya buru2 saya harus kembali ke RS"


Alisha begitu kecewa mendengar jawaban Hardy. Dia fikir kejadian malam itu akan membuatnya bisa mendapatkan Hardy.


(Alisha)


"aku coba test pack, semoga aja ada hasilnya"


Alisha gadis yang ambisius, setelah kejadian itu dia pasti akan mengambil kesempatan.


Di RS


Scott mengirim pesan kepada Winnie


(Scott)


"win, i see Hardy leaves the hospital, may i come to Cinta's room?"


(Winnie)


"sure"


(Scott)


"hai sweety, how are you?" sambil mengusap kepala Cinta.


(Cinta)


"where did you go?"


(Scott)


"i don't wanna make it harder ta, i'm still here, in this hospital"


(Cinta)


"thank you for everything Scott, you just too sweet"


(Scott)


"Hardy will come back soon, i have to go, i'm glad you are fine, just smile like that....i really miss that smile ta, btw if its hard for you to put me back in your life, just take a time, i love you although there's no more room for me"


Scott sekarang semakin mengerti memaksa Cinta untuk kembali kepadanya bukan hal yang tepat, dia yakin jika memang ditakdirkan untuknya Cinta pasti akan kembali.


Ditempat berbeda Alisha mencoba membeli test pack dan melihat hasilnya. Dia berharap kejadian malam itu membuatnya hamil, dengan begitu dia bisa memiliki Hardy sepenuhnya tanpa perlu memaksa.


Keesokan harinya di kantor Hardy.


(Alisha)


" pak kita harus bicara lagi"


(Hardy)


"bicara apa lagi? udah ga ada yang perlu lagi kita omongin"


Alisha memberikan hasil testpacknya kepada Hardy.


(Hardy)


"ini apa?"


(Alisha)


"bapak bisa sendiri"


~ dua garis biru ~


ya Alisha hamil.


(Hardy)


"ini maksudnya gimana?"


(Alisha)


"iya saya hamil pak, bapak harus tanggung jawab, saya mengandung anak bapak, bapak harus nikahin saya"


Jantung Hardy seperti berhenti sesaat, dia tidak menduga ini bisa terjadi.


(Hardy)


"ga...ini ga mungkin terjadi, saya ke kamu ga ada perasaan apa apa, jadi ga mungkin saya harus nikahin kamu"


(Alisha)


"bapak fikir saya perempuan seperti apa bisa dimainin gitu aja?, bapak harus ceritakan ini sama Ibu Cinta, atau saya sendiri yang akan memberitahunya, bahwa kekasih yang sangat dia sayangi udah menghamili saya"


(Hardy)


"cukup alisha, kasih saya waktu untuk berfikir"


(Alisha)

__ADS_1


"saya perlu petanggung jawaban bapak secepatnya, sebelum perut saya membesar"


Hardy begitu kacau pagi ini berita terburuk yang peŕnah dia dengar selama ini, apa yang harus dia katakan pada Cinta sedangkan hubungan mereka aja saat ini belum membaik seperti dulu.


Hardy pun kembali ke RS.


(Winnie)


"di lo kenapa kok kusut banget?"


(Hardy)


" gw gpp cuma ada sedikit masalah di kantor"


(Winnie)


"siang ini Cinta udah pulang di, rencananya gw yang akan temenin Cinta di apartemennya dulu sampai keadaannya membaik"


(Hardy)


"syukurlah gw bantu siapa siap yaa, ga usah biar gw aja yang jagain dia di apartemennya"


(Hardy)


"pagi sayang...liat siapa yang udah dibolehin pulang sama dokter siang ini?"


(Cinta)


"serius aku udah boleh pulang"


(Hardy)


" iyaa, ayo sekarang kita siap2 pulang"


Sesampainya di apartemen, Winnie minta diantar kekantor dulu untuk mengurus berkas berkasnya.


(Hardy)


" sekarang kamu istirahat dulu disini yaa, aku nanti suruh pak Beny biar ambil baju baju aku selama aku tinggal disini jagain kamu"


(Cinta)


"kamu tinggal disini?"


(Hardy)


"kamu ga mau dijagain sama aku? maunya dijagain Wiinie aja?"


(Cinta)


"asal ga ganggu kerjaan kamu"


(Hardy)


"ga ada yang lebih penting buat aku selain kamu, aku janji akan memperbaiki semuanya"


Setelah kejadian itu tidak banyak yang diucapkan Cinta kepada Hardy, dia kehilangan kata...dia seperti merasa sudah benar benar kehilangan semua mimpinya bersama Hardy, rencana pernikahannya...cintanya...


Alishapun berencana mendatangi apartemen Cinta ketika Hardy tidak ada.


(Alisha)


" pagi bu Cinta, ada yang mau saya omongin"


(Cinta)


"masuk...silahkan duduk"


(Cinta)


"ada perlu apa kamu datang kesini"


(Alisha)


"ini bu" sambil menyerahkan amplop putih berisi alat test pack miliknya"


(Cinta)


"ini apa?" sambil menangis, Cinta tak kuasa menahan tangisnya.


(Alisha)


" saya hamil bu, anak Pak Hardy, saya mohon ibu mau bicara dengan Pak Hardy agar bertanggung jawab"


(Cinta)


" saya pastikan dia akan tanggung jawab"


.....


(Cinta)


" maafin aku di, aku yang salah..aku yang udah buat keadaaan serumit ini" ucap Cinta dalam hati.


.....


Ketika Hardy kembali ke apartemennya Cinta


(Hardy)


"sayang, aku bawa makanan buat kamu, kita makan ya"


(Cinta)


"di aku harap hari ini hari terakhir kamu kesini"


(Hardy)


"kamu kenapa lagi, kamu marah sama aku?"

__ADS_1


(Cinta)


" Alisha tadi kesini, kamu harus tanggung jawab di, dia hamil anak kamu, secepatnya kamu harus menikahi dia"


Mereka berdua pun sama sama menangis, saling berpelukan dengan erat, seolah olah ini adalah pelukan terakhir mereka.


(Cinta)


"maafin aku di, aku yang buat kamu jadi begini, aku yang ngancurin semuanya, aku minta maaf"


(Hardy)


" engga ta, aku yang bodoh, maafin aku, aku ga bisa nikahin dia, aku ga ada perasaan apa apa sama dia"


(Cinta)


"ga bisa begitu di, kamu laki laki sejati..kamu harus tanggung jawab atas semua yang udah kamu lakuin kedia, demi anak itu"


(Hardy)


"aku akan tanggung jawab tapi cuma untuk anak itu tidak untuk Alisha ta"


(Cinta)


"ga bisa gitu di, kita tinggal di Indonesia, apa kata orang Alisha hamil tanpa suami, kamu g kasian sama dia?"


(Hardy)


" ok akan nikahin dia tapi setelah anak itu lahir aku akan ceraikan dia ta"


(Cinta)


" ga segampang itu di, kamu ga perlu menyakiti banyak hati lagi, pergilah temui dia, aku akan selalu ada dibelakang kamu membantu kamu mempersiapkan semuanya"


Cinta sibuk mempersiapkan pernikahan, tapi bukan pernikahannya dengan Hardy.


(Papanya Cinta)


" ta papa udah denger berita yang ada dikantor kalau kamu putus sama Hardy dan Hardy akan menikah denga karyawan kantornya, bener begitu ta?"


(Cinta)


"iyaa pa" jawab Cinta sambil menahan tangisnya.


(Papanya Cinta)


"kamu baik baik aja kan sayang? kenapa kamu ga cerita soal ini sama papa? apa Hardy nyakitin kamu?"


(Cinta)


"engga pa, Cinta yang salah, ini semua salah Cinta bukan salahnya Hardy, kalau Allah yang udah tentuin Hardy bukan jodohnya Cinta, sekeras apapun usaha kami tetap akan sia sia pa"


(Papanya Cinta)


" papa ga nyangka kamu sekuat ini, papa bangga sama kamu"


(Cinta)


"makasih ya pa"


(Papanya Cinta)


" jadi dengan siapa kamu akan datang ke pernikahan Hardy?"


(Cinta)


" sama papa dong, my first love"


....


(Winnie)


" gw ga nyangka lo sekuat ini ta, gw yakin pasti ada sakit dihati lo ini kan" sambil menunjuk dadanya Cinta.


(Cinta)


" sudah terlalu banyak yang terjadi sama gw dan Hardy, ga mudah ngelupain semuanya Win, bagaimana awal gw kenal dia...naik motor bututnya waktu itu, bagaimana sedihnya gw waktu dia menghilang selama 5 tahun...bagaimana bahagianya gw waktu dia kembali, semua masih tersimpan rapi disini win, dihati gw dan ga akan mungkin bisa gw lupain semuanya, tapi gw harus ikhlas win, ini ga semuanya salah dia, gw yang sebenernya salah dan lagi lagi selalu dia yang tanggung jawab atas kesalahan gw"


Ternyata malam itu Hardy datang untuk menemui Cinta, dia mendengar semua percakapan 2 sahabat itu. Hardy berlari memeluk Cinta.


(Hardy)


" seandainya ada dunia lain untuk kita bisa pergi aku akan bawa kamu pergi dari sini masih ada waktu ta, kita bisa pergi sekarang"


(Cinta)


"engga di, aku selalu bilang aku ga mau ada hati lain yang tersakiti"


Winnie pun pergi meninggalkan Cinta dan Hardy dengan tangisnya.


(Hardy)


"satu yang harus kamu tau, selamanya aku ga akan ngelupain kamu, kamu akan selalu ada disini, dihati aku, i love you so much"


(Cinta)


" i love you too, i do love you dy"


Rasanya sudah sangat lama Cinta tidak mengatakan hal itu kepada Hardy. Mereka tidak mau malam itu segera berakhir, malam terakhir mereka bisa bersama.


"bila yang tertulis untuk ku adalah yang terbaik untuk mu kan kujadikan kau kenangan yang terindah dalam hidupku"


lagu samson "kenangan terindah" menjadi soundtrack yang menemani perpisahan mereka malam itu.


(Cinta)


"jaga Alisha dan kehamilannya baik baik di, mencintai akan mudah jika kalian terus bersama, demi anak kalian, percayalah ini jalan Tuhan untuk kita, sekarang kamu pulang, besok kamu harus terlihat ganteng di hari pernikahan kamu kan, besok aku pasti datang, tp bukan menjadi mempelai perempuannya melainkan menjadi tamu undangan"


Cinta berlari menuju kamarnya, dia tak kuasa menahan tamgisnya yang tidak lagi bisa dibendung. Hardy pun pergi...

__ADS_1


Ini akan menjadi kali terakhir Hardy menginjakkan kaki di apartemen Cinta.


__ADS_2