Journey

Journey
hari bahagia datang


__ADS_3

(Winnie)


"ta akhirnya....., udah terlalu lama lo bersedih, sekarang sebagai sahabat lo gw mau lo bahagia terus selamanya, jaga dia ya di, dia sahabat gw satu satunya, gw cuma mau liat dia senyum kayak gitu terus"


(Hardy)


"pasti win, gw pasti akan bahagiain dia" sambil menggenggam erat tangan Cinta.


(Cinta)


"makasih ya win buat semuanya, lo udah sabar dengerin kisah ini tanpa bosen"


(Winnie)


"gw akan selalu jadi saksi hidup perjalanan Cinta kalian"


Winnie pun kembali ke kosannya malam ini untuk bersiap dihari esok pernikahan Cinta dan Hardy.


(Cinta)


"sayang harusnya kamu ga boleh disini lho sampe besok kita ketemu di hari pernikahan"


(Hardy)


" hampir 8 bulan aku dilarang ketemu kamu, ga bisa denger suara kamu,liat wajah kamu... trs sekarang juga masih dilarang? kamu ngerti kan kangen itu seperti apa?"


(Cinta)


"besokan kita nikah, mulai besok dan selamanya kita ga akan berpisah lagi, sekarang kamu pulang yaa"


(Hardy)


"kalau aku g mau gimana? aku masih mau disini sebentar aja" goda Hardy


(Cinta)


"pulaaaang...udah sana pulang, sebentarnya kamu itu kan minimal 1 jam, aku harus tidur bsk pagi aku g mau punya kantong mata tauuu" sambil mendorong Hardy menuju pintu.


(Hardy)

__ADS_1


"iya iyaaa..aku pulang, sampai ketemu besok calon istriku, tapi sekali peluk lagi boleh yaa? pleaseee"


(Cinta)


"boleh"


Pelukan terhangat bagi Cinta sudah kembali, dunianya tak lagi dingin, sudah ada pelukan Hardy yang akan selalu menghangatkannya.


(Cinta)


" sekarang kamu pulang, kamu hati hati dijalan ya"


Hari yang dinantipun datang. Hardy sudah menanti dimeja penghulu, menanti calon istrinya datang. Akhirnya Cinta datang ayahnya, tampak cantik sekali hari ini dengan gaun putihnya, gaun putih yang sudah disiapkan 1 tahun yang lalu. Semua mata tertuju padanya.


(Hardy)


" you look so beautiful in white"


"saya terima nikah dan kawinnya Cinta binti Wiratama dengan mas kawin dibayar tunai"


~ saaaaahhhhh


(Papanya Cinta)


"papa bahagia liat kalian berdua, di saya titip Cinta, anak perempuan saya satu satunya, jaga dan bahagia kan dia"


(Hardy)


"pasti Om, saya akan bahagiakan Cinta, saya janji"


(Papanya Cinta)


"ga mau ikutan Cinta panggil saya papa di?"


(Hardy)


" mau dong pa"


(Papanya Cinta)

__ADS_1


"nah gitu dong, kamu kan sekarang jadi anak saya"


(Cinta)


"makasih pa, papa tetap akan selalu jadi Cinta pertamanya Cinta, Cinta sayang sama papa"


(Papanya Cinta)


"mama pasti sedang ada disekitar kita sekarang ta, melihat putri satu satunya bahagia"


Cinta memeluk papanya begitu pula Hardy bergantian memeluk papanya Cinta, orang yang dulu begitu menentangnya. Tapi kalau bukan karena larangan Papanya Cinta tidak mungkin Hardy bisa sesukses sekarang.


--------


(Winnie)


"selamat ya ta, gw seneng banget hari ini liat lo sama Hardy, gw ikut bahagia taa, semoga kalian happy terus selamanya"


(Cinta)


"makasih ya win, kalau bukan karena lo juga mungkin gw dan Hardy ga akan bisa ditahap ini" dua sahabat itupun berpelukan.


(Hardy)


"udah jangan lama lama peluk istri gw win" ledek Hardy.


(Winnie)


"awas yaa kalau minta tolong gw lagi"


---------


Akhirnya Hardy dan Cinta berbahagia, setelah sekian lama melewati pasang surut hubungan mereka.


(Hardy)


"aku bahagia ta, aku percaya Cinta pasti akan menemukan jalannya untuk kembali, i love you so much"


(Cinta)

__ADS_1


" i love you too"


__ADS_2