
(Hardy)
"i want to talk with you"
(Scott)
"let's go outside"
(Hardy)
"you've been together for a year, just you and Cinta, i don't know how many kisses...how many hugs..in her every inch of body, i don't know how often did you make love for a year and i really do not want to know, i only care about her feeling, she has lost her feelings..her love for me..her real husband, I am is her legal husband in the eyes of the law and religion, I have the right to stop her from seeing you again"
(Scott)
"you can take her phisically but not her love, however she will come to me, one year is not a short time for us to build this feelings"
(Hardy)
"please go away from her life, this is your last time to see her, if you broke your promise, I will not hesitate to send you to the jail for all your crimes"
(Scott)
"no you can tear us apart"
Scott pun pergi kembali ke Bali melanjutkan hidupnya tapi tidak benar benar pergi,setiap minggu dia selalu datang ke apartemen Cinta walau hanya untuk melihatnya dari kejauhan. Hardy termakan rasà cemburunya membuat Cinta benar benar tidak punya pilihan untuk tetap bersamanya.
(Hardy)
"aku mau ngomong serius sama kamu, kamu istri aku, aku mau kamu lupain laki laki ******** itu, kamu lakukan tugas kamu sebagai istri, aku berhak melarang kamu..karena aku suami yang sah di mata hukum dan agama"
Cinta tidak mampu menjawab perkataan Hardy, dia hanya terdiam. Sejak saat itu Cinta mulai kembali bekerja dan melakukan pekerjaannya seperti sedia kala.
(Papanya Cinta)
"pagi sayang, gimana kesehatan kamu? kamu keliatan sudah membaik, sudah fresh lagi, papa seneng liatnya"
(Cinta)
"iya pa" raut muka Cinta kembali berubah.
(Papanya Cinta)
"ada apa? kamu masih memikirkan Scott? dia jahat ta, dia yang hancurin hidup kamu selama ini"
(Cinta)
"dia begitu karena rasa cintanya pa, dia benar benar memperlakukan Cinta dengan baik"
(Papanya Cinta)
"berbaktilah pada suami mu sayang, kalau kamu tidak bisa lakuin ini untuk Hardy, lakuin ini untuk papa dan agamamu. Belajarlah untuk mencintai Hardy lagi seperti dulu, ingat ingat lagi bagaimana kalian berjuang untuk bersama dulu"
Cinta memeluk ayahnya dan tak kuasa menahan tangisnya. Cinta sudah mulai terbiasa menjalani hari harinya seperti dulu bersama Hardy tapi hanya satu yang belum kembali yaitu perasaannya. Dia masih belum bisa melaksanakan kewajibannya sebagai seorang istri, Cinta masih menolak untuk tidur sekamar dengan Hardy.
Dikantor
(Winnie)
"ta, gimana kabarnya? ta gw yakin semua ingatan lo sebenernya sudah kembali, tapi kenapa kita ga bisa seperti dulu lagi sebagai sahabat? apa ingatan lo tetang persahabatan kita hilang gitu aja?"
(Cinta)
"maafin gw win, gw seperti ga ada muka untuk ngobrol sama lo seperti dulu lagi"
(Winnie)
"lo takut ya gw akan maksa maksa lo buat sayang lagi sama Hardy?"
(Cinta)
"ga gitu win"
(Winnie)
"serius gw ga akan paksa paksa lo tapi gw sebagai sahabat lo cuma mau cerita aja gimana hubungan kalian dulu, gimana kalian saling sayang, Hardy berjuang dari 0 dari yg hanya seorang securty menjadi pengusaha hebat seperti sekarang, gimana kalian berjuang menghadapi Scott dan Alisha diantara hubungan kalian, tugas gw untuk kasih tau semua itu ta, walaupun lo ga akan denger, walau cinta nya Scott sudah membutakan semuanya"
(Cinta)
__ADS_1
"kalau lo tau perasaan gw sekarang seperti apa win, gw udah berusah sekuat tenaga untuk bisa terima Hardy lagi tp gw menemukan jalan buntu, ingatan gw sama Scott begitu melekat, 1 thn kami hidup bersama, jalani semua sama sama tanpa terpisah 1 menitpun itu membuat gw gila...gila akan cintanya win... terlebih saat itu gw cuma tau dia itu suami gw"
(Winnie)
"sekarang lo jujur, lo udah ingat semua tentang masa lalu lo kan?"
(Cinta)
"sudah win, gw sudah ingat semua, gw ingat gimana sayangnya Hardy sama gw, tp cintanya Scott..."
(Winnie)
"lo lupain gitu aja orang yang sudah berjuang mati matian dititik nadir terendah dalam kehidupannya ta, jangan sampai menyesal dikemudian hari"
Malam ini Hardy mengecek Cinta yang sudah tertidur dikamarnya, Hardy membelai rambut istrinya dengan penuh sayang, dia masih terus berusaha menumbuhkan perasaan Cinta. Karena terbawa suasana Hardy pun mencoba mengecup bibir Cinta tapi seketika Cinta terbangun dan menjadi histeris.
(Cinta)
"no no what are you doing to me?" sambil berangsur mundur seolah merasa asing dengan kehadiran Hardy.
(Hardy)
"sampai kapan kamu seperti ini, 6 bulan berlalu aku seperti menikah dengan patung yang terpaksa berada disini"
(Cinta)
"maafin aku di, aku merusak segalanya"
(Hardy)
"aku mencintai kamu tapi aku ga bisa seegois ini, besok kita urus perceraian kita, aku sudah memikirkan rencana ini jauh jauh hari, kembalilah pada Scott, you threw us apart...nothing could make you stay"
(Cinta)
"kamu yakin dengan ucapanmu dy?"
(Hardy)
"aku yakin, besok pagi sebelum kita kepengadilan biar aku antar kamu kerumah papamu, kita akan bicarakan soal ini sm papa ya"
Tidak ada yang bisa diperbuat papanya Cinta, dia menyerahkan semua keputusan ini pada Hardy.
(Papanya Cinta)
Cinta tak kuasa menahan tangisnya.
(Hardy)
"papa ga perlu lakuin itu"
(Papanya Cinta)
"papa minta maaf sama kamu, papa ga bisa mendidik anak perempuan papa satu satunya untuk menaati suaminya, papa minta maaf"
(Hardy)
"bukan salah papa, ini udah jalannya, kita ga bisa paksain Cinta pa, dokternya pun menyarankan untuk tidak memaksakan kehendak kita, demi kesehatannya dan demi kebahagiannya"
(Cinta)
"papa ini diluar kuasa Cinta pa"
(Papanya Cinta)
"papa harap kamu tidak akan menyesal dengan keputusan kamu"
(Cinta)
"Cinta akan buktikan kalau Scott tidak seperti yang kalian pikirkan"
Butuh waktu beberapa hari untuk memutuskan perceraian Hardy dan Cinta. Sudah tidak ada lagi yang bisa dilakukan Hardy untuk meyakini Cinta.
(Hardy)
"this is the day ta, sekarang kamu bebas menentukan langkahmu, kembalilah bersama Scott, aku ikhlas asal kalian bahagia, tapi aku akan menjadi orang pertama yang akan marah dan menyesal akan keputusan ini jika Scott menyakiti kamu"
(Cinta)
__ADS_1
"terima kasih banyak di, aku ga ngerti harus bales dengan apa, sekali lg maaf yaa" sambil memeluk Hardy.
Sudah sangat lama rasanya Hardy tidak merasakan pelukan hangat Cinta. Hardy berusaha menutupi kesedihannya..menutupi rasa sakit dihatinya...
(Hardy)
"aku antar kamu ke Bali yaa, Scott pasti terkejut melihat kamu ada disana, aku harus pastikan kamu kembali kepelukan yang tepat"
Hardy pun mengantar Cinta keesokan harinya. Sudah lama Hardy tidak melihat kebahagian terpancar dari matanya Cinta. Mereka langsung menuju hotel milik Scott.
(resepsionis)
"pagi pak ada yang bisa saya bantu"
(Hardy)
"pagi mbk, masih inget saya?"
(resepsionis)
"pak Hardy, ini ibu Raya?"
(Cinta)
"saya Cinta" sambil melemparkan senyumnya.
(Hardy)
"Mr. Scott ada?"
(resepsionis)
"jam segini biasanya dia pergi pak, tapi saya kurang tau dia kemana"
(Cinta)
"di kayaknya aku tau dia dimana, ini sudah hampir sunset
Cinta bergegas menuju pantai, Scott pernah mengajaknya kepantai itu. Tempat yang pas untuk melihat sunset.
(Cinta)
"Scott" sambil berlari memeluk Scott
(Scott)
"I hope I'm not dreaming"
(Hardy)
"we have divorced, i take her to you Scott"
(Scott)
"are you kidding me?"
(Hardy)
"she loves you, she should be beside you, now i have to go, please....be happy..if you hurt her i'm the first person who will kick you off"
(Scott)
"thank you so much Hardy,please forgive all my mistakes"
(Scott)
"we will begin this journey baby, just you and me"
Hardy pun kembali ke Jakarta tanpa penyesalan. Hatinya hancur tapi kebahagiannya hanya semata melihat Cinta bahagia.
Cinta dan Scott pun merencakan hari pernikahan mereka di Australi dan menjalani kehidupan mereka disana dengan lembaran baru.
Sementara Hardy masih tetap sendiri dengan kesibukan dan perasaan cintanya yang akan selalu dia simpan dalam relung hati terdalamnya.
__ADS_1
~ THE END ~