
Hampir tiap jam Hardy mencoba menghubungi Cinta tetapi hasilnya nihil. Hatinya terus bertanya apa yang sebenarnya terjadi, begitu pula dengan Winnie. Dia yang begitu paham bagaimana perasaan sahabatnya dulu kepada Scott. Perasaan cinta yang begitu mendalam dan sulit untuk dilupakan. Winnie pun terus menghungi Cinta dan meninggalkan pesan.
(Winnie)
"Ta, jangan gila, gw tau lo lagi sama Scott, cepetan hubungi gw kl hp ud nyala"
(Hardy)
"Hubungi aku ketika sampai yaa"
Pagi ini sesampainya di Sidney, Cinta baru tersadar kl ponselnya masih belum dinyalakan. Subuh tadi Scott langsung mengantarnya menuju apartemen jade, kakaknya Scott.
Begitu membaca pesan dari Hardy dan Winnie, Cinta masih belum ada keberanian untuk menghubungi mereka. Dia masih bingung apa yang harus dikatakanya, terlebih kepada Hardy. Tiba tiba ponsel pun berbunyi, ternyata dari Winnie, tapi Cinta tak jua mengangkatnya. Kembali Winnie mengirimkan pesan.
(Winnie)
" Ta angkat telfonnya, wa lo ud double centang lho"
Kemudian Winnie kembali menelfonnya.
(Winnie)
" Taaaa...lo ngapain sih mau aja pergi sama Scott? lo ga mikirin perasaan Hardy? perasaan lo sama Scott udah lama banget pergi ta, ngapain harus lo buka lagi sih"
(Cinta)
"yg buka buka perasaan lama siapa sih, gw cuma mau jenguk nyokapnya Scott"
(Winnie)
"terus kenapa harus mendadak, kan bisa hari ini aja lo pergi, lo bisa ajak Hardy ikut, kalau gini kan kesannya gimana gitu, sekarang lo mau jelasin apa ke Hardy, lo mau bilang kalau lo kemarin pergi karena dijemput mantan gitu?"
(Cinta)
"udah ya win sekarang mending lo mandi terus jalan ke kantor ya, Hardy urusan gw, bye sayang" Cinta pun mematikan sambungan telfonnya.
Apa yang dikatakan Winnie memang benar, Cinta tidak tau apa yang akan dikatakannya kepada Hardy. Kemudian Hardy pun menelfonnya.
(Hardy)
"sayang kamu ada apa sih kok pergi mendadak banget?"
(Cinta)
"ak jenguk mamanya teman aku di, dia mau operasi hari ini"
(Hardy)
"Teman kamu yg mana sayang? soalnya Winnie juga ga tau, biasanya dia tau banget kan tentang kamu"
(Cinta)
"namanya Scott di, duh maaf di nanti ak telfon lagi aku harus berangkat ke RS sekarang ya, bye..love you". Belum sempat Hardy membalasnya, Cinta langsung mematikan sambungan telfonnya.
Die benar benar bingung harus dari mana memulai cerita kepada Hardy. Pagi ini dia pun harus segera menemui mamanya Scott.
(Scott)
" Morning...can we have breakfast first before we go to the hospital?"
(Cinta)
"Ok"
Mereka pun pergi hanya berdua. Semalam di pesawat mereka hanya banyak terdiam.
(Scott)
" have you called your boyfriend?"
(Cinta)
"yes i did"
(Scott)
" lucky man, does he love you better than i can?"
(Cinta)
" No Scott we don't have to talk about us, about our love"
__ADS_1
(Scott)
"Why? i have kept it in my heart in 7 years, you know..i wait my mom to say yes to us and i think this is the time, but we are in different situation now"
(Cinta)
" Yes, we are in different situation"
Lama kelamaan mereka pun semakin terhanyut dengan pembicaraan mereka, tak jarang mereka sama sama mengenang apa yang terjadi dulu. Cinta pun kembali diingatkan bagaimana setianya dia menunggu Scot ketika sakit diluar jendela kamar perawatan karena tidak diizinkan masuk oleh ibu nya Scott. Ya dahulu Cintalah yang memainkan perannya, berjuang untuk Cintanya tapi kandas begitu saja. Cintapun tersenyum mengingat lembaran lembaran cerita masa lalu mereka.
(Scott)
" oh my God, i miss that smile"
Merekapun menemui ibunya Scott yang terbaring di tempat tidur. Begitu lemah...ibu yang dulu sangat membenci Cinta sekarang tertidur lemah memohon maaf kepada Cinta.
(Mamanya Scott)
"You both should be happy, i'm so sorry for everything"
Pagi ini Hardy bergegas ke kantor Cinta, dia ingin menemui Winnie, memastika apa yang telah terjadi dan siapa sebenarnya Scott.
(Hardy)
"win, gw mau ngomong sebentar dong"
(Winnie)
"duh maaf di gw lg banyak kerjaan, sore aja bisa ga?". Ya..Winnie pun sedang menghindar. Dia tidak tau apa yang harus dia kata kan kepada Hardy, tentang sahabatnya.
(Hardy)
" win, please jangan hindarin gw, Cinta tadi pagi d tlp ud ngindari gw jd sekarang please lo jangan lakuin itu, sekarang lo cerita siapa itu Scott?"
Betapa kagetnya Winnie, dia tidak menduga kalau Cinta akan mengatakan kalau dia pergi bersama Scott.
(Winnie)
"scott sahabatnya Cinta"
(Hardy)
(Winnie)
" Scott mantannya Cinta di, mereka pisah 7 thn yang lalu, 2 tahun setelah Cinta kehilangan Scott, dia ketemu lo dan membuka hatinya"
(Hardy)
" ya Tuhan, ceritain lagi win, apa yang terjadi sama mereka dulu"
(Winnie)
" dulu mamanya Scott menentang hubungan mereka mati matian lantaran masalah keyakinan, dan sekarang mamanya sakit, mamanya mau minta maaf sama Cinta"
(Hardy)
"dengan kata lain sekarang mamanya setuju? udah kasih izin mereka?"
(Winnie)
"kl soal itu gw ga tau di"
(Hardy)
" gw minta alamatnya Scott, siang ini gw mau susul Cinta"
(Winnie)
" di tunggu aja Cinta pulang"
(Hardy)
"taruhan sama gw, Cinta ga akan pulang sampai mamanya Scott itu keluar dr RS, Cinta itu cengeng banget kl soal yang namanya "Ibu", dan tolong gw perlu tau dimana mamanya dirawat"
Hardy pun menyusul Cinta.
Tengah malam Hardy pun sampai si Sidney, langsung menuju RS, benar saja dugaannya Cinta masih di RS itu, menunggui ibunya Scott.
(Hardy)
"Ta...."
__ADS_1
Betapa terkejutnya Cinta, setelah dia matikan ponsel pagi tadi, Cinta maupun Hardy tidak saling menghubungi.
(Cinta)
"kamu kenapa bisa ada disini"
(Hardy)
"ak mau jemput kamu"
Di RS itupun masih ada Scott yang menjaga Ibunya.
(Scott)
"who is he?" tanya Scott kepada Cinta.
(Cinta)
"He is my boyfriend"
Hardy dan Scott pun berkenalan. Betapa risaunya perasaan Hardy, bertemu dengan mantan dari kekasihnya yang sangat tampan. Malam itupun Cinta ikut Hardy ke hotel.
(Cinta)
" kamu kenapa susul aku kesini"
(Hardy)
" kalau kamu kenapa ga terus terang sama aku?"
(Cinta)
" aku ga tau di harus mulai dari mana, aku cuma mau menenangkan hati mamanya Scott"
(Hardy)
" terus dimaafinnya sudah? kamu sudah ketemu?"
(Cinta)
"sudah tadi pagi"
(Hardy)
"terus kamu mau tunggu apa lagi? bsk kita pulang ke indonesia"
(Hardy)
" apa yang kamu tunggu? kamu mau tunggu semua perasaan dan kenangan kamu sm Scott balik dulu baru kamu mau balik ke indonesia?"
Entah apa yang membuat Cinta blm mau meninggalkan Scott. Hatinya masih berat meninggalkan Sydney.
(Cinta)
"kalau kamu kesini cuma untuk jemput aku kamu salah di, aku masih mau disini sampai mamanya Scott benar benar membaik"
(Hardy)
"baiklah kalau itu keputusan kamu, menetaplah disini selama kamu mau dan pulanglah kapan pun kau ingin, ingat aku akan selalu ada disana untuk nunggu kamu"
Malam itu juga Hardy mengantarkan Cinta ke rumah Jade. Malam yang dingin untuk mereka berdua, malam yang terasa menyakitkan. Cinta yang memilih tetap berada di Sidney dengan mantan kekasihnya ketimbang pulang ke Indonesia bersama Hardy.
Keesokan malamnya Winnie terkejut melihat Hardy yang sudah berada dikantornya. Kebetulan malam ini Winnie lembur karena harus mengambil beberapa laporan di kantornya Hardy.
(Winnie)
" di bukannya lo d sidney susul Cinta? Cinta dmn di?"
(Hardy)
" gw baru sampai, dan gw sendiri win, Cinta ga mau balik, dia mau tunggu nyokapnya Scott plng dr RS"
(Winnie)
" trs lo ga paksa dia pulang? lo ga takut mereka menyambung lg hubungan? Scott itu cinta pertamanya Cinta"
(Hardy)
"gw sekarang ga punya apa apa lagi win selain rasa percaya gw buat Cinta, gw masih percaya dia balik buat gw"
Seminggu tanpa Cinta kehidupan Hardy begitu sepi, tidak hanya raganya, telfon atau pesan singkatpun jarang mereka lakukan. Mereka seperti orang yang asing. Hardy benar benar merasa Cinta sudah berubah.
__ADS_1