
Saat itu keadaan Reren sangat parah dan Kim sungguh sangat merasa sedih atas kejadian yang menimpa adiknya. Disaat bersamaan Lina juga merasa tertekan melihatnya.
Malampun tiba, Lina dan Kim sedang duduk berduaan di sofa. Saat itu Kim terlihat mengantuk dan bersandar dipundak Lina.
"Oh kim kamuuuu..." Ujar Lina (melirik Kim)
"Aku sangatt Lelah" Jawab Kim. (menutupkan matanya).
"Kamu sangat kasihan sekali Kim, aku akan sllau ada untuk mu" Ujar Lina dalam hatinya (mengelus kepala kim).
__ADS_1
Saat Kim tertidur pulas, Lina pun ikut tertidur dan mereka tertidur bersama di atas sofa.
Pagii tlah tiba, suasana rumah sakit masih sama Kim dan Lina masih tertidur di atas sofa lalu dokter masuk kedalam ruangan sehingga membangunkan Kim dari tidurnya.
"Aghhh sepertinya aku ketiduran semalam, tapi Lina masih disini" Ujar Kim dari hatinya sambil memandang Lina.
Saat itu Lina masih terlihat tertidur diatas sofa, sementara Kim pergi keluar Lina pun akhirnya terbangun dari tidurnya. Saat lina membukakan matanya Dia melihat Reren didepanya serentak membuat Lina beranjak dari sofa untuk menghampiri Reren.
"Ren kapan kamu bangun" Ujar Lina sambil memegang tangan Reren.
__ADS_1
"Tapi Kim kemana kok dia tidak ada disini?" Lanjut Lina.
Tak lama Kim datangg.
"Kamu darimana?" Tanya Lina.
"Aku habis membeli obat untuk Reren" Jawab Kim sambil membawakan sebuah kresek putih.
__ADS_1