
"Dok..Dokterrr.. adiku kenapa Dokterrr!" Kim terus memanggil-manggil Dokter sambil memegang erat tangan Reren.
"Ren kamu bertahan disini ada Kaka yang menunggu kamu Ren kamu harus bertahan" Ujar Kim sambil menangis.
Lalu Dokter datang untuk memeriksa Reren, dan menyuruh Kim untuk keluar dulu dari ruangan untuk menunggu. Terlihat Kim sedang menangis di atas kursi dan Linapun datang menghampiri Kim.
"Kim apakah Reren baik-baik saja?kenapa kamu menangis?" Tanya Lina.
"Lin, Reren tadi kejang-kejang aku takut dia kenapa-napa" jawab Kim sambil memeluk Lina.
__ADS_1
"Kamu tenang ini semua akan baik-baik saja, percaya kalo Reren pasti akan kuat melawan penyakitnya" Jawab Lina.
" 2 tahun yang lalu Reren juga pernah mengalami ini sebelum nya, namun kata dokter dia akan baik-baik saja. Tapi sekarang sakit Reren tambah parah....." Jawab Kim.
Lina hanya terdiam melihat kesedihan Kim.
Akhirnya Lina menemani Kim di rumah sakitt sampai ada kabar dari dokter.
Tiba-tiba.... Krukkk..krukkk.... Suara perut Lina terdengar oleh Kim.
__ADS_1
"Apakah kamu belum makan?" Tanya Kim.
"Aaa.aku udah makan kok tadi di rumah cuma tadi makanya emang sedikit.hehe" jawab Lina dengan sedikit malu.
"Ayooo kita keluar dulu untuk cari makanan kebetulan akupun belum makan dari tadi, tadi kayanya aku melihat ada warung di dekat rumah sakitt" ajak kim.
" Boleh saja " jawab ku.
__ADS_1