
"Ohhh kaka angkat aku besok dia bertunangan, aku ingin menghadiri nya bersama kamu" ujar Lukas.
"Kenapa harus aku?" tanya Lina.
"Karena kamu istimewa, aku ingin kamu menggunakan gaun ini besok malam" jawab Lukas sambil tersenyum.
Akhirnya Lina sampai dirumah.
"Sekarang kamu istirahat, besok aku akan menjemput kamu^^" Ujar Lukass.
"Baiklah" jawab Lina.
Lukas pergi dan Lina masuk ke rumahnya.
" tadi siang Kim yang beliin aku banyak pakaian, sekarang Lukas juga beliin aku Gaun. Hufh " ujar Lina sambil bertiduran di Kasur, lalu melihat bingkai foto Lina yang sedang bersama Kim.
Dalam Hatii Lina :" Kim dulu kau berjanji akan sllu melindungiku tapi sekarang kamu malah menyakiti perasaanku;( "
Tiba2 Lina perutnya sakit.
"Aduhh aku lapar sekali, sebaiknya aku harus masak" ujar nya.
Linapun pergi ke dapur dan membuka lemari es. Melihat didalamnya masih banyak makanan yang diberikan Lukas waktu itu.
"Untung saja Lukas waktu itu membawa banyak makanan, jadi aku ga harus beli karena uang akupun sedikit lagii. Sebaiknya aku harus mencari pekerjaan untuk menambah uangku" ujar Lina.
"Tapi sekarang aku ingin makan mie, dikulkas ga ada mie, sebaiknya aku pergi ke minimarket untuk membeli" ujar Lina.
Linapun pergi keluar untuk membeli Mie.
Haripun menjelang malam. Kim mendatangi Markas Ayah angkatnya. Mereka duduk diruang tamu.
"Ayah ada apa kamu memanggilku" tanya Kim.
"Nak kamu besok akan bertunangan dengan Marry, ayah tau kalau kamu tidak suka kepada Marry, ayah tidak akan memaksakan kamu hanya saja ayah sudah tua, ayah hanya ingin agar ada yang menjagamu sebelum ayah pergi, dan juga Lukas dia adalah adik angkat mu yang keras kepala itu..." Ujar ayah.
"Ayah jangan berkata sperti itu, jika tidak ada ayah mengkin aku sudah mati saat kecelakaan itu" jawab Kim.
"Kamu sekarang sudah menjadi orang pengusaha kemana2 kamu sllu memakai jas" jawab nya.
"Yaa ini juga berkat ayah aku sekarang menjadi pengusaha yang kaya juga mandiri" balas Kim.
"Baiklah. Baiklah sebenarnya ayah mau memberikan kamu sesuatu" ujarnya sambil menaruh sebuah dompet hitam diatas meja.
__ADS_1
Kim membawanya dan membuka isi dompet itu, dan pas dibuka didalamnya ada foto dia dengan Lina dan juga ada kartu identitasnya.
Kartu identitas : Nama : Kim Anjelo
Kim terkejut dan mengingat2 omongan Lina yang terus memanggilnya Kim. Dan mengingat masalalu nya bersama Lina.
Dalam Hati Kim :" aku...aku adalah Kim "
"Ayah menemukan dompet itu di pakaian kamu satu tahun lalu saat kamu kecelakaan, dan ayah lupa tak memberikanya kepada kamu" ujarnya.
Kim terus melihat2 fotonya dan tiba2 kepala Kim kesakitan dan terjatuh pingsan.
"Nak ada apa dengan mu, nak bangun" ujar ayahnya yang langsung menggandeng Kim.
Akhirnya ayah angkat Kim membawa Kim ke kamar dan juga memanggil Dokter.
"Dokter ada apa dengan anakku?" Ujar ayah angkat Kim
Dalam hati ayah :" yaaah mungkin ini lebih baik"
Beberapa menit kemudian Kim sadar dan membukakan matanya.
"Ah sakit sekali kepalaku" ujar Kim.
"Nak kamu jangan banyak tingkah" ujar ayah.
"Maafkan ayah karena ayah menyembunyikan identitas kmu, maafkan atas keegoisan ayah" sambung ayah;(
"Ternyata benar namaku adalah Kim, sudah 1tahun lebih dari kecelakaan itu aku bisa mengingat masalalu ku" ujar Kim.
Lalu Kim teringat Lina dan langsung pergi mencari Lina.
"Nak kamu mau kemanaa" ujar Ayah.
Kim tidak mendengarkan Ayah angkatnya, dia malah pergi meninggalkanya.
__ADS_1
"Aku sudah tau kalau ini akan terjadi" ujar ayahnya sedikit sedih.
Kim pun buru2 mencari Lina kesemua tempat namun tidak ketemu akhirnya Kim menelpon Rey.
"Rey aku ingin tau Lina di amerika tinggal dimna, tolong secepatnya" Ujar Kim.
Dalam hati Kim :" sebenarnya kamu dimana?;( "
Sudah mencari kesana kemari kim masih belum bisa menemukan Lina, akhirnya dia pergi pulangg ke rumahnya. Saat masuk kedalam rumahnya Lukas sedang ada dirumahnya.
65
"Apa yang kamu lakukan dirumah ku?" Tanya Kim.
"Aku dengar ingatanmu sudah kembali lagi?" Tanya balik lukas.
"Apakah kamu pergi mencari Lina?" Tanya Lukas.
"Darimana kamu tau?" Tanya lagi Kim.
Lukas tersenyum sinis kepada Kim.
"Lupakan Lina, dia adalah milik ku" ujar Lukas.
"Beraninya kamu berbicara seperti itu" jawab Kim sambil menonjok Lukas dan lukaspun sedikit terluka dibagian bibirnya.
"Ha.h, sudah telat untuk menyadarinya, lagipula kamu akan bertunangan dengan pilihan ayah angkat apakah kamu tak kasian, dia sudah merawat kamu dan memberikan segalanya kepadamu" ujar Lukas.
"Aku tak akan membiarkanmu mendapatkan Lina" jawab Kim.
"Kita sama2 anak angkatnya, umur kita hanya berbeda 3tahun saja. dulu kamu ditemukan ayah angkat karena kecelakaan, setelah itu ayah memberikanmu perusahaanya. setelah itu ayah angkat menemukanku dijalanan,namun tak memberi apa2 kepadaku? Tapi apakah kita juga akan sama2 akan merebut satu gadis yang sama?" Jawab Lukas.
"Lina adalah milikiku dan dia akan sllu menjadi miliku!" Jawab Kim.
"Meskipun begitu tapi kamu takan bisa berbuat apa2 karena kamu sudah akan bertunangan dengan Marry" balas Lukas.
"Sudahlah jangan bicara apapun lagi, besok aku akan memberikanmu kejutan yang tak akan pernah kamu lupakan seumur hidupmu" ujar Lukas sambil meninggalkan rumah Kim.
Dalam hati Kim :" Lukas lihat saja aku pasti akan membalasmu!"
Lalu kim mendapat kabar dari Reyy tentang alamat Lina.
Besok paginyaa. Dirumah Lina dia sudah menggunakan gaun yang diberikan Lukas kemarin.
"Baju ini bagus juga dan sangat cocok di tubuhku" ujar Lina.
Tiba2 terdengar suara ketukan pintu.
__ADS_1