
Keesokan harinyaa.
Saat Lina masih tertidur ada yang memencet bell Apartement Lina.
Tengtong...tengtong....
"Aduhhh siapa sih yang ngebunyiin bel, perasaan aku ga punya kenalan di amerika" ujar Lina sambil menuju pintu.
Krekkk..saat dibuka ternyata Lukas.
__ADS_1
"Good Morning" ujar Lukas dengan sangat ceria, sambik membawa sejinjing makanan.
"Kamu kok bisa tau rumah aku" tanya Lina (terkejut)
"Waktu semalam aku ngikutin kamu, mana mungkin aku ngebiarin cewe secantik kamu keluyuran malam2" jawab Lukas sambil menerobos rumah Lina.
"Aku bawa makanan buat kamu yahh aku taruh di kulkas" ujar Kim.
"Kamu ga usah repot2 aku nanti juga mau belanja kok" jawab Lina.
__ADS_1
Lalu Lukas menyalakan TV dan terlihat Kim sedang di wawancarai lalu Lina langsung mematikan TV nya kembali.
"Aku ga suka sama direktur Xinoi-_-" ujar Lina.
"Pasti kamu juga sakit hati ya gara2 Direktur Xinoi akan melamar Marry si model sexy itu yakan?" ujar Lukas.
"Dia mau deket sama siapa pun aku ga peduli" jawab Lina -_-
Lalu lukas melihat foto Kim yang ada sofa dan mengambilnya tanpa sepengetahuan Lina.
__ADS_1
Dalam hati Lukas :"kenapa cewe ini punya foto Dia? Benar2 sangat mencurigakan. Aku harus cari tahu tentang wanita ini"