
Lina hanya mengusap-usap kepala Kim. Lalu mereka menunggu bersama di luar ruangan Reren.
Beberapa menit kemudian Dokter keluar.
"Dok bagaimana keadaan adik saya sekarang?" tanya Kim yang terlihat cemass.
"Maaf kami sudah berusaha keras dan sebaik mungkin" jawab Dokter.
Kim langsung terjatuhh dan menagiss.
__ADS_1
"Tidakkk, tidak mungkin" kata Kim yang menangis.
Kim langsung masuk kedalam ruangan. Melihat adiknya yang terbaringg Kim tidak bisa berbuat apa-apa, bukanya untuk melihat keadaan Rara, Kim malah berlari keluar dan Lina melihatnya.
"Kim kamu mau kemana" tanya Lina.
Sempat berhenti namun Kim tidak mendengar perkataan Lina, Linapun ikut mengejar Kim. Dan kim pergi menuju sebuah danau yang ada di belakang Rumah sakitt.
Akan tetapi Kim malah berdiam diri di pinggir danau.
__ADS_1
"Ha.h aku tidak sepicik itu, hanya saja aku ingin menghirup udara segar" jawab Kim yang menghembuskan nafasnya.
"Apa yang sedang kamu lakukan Kim?" tanya Lina.
"Aku sudah kehilangan adik ku, tapi itu lebih baikk. Tuhan membawanya agar dia tidak menderita lagi" Jawab Kim dengan tenang dan sedikit tersenyum.
"Aku tidak akan sedih lagii, sekarang aku akan hidup mandiri" sambung Kim yang membalikan badanya kepada Lina.
Lina hanya terdiam membisu melihatnya.
__ADS_1