Jurang Cinta

Jurang Cinta
JC #1


__ADS_3

Arini wanita berumur 23 tahun yang bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang properti ia bekerja di perusahaan itu lumayan lama sekitar 1 tahunan,


Adiguna pria berumur 27 tahun yang berwajah tampan seorang CEO perusahaan yang bergerak di bidang properti ia menggantikan ayah nya yang ingin pensiun jadi ayah nya mempercayakan perusahaan nya kepada anak lelaki nya,


*******


tringgggnggg, alarm pagi berbunyi nyaring di telinga Arini yang mengusik tidurnya, "berisik amat sih pagi pagi" saut Arini saat mematikan alarm yang berbunyi, ia bangun dan membersihkan diri ke kamar mandi,


setelah selesai dengan ritual mandi nya ia siap² untuk berangkat bekerja karena jam sudah menunjukan jam 7:30 pagi, ia pergi menggunakan motor kesayangan nya,


setelah menempuh perjalanan sekitar 10 menitan, karena jarak kantor dan kost yang ditempati nya cukup dekat maka tak perlu lama sampai ke tempat nya bekerja.


*******


Adiguna pagi ini menggantikan ayahnya untuk mengurus perusahaan, karena ayah Adi sudah mulai tua dan ia menyerahkan tanggung jawab nya itu kepada Adi karena ia yakin anak lelaki nya itu sudah bisa melanjutkan perusahaan yang dirintis nya dari nol,


setibanya di kantor ia langsung dikenalkan ayah nya kepada karyawan² yang bekerja disana, "pagi semua, mulai hari ini saya kan digantikan oleh anak saya untuk mengurus perusahaan ini, Adi perkenalkan dirimu"


'pagi' jawab para karyawan serentak, "pagi semua perkenalkan nama saya adiguna, saya akan menggantikan ayah saya untuk mengurus perusahaan ini, jadi mohon kerja sama nya" 'pagi jawab para karyawan', saat Adi selesai berbicara ia tertarik dengan satu gadis yang berdiri di antara kerumunan karyawan, tak lain gadis itu Arini,


Arini yang merasa diperhatikan sejak tadi berpura pura tidak tahu dan memilih untuk tidak menoleh ke Adi, Adi yang tidak dilirik oleh Arini pun semakin dibuat penasaran dengan gadis itu,

__ADS_1


saat semua telah bubar adipun masuk keruangan yang biasa ditempati ayah nya selama ini, "Adi ini ruangan mu mulai sekarang" kata pak Indra ayah adi, "iya yah" jawab adi, "yasudah ayah pulang dulu semoga pekerjaan mu menyenangkan Adi" pak Indra berlalu pergi dari kantor dan kembali kerumah,


sepeninggalan ayah nya Adi masih bengong sambil memikirkan gadis yang dilihat nya tadi, tok tok tok suara ketukan membuyarkan lamunan adi, "masuk" Adi mempersilahkan orang yang mengetuk pintu untuk masuk, "maaf pak menggangu, perkenalkan saya gio saya yang akan menjadi sekretari bapak" gio memperkenalkan diri kepada adi, "ohya, semoga bisa bekerja sama" jawab Adi sambil tersenyum, "semoga begitu pak, jika ada perlu sesuatu panggil saya saja pak, saya kembali keruangan saya pak, mari" gio berlalu keluar dari ruangan Adi,


******


waktu berlalu tiba lah jam, tok tok tok masuk saut Adi dari dalam "maaf pak sudah jam makan siang apakah mau bareng pak?" gio menawarkan untuk pergi makan bersama "boleh ayo pergi" ajak Adi, "kita makan dimana pak?" tanya gio, "kita kekantin kantor saja sekalian saya ingin berbaur dengan karyawan saya" jawab Adi "baik, mari pak",


setibanya dilantai dua di mana letak kantin kantor dan karyawan Yang ada di kantin yang awalnya ribut ketika melihat bos baru nya seketika kantin itu jadi hening,ada yang berbisik bisik karena melihat bos nya yang makan dikantin dan ada pula yang terkesima dengan ketampanan nya, Adi yang sedang berdiri sambil melihat lihat tempat yang kosong ia pun tanpa sengaja melihat gadis yang tadi pagi ia lihat sedang duduk berdua di ujung bersama satu temanya adipun menghampiri meja yang ditempati gadis itu,


Rita teman dekat Arini yang kini sedang makan satu meja dengan Arini pun menegur Arini karena bos nya itu mendekati meja mereka, "Rin sibos ganteng kesini tuh" kata Rita sambil menggoyang tangan Arini dan tanpa sengaja menjatuhkan makanan yang berada disendok Arini, "apaan sih rit lu liat tu makanan gue pada jatuh tu" kesal arini, "lu liat tu sibos udah di belakang lu" sambil berbisik ke arini, Arini pun menoleh kebelakang dan terkejut melihat bos nya itu, "ada yang bisa dibantu pak?" tanya arini, "boleh saya gabung?" tanya Adi "boleh pak silahkan" jawab Arini, adipun duduk didepan Arini dan datang lah gio yang membawa dua porsi makanan untuk nya dan bos nya "ini pak makanan bapak" sambil menyodorkan makanan ke adi, "terimakasih Yo" Adi mengambil piring makanan yang disodorkan gio kepadanya, dan Adi dan gio pun makan dengan hikmat dan nikmat, lain halnya dengan Arini dan Rita yang canggung dengan bos dan sekretaris bos itu sehingga mereka makan dengan tidak tenang,


setelah selesai makan Adi membuka suara, "boleh kenalan, saya adi nama mu siapa?" tanyaadi sambil menyodorkan tangan nya ke Arini, "boleh pak, nama saya arini, saya biasa dipanggil rin atau ari", Adi hanya berkenalan dengan Arini saja dan setelah berkenalan ia pamit kembali keruangan nya ke Arini, "gua gak di ajak kenalan ni parah banget nih sibos Arini diajak kenalan gue dilihat aja nggak sama dia" Rita membatin yang kesal dengan bos nya itu,


"sama sibos masak Lo doang yang di ajak kenalan kan gua Mau juga di ajak kenalan sama bos tampan" jawab rita, "OOO kirain ngapain Lo ngoceh dari tadi, ya maklum aja hanya gua yang di ajak kenalan kan sahabat Lo ini kan cantik nya gak ketulungan" jawab Arini dengan pede yang sudah diambang batas "pede amat Lo" balas Rita sambil menoyor kepala arini, " sakit ****, yaudah lanjut aja kerja jangan bacot aja lo",


*****


diruangan Adi masih senyum senyum membayangkan wajah Arini yang tak pernah hilang dalam ingatan nya, dan ia pun memikirkan bagaimana ia bisa selalu dekat dengan dia dan terlintas lah satu ide dia ingin menjadikan Arini sebagai asisten pribadi nya agar bisa selalu berada di samping nya, dan ia pun menghubungi gio dengan interkom yang ada di meja nya, ia menyuruh gio untuk menyuruh Arini untuk datang keruangan nya sekarang juga, gio yang mendapat tugas dari bisa nya itu hanya menurut saja,


saat gio tiba dimeja Arini ia menyampaikan kepada Arini bahwa ia dipanggil keruangan bos sekarang, Arini yang disuruh menghadap bos ia mulai berpikiran kemana mana, ia bingung mengapa bos memanggil nya apa dia membuat masalah ia "ada apa saya dipanggil pak?" tanya arini ke gio, " saya pun tidak tau, kamu temui saja" jawab gio datar, "baik pak saya akan kesana" jawab Arini gugup karena ia takut membuat kesalahan dan dipecat dari pekerjaan nya,

__ADS_1


ketika sampai didepan ruangan Adi Arini ragu untuk mengetuk pintu, dan setelah beberapa lama ia berdiri untuk menetralkan pikirannya ia pun memberanikan mengetuk pintu tol tok tok ketuk Arini dan disahut oleh Adi "masuk" Arini masuk dengan perasaan yang bercampur aduk "permisi pak ada yang bisa saya bantu" tanya arini dengan hati hati "kamu mulai besok saya..." Adi menggantung ucapannya ia ingin melihat ekspresi Arini dan ketika ia melihat wajah Arini yang ketakutan menahan tawa "tolong jangan pecat saya pak saya masih ingin bekerja di perusahaan bapak saya minta maaf jika saya membuat kesalahan pak tapi tolong jangan pecat saya pak saya mohon" mohon Arini dengan mata yang mulai berkaca kaca karena memikirkan nasib nya yang jika dipecat ia mau bekerja dimana karena mencari pekerjaan di ibukota sangat lah susah, Adi yang melihat wajah Arini yang ketakutan pun tertawa dengan lepas "HahHhaha" Adi tertawa dengan kencang memenuhi ruangan Arini yang melihat Adi tertawa itu dibuat semakin bingung dan bertanya "ada yang lucu pak, mengapa bapak tertawa?" tanya arini sambil menunduk "kamu yang lucu, kenapa kamu bisa berpikir saya akan memecat kamu, maka nya kalau orang bicara itu didengarkan sampai habis jangan memotong pembicaraan" jawab Adi sambil terkekeh


Arini yang mendengar penjelasan bos nya itu pun bernafas lega dan bertanya lagi "jadi saya dipanggil untuk apa pak?" tanya arini, "oke saya memanggil kamu kesini untuk ngomong mulai besok kamu menjadi asisten saya bagaimana kamu setujukan, tak ada penolakan paham" tanya Adi "kalau tak ada penolakan ngapa nanya" gumam Arini


Adi yang tak mendengar jelas apa yang di bicarakan Arini pun bertanya "apa yang kamu bicarakan?" "ti tidak pak saya tidak bicara apa apa" gugup Arini "hampir aja ketauan" batin arini,


"mulai besok kamu bekerja satu ruangan sama saya, dan kemanapun saya pergi kamu ikut dan menyiapkan keperluan yang saya minta paham" tanya adi, "paham pak" jawab Arini "yasudah kamu hari ini tetap disini sebagai percobaan" perintah Adi "kerjaan saya masih banyak pak, kan saya bekerja mulai besok, saya kan harus menyelesaikan tugas saya pak" sanggah Arini karena pekerjaan nya masih banyak "yasudah jika kamu keluar dari ruangan saya berarti kamu setuju untuk angkat kaki dari perusahaan saya" Adi dengan senyum licik nya "trus kerjaan saya gimana pak?" tanya arini yang mulai kesal dengan bos nya ini "kerjaan kamu akan di kerjakan oleh yang lain kamu tetap disini", "baik pak jadi kerjaan saya disini ngapain pak?" tanya arini "kerja kamu hari ini hanya duduk di sofa itu dan perhatikan saya bekerja" perintah Adi "mana ada pekerjaan begitu pak membosankan sekali cuma melihat orang yang sedang bekerja" jawab Arini "ada contoh nya kamu yang bekerja seperti itu, yasudah saya mau lanjut bekerja kamu duduk di sofa sana sampai jam pulang kantor kamu bebas mau ngapain aja diruangan saya" jawab Adi, Arini yang sudah kesal dengan Adi pun melangkahkan kaki nya ke sofa yang berada disudut dan duduk sambil memainkan handphone nya,


Adi yang melihat Arini kesal pun tersenyum dan melanjutkan pekerjaan nya, menit kemenit jam ke jam pun berlalu kini pun waktu nya untuk pulang kantor Adi yang sudah selesai dengan pekerjaan nya pun menoleh ke sofa yang terdapat Arini, adi melihat Arini yang tertidur disana, karena Arini sangat bosan dengan pekerjaan yg diberikan bos nya itu memilih untuk tidur saja, Adi yang melihat pemandangan itu pun tersenyum, rasa letih nya pun hilang ketika melihat wajah tenang arini, ia pun merapikan meja kerjanya dan berjalan mendekati arini dan duduk di sofa yang sama dengan Arini sambil merapikan anak rambut yang menutupi wajah Arini,


Adi membiarkan Arini tertidur dan membaringkan juga tubuhnya di samping arini, Arini yang berada di samping Adi itu langsung memeluk Adi erat, Adi yang di peluk Arini itu hanya Dima dan menikmati pelukan itu, karena merasa nyaman adipun ikut terlelap karena lelah seharian bekerja,


mereka tidur sambil saling memeluk dan beberapa jam mereka tidur sambil berpelukan, tiba tiba pintu terbuka dan menampilkan seorang perempuan yang berwajah cantik dan langsing bak model dan ia mendapati pemandangan yang tidak menyenangkan itu langsung tercengang, dan tanpa sengaja ia menutup pintu dari dalam dengan sedikit membanting,


Adi dan Arini yang mendengar suara pintu dibanting pun langsung terbangun dari tidur nya, dan melihat sumber suara, sebelum melihat,Arini yang masih dipeluk Adi itu langsung melepas pelukan adi, Adi yang melihat perempuan cantik itu sedikit tidak suka karena mengganggu saja menurut Adi,


"maaf ganggu" kata perempuan itu sambil menahan tawanya karena melihat Adi yang kesal dengan nya.


BERSAMBUNG......


siapa tuh perempuan yang ada dipintu nantikan kelanjutan nya

__ADS_1


Ini novel pertama ku karena kegabutan yang hqq akibat pandemi yang terjadi maka terbuatlah novel ini, saya membuat novel ini untuk hiburan jadi jika ada yang kurang dari novel ini harap masukan nya untuk para pembaca karena saya masih sangat pemula dalam membuat novel jadi mohon masukkan nya para pembaca, terimakasih untuk semua yang telah membaca.


__ADS_2