Jurang Cinta

Jurang Cinta
JC #7


__ADS_3

karena pasokan oksigen Arini mulai habis, Arini langsung mendorong Adi, "kamu mau bikin aku mati ya" tanya Arini kesal "maaf, abis nya bibir kamu manis, bikin candu" jawab Adi,


Kirana yang sudah sampai di depan kantor Adi langsung melangkahkan kakinya menuju ruangan kakak nya, karena semua orang sudah tau Kirana adik Adi jadi tak perlu janjian atau mendapat halangan ketika berkunjung ke kantor kakak nya,


Kirana melangkah dengan santai sambil memainkan hp ia pun tak melihat kalau didepannya ada orang, dan iapun menabrak punggung orang itu, "maaf, mas saya tadi nggak lihat" Kirana sambil menunduk "hmmm" jawab gio dan melanjutkan langkahnya menuju ruangan nya yg berada disebelah ruangan Adi,


"tu orang bisu apa ya, Sautin atau jawab apa gitu, ini malah cuma Hem Hem doang" gumam Kirana melanjutkan langkahnya keruangan Adi,


"yang kita nikah besok aja gimana" tanya Adi ke Arini "jangan becanda deh, kan mama udah nentuin tanggal nya, ibu aku pun setuju kalau kita nikahnya bulan depan" jawab arini,


ya Arini sudah memberi kabar ke ibu nya kalau ia akan menikah dengan Adi, dan ibunya menyerahkan semua nya ke Arini, ibu nya percaya sama anak nya, dan ia tau yang membayar utang nya kemarin calon anak nya jadi ibu Arini percaya Adi orang yg baik,


"yah padahal kan aku udah nggak tahan" jawab Adi tersenyum "dasar mesum" jawab Arini, Adi langsung memeluk Arini dari belakang saat Arini mau melangkahkan kaki ke meja nya, "apaan sih kamu main peluk peluk" Arini sambil melepas pelukan Adi tapi ia kalah tenaga,


Adi yang masih memeluk Arini tak menyadari kedatangan adiknya "uhuk uhuk" Kirana berpura pura batuk "eh kamu ki" Arini melepas pelukan Adi, wajah Arini langsung memerah karena salah tingkah akibat kehadiran Kirana "belum sah main peluk peluk anak org aja om om mesum" Kirana mengejek adi,


"anak kecil jangan ikut ikutan" jawab Adi sambil melangkah ke meja kerja nya, "ngapain kamu kekantor kakak" tanya Adi "kan tadi pagi aku udah minta izin mau ngajak kak Arini untuk belanja" jawab Kirana,


"yaudah kamu tanya aja sama Arini mau nggak pergi sama kamu" jawab Adi "kak mau ya" tanya Kirana memohon "Kakak mah ayo ayo aja, kalau pak bos ngizinin" jawab Arini "kak Adi boleh ya kak Arini pergi sama aku" tanya kirana "hem" jawab Adi,


"ayo kak kita pergi kak Adi udah ngizinin" ajak Kirana, dan Arini pun mengambil tas dan berangkat bersama Kirana menggunakan taksi,


"kak kita nanti makan dulu ya kira lapar" tanya Kirana "iya kakak ngikut aja Ki" jawab arini, tak butuh waktu lama mereka sampai di depan pusat perbelanjaan besar Yang ada di kota ini,


mereka turun dan melangkah masuk kedalam pusat perbelanjaan itu, tanpa mereka sadari ada yang mengawasi mereka sedari mereka turun dari taksi,


julia, ya orang yang mengawasi mereka tadi Julia, Julia mengikuti mereka karena ia merencanakan niat jahat nya kepada Arini,


'kita lihat saja siapa yang akan mendapatkan Adi, berani sekali kau merebutnya dariku' batin Julia sambil mengawasi Arini dari jauh,


"halo jalankan rencana pertama setelah ia terpisah dari bocah itu" Julia memerintah seseorang yg berada di seberang sana,


"baik bos" jawab orang yg berada di seberang,

__ADS_1


"kakak mau makan apa kak rin?" tanya kirana "samain aja Ki" jawab Arini "Wagyu nya dua sama ice jeruk nya dua mbak" memberikan pesanan nya ke pelayan "baik ditunggu kak" jawab pelayan,


"Ki kakak ke WC dulu ya" Arini melangkah ke WC, "iya kak jangan lama lama" jawab Kirana dan langsung memainkan hp nya,


Arini yang sudah selesai dari WC mencuci tangan di wastafel, ia tak sadar ada orang dibelakangnya, Arini yang sudah selesai mengeringkan tangan ia pun langsung melangkah keluar, belum melangkah ia langsung di bekap dan, ia langsung tak sadar kan diri,


Arini yg pingsan langsung dibawa ke mobil orang yg membekap nya tadi, "halo bos, orang nya udah sama kita" orang yg membekap Arini menelpon Julia "bagus letak di di tempat yg sudah di tentukan kemarin" jawab Julia,


mereka pun membawa Arini ke gudang yang jauh, terletak di desa yg jarang diketahui orang,


"tak ada yg bisa mengambil Adi dariku, kau rasakan akibatnya karena telah bermain main dengan ku" batin Julia, dan Julia langsung berangkat ke desa itu untuk menemui Arini,


sudah 20 menit Kirana menunggu Arini tapi Arini tak kunjung tiba padahal makanan sudah datang, "kak Arini lama banget sih ngapain sih dari tadi di wc" tanya Kirana dalam hati, ia pun menyusul Arini ke WC tapi ia tak menemui Arini, Kirana yang tak mendapati Arini di wc langsung menelpon Adi karena bisa saja Adi yang membawa Arini pergi,


"halo kak adi, kak Arini sama kakak ya?" tanya Kirana "kan Arini sama kamu dari tadi kok nanya sama kakak sih, emangnya Arini kemana" tanya Adi "kalau aku tau kak Arini kemana nggak aku tanya ke kakak" jawab Kirana "coba kamu cari lagi, mungkin dia pergi ke tempat lain" jawab di "nggak kak, kami tadi mau makan, kak Arini izin mau ke WC sebentar, tapi nggak balik balik" jawab Kiran,


"coba kamu cek di dalam wc, ada gak" jawab Adi panik , "nggak ada kak udah aku cek, kakak kesini ya bantu aku nyariin kak arini" jawab Kirana, "kamu kirim lokasi kamu sekarang" Adi mematikan telp nya karena panik,


Kirana yg ikutan panik hanya modal mandir Dwi restoran itu sambil menunggui di tiba, tak menunggu lama Adi muncul, "kak gimana dong kita nyari dimana, hp nya tinggal nggak mungkin dong dia pergi tanpa tas dan hp" tanya Arini "kamu tenang aja kita cek cctv dulu" jawab Adi,


dan Adi tak lupa memberikan plat nomor kendaraan yg dipakai orang itu, karena tadi ia sudah mendapatkannya dari rekaman cctv parkiran, "hallo, kalian cari, dan temukan wanita yg saya kirim ini, jangan sampai gagal, nanti ku kirim plat nomor nya dan lacak" perintah Adi ke penerima telpon,


"baik bos, laksanakan" jawab ari, orang kepercayaan Adi dalam menjalankan tugas mendesak seperti ini, Ari pun langsung menghubungi anak buah nya untuk melacak kendaran yg di pakai orang yg menculik kekasih bos nya, dan memerintahkan untuk menyebar, mencari keberadaan Arini,


Adi yang berada di ruangan manager itu terlihat emosi karena sudah ada orang yang berani bermain main dengan nya, "terimakasih pak atas kerja sama nya" Adi pergi meninggalkan manager restoran tsb, "tidak masalah pak adiguna" jawab manager menunduk,


"kak jadi kita sekarang gimana aku takut kak" tanah Kirana "kamu tenang dulu ya ki, kita pasti temuin arini" jawab Adi "sekarang kita kemana kak?" tanya Kirana,


"kita disini dulu tunggu informasi dari orang orang yg Kaka suruh" jawab adi, "yaudah kak kita kemeja aku tadi aja" jawab Kirana, mereka duduk di meja Kirana tadi dan memesan minuman sambil menunggu inforMasi dari Ari,


tak butuh waktu lama Ari telah mendapat keberadaan mobil yg membawa Arini, mobil itu menuju ke luar kota menuju desa terpencil, "halo bos, keberadaan mobil sudah kami temukan, sudah saya kirim" Ari menginfokan ke Adi,


"bagus kamu ikuti mobil itu dan jangan sampai pacar saya yg berada di dalam sana terluka" jawab Adi, langsung mematikan telp Ari, dan melihat posisi kendaraan yg menculik Arini,

__ADS_1


"Ki kamu ikut kakak atau mau pulang" tanya Adi "aku ikut kakak aja" jawab kirana "yaudah cepat" jawab adi, langsung melangkah menuju parkiran mobil nya, dan langsung melakukan mobil nya,


Arini yang berada di dalam mobil para penculik, mulai sadar dari pingsan, dan langsung panik saat melihat orang orang asing yang berada satu mobil dengan nya,


"kalian siapa" tanya Arini panik, "jangan banyak bicara kalau masih mau hidup" jawab orang yang berada di sebelah Arini,Arini yg mendapat ancaman langsung diam, dan berdoa agar ada yg menolong nya,


anak buah Ari yang sudah dekat dengan mobil para penclulik Arini langsung mengepung dan memberhentikan mobil itu,


anak buah ari langsung menodongkan para penculik Arini dengan senjata, Arini yang melihat senjata langsung takut,


orang orang Julia langsung tak berkutik karena mereka hanya para preman preman pasar yg dibayar murah oleh julia, jadi mereka tak memiliki persenjataan, mereka pun langsung mengangkat tangan tak bergerak,


tak berselang lama Adi dan Ari sampai di lokasi bersamaan "amankan pacar saya dan keluarkan para semut yg berani bermain main dengan ku" jawab Adi dengan wajah yg menyeramkan "baik bos" jawab Ari,


Kirana yg berada di dalam mobil, dia tak dibolehkan Adi keluar Karena berbahaya, ia yg melihat senjata langsung takut terjadi apa apa dengan Arini, "ya Allah mudah mudahan kak Arini tidak kenapa napa" doa Kirana,


Ari langsung memberi aba aba kepada anak buahnya untuk mengeluarkan para penculik Arini, mereka yg mendapat perintah langsung mengeluarkan mereka para penculik Arini yg berjumlah 4 orang dan langsung mengikat tangan nya,


dan tak lupa mereka mengamankan kekasih bos besarnya dengan hati hati "mari nona tuan sudah menunggu nona" anak buah Ari menyuruh Arini turun, "terimakasih tuan sudah membantu saya" jawab Arini turun dari mobil,


saat sudah turun ia langsung bertatapan dengan adi, dan langsung memeluk Adi "makasih, yang udah nyelamatin aku" Arini memeluk adi sambil menangis, "kamu tak perlu takut, yaudah yuk pulang, Kirana nungguin kamu di dalam mobil tu" Adi membawa Arini ke dalam mobil,


Kirana yang melihat Arini baik baik saja pun merasa lega, saat Arini membuka pintu Kirana langsung memeluk nya "kak Arini gak papa kan" tanya kirana "nggak papa ki, kakak baik baik aja" jawab Arini masuk kedalam mobil bersama Kirana,


"kalian didalam sebentar ya" Adi langsung menutup pintu mobil dan mendekat ke Ari untuk menyuruh Ari jgn membunuh para kecoa pengganggu, Ari pun mengiyakan,


dan adi pun membawa Arini ke tempat yg aman karena ia merasa ada orang yg masih mengincar karena tak suka dengan Arini,


Julia yg sedang dalam perjalanan ke tempat itu melihat anak buahnya tertangkap oleh Adi, ia pun marah marah tak jelas karena rencana nya tak berhasil, dan langsung kembali kerumah nya, dengan perasan marah,


"kamu tinggal dirumah aku dulu ya yang, jangan di kost kamu dulu takutnya, masih ada yg tak suka sama kamu" perintah Adi, "iya kak kakak tidur dikamar aku aja ya" sambung kirana, Arini pun hanya pasrah karena ia takut kejadian tadi terulang kembali,


merekapun keluar dari mobil, dan masuk kedalam rumah.

__ADS_1


...****************...


BERSAMBUNG.


__ADS_2