
dikost arini, ia terbangun dari tidurnya "ah aku ketiduran" ia bergegas mandi dan langsung pergi memasak di dapur umum karena kost yang ditempati nya tidak memiliki fasilitas yang lengkap seperti kost yg mahal, "ah perutku lapar sekali, bisa² nya aku ketiduran tadi" ia langsung menggoreng sosis yang ia bawa dari kamar nya dan kembali ke kamar nya untuk mengambil nasi, iapun menyantap makanan seadanya untuk mengganjal perutnya itu,
Adi yang sudah sampai dirumah langsung di cecar pertanyaan oleh adik nya, "kapan kakak jadian dengan kak Arini, mengapa tak pernah kenalin keaku, mengapa tidak pernah dibawa kerumah" BLA BLA BLA masih banyak lagi pertanyaan Kirana tanpa jeda ia bertanya ke Adi Adi yang mendengar pun jadi pusing "apaan sih dek kalau nanya itu satu satu gimana coba jawab nya" Adi menjawab dengan kesal, anita mama adi yang mendengar anak perempuan nya berkata Adi sudah mempunyai pacar pun senang bukan main karena Adi selama ini Adi tak pernah mengenalkan perempuan manapun sesudah ia memutuskan hubungan nya dengan Julia,
Julia itu ialah mantan Adi yang diputuskan Adi karena Julia ketauan berselingkuh, oleh karena itu Adi sedikit trauma mendekati perempuan, tetapi entah mengapa ketika ia melihat Arini ia langsung membuka hatinya,
"Adi apa yang dikatakan Kirana itu benar Adi, kalau iya kau bawa calon mantu mama itu kesini besok tak ada penolakan" mama adi,
"eh mama, i i ia ma, besok Adi sampaikan padanya kalau mama menyuruh nya kemari" jawab Adi terbat bata
"yaudah besok jangan sampai tidak datang, mama masih tidak menyangka kamu memiliki pacar, mama kira kamu tak menyukai wanita lagi" mama Adi sambil terkekeh,
Adi yang mendengar itu pun langsung memeluk muka nya "nggak mama nggak Adek sama aja pikirannya" Adi berlalu ke atas karena kesal ia dikatai tidak menyukai wanit 'jelas lah aku masih menyukai wanita, tapi bagaimana kalau Arini menolak aku ajak kerumah' Adi berjalan ke kamar nya sambil menggerutu,
__ADS_1
Arini yang masih asik makan langsung menghentikan makan nya karena ponselnya berbunyi ia melihat nama siapa yang memanggil nya dan disana tertulis nama ibu " halo assalamualaikum Bu ada apa nelpon?" kata Arini "waalaikumsallam nak besok rumah mau ditarik sama rentenir nak kalau kamu punya uang tolong kamu bayar nak agar rumah ini tak diambil nak" jawab ibu Arini sambil menangis tersedu-sedu, Arini yang mendengar ibunya menangis itu tak tega "ibu tenang dulu ya Rini usahain bayar utang ibu disana ibu jangan kuatir Rini pasti akan bayar" jawba Rini "iya nak ibu tunggu nak semoga kamu bisa lunasi nak" jawab ibu Rini "iya buk ibu jaga kesehatan ya jangan sampai sakit mikirin itu Rini akan lunasin, udah dulu ya buk Rini tutup telponnya, assalamualaikum" Rini menutup panggilan,
bagaimana aku bisa mencari uang untuk melunasi utang ibu, aku harus cari cara agar rumah peninggalan bapak tak diambil,
"emang kamu ngomong apa sama kakak mu tadi na" kata mama Kirana "ya sama kayak yg mama bilang, kakak tak menyukai wanita lagi" jawab Kirana "Oalah pantesan dia cemberut gitu, tapi ternyata salah dugaan kita dia masih menyukai wanita" jawab mama Kirana "iya ma" jawab Kirana "memangnya kamu tau darimana kakak mu udah punya pacar?" tanya mama Kirana "tadi aku kekantor kakak dan tanpa sengaja aku lihat kak Adi sama pacarnya itu tidur di sofa sambil pelukan" jawab Kirana "siapa nama nya gimana orang nya na?" tanya mama Kirana antusias,
"mama kalau nya ya satu² dong, gimana coba mau jawab nya" kesal Kirana "yaudah kamu jawba dulu satu satu" kata mama Kirana "nama nya arini" jawab Kirana "trus gimana orang nya?" tanya Mama Kirana "orangnya cantik keliatan nya baik, awalnya dia malu² ngaku kalau dia pacar nya kak Adi" jawab Kirana "yaudah semoga beneran baik nggak kayak sijulia itu yang hanya memanfaatkan kakak mu saja, yaudah kamu mandi gigi abis itu kita makan malam bareng" kata mama Kirana "iya ma" Kirana berlalu ke kamarnya meninggalkan mama nya sendiri diruang tamu, mama Kirana pergi ke dapur untuk melihat makanan yang sudah disiapkan para pelayan,
Kirana yang sudah mandi langsung menuju meja makan "Kirana mana kakak kamu, kamu panggil gih" mama Kirana "ia ma" jawab Kirana "ni orang nyusahin Mulu makan aja harus dipanggil" gerutu Kirana "kak woy cepetan turun jangan manja deh dipanggil panggil mulu" kirana sambil menggedor-gedor pintu kamar Adi,
"apaan sih bisa santai ga kalau manggil tu" kesal Adi "lagian manja amat makan ja harus dipanggil panggil, yaudah cepat mama udah nungguin tuh" mereka turun kebawah bersama dan menyantap makanan dengan tenang yang hanya terdengar bunyi sendok saja,
"ma Adi keatas dulu ya udah ngantuk ni" Adi pamit setelah selesai makan untuk tidur, "yaudah kamu duluan aja, ingat besok kamu harus membawa calon mantu mama itu kerumah" jawba mama Adi "iya ma kalau dia tidak ada halangan" jawba Adi berlalu kekamar,
__ADS_1
Adi yang sudah berada dikamar langsung berbaring di atas kasur dan mulai memejamkan mata dan langsung berlalu kealam mimpi yang indah.
********
BERSAMBUNG.
maaf masih banyak kekurangan nya dan masih banyak TYPO NYA
semoga tidak bosan
terimakasih sudah menyempatkan untuk membaca.
******
__ADS_1