Kabut Malam Di Balik Senyum

Kabut Malam Di Balik Senyum
kembali nya Nabil


__ADS_3

“Yang terpenting dalam kehidupan bukanlah kemenangan tapi bagaimana bertanding dengan baik.”


------------++++++


Setelah di rawat beberapa hari di rumah sakit akhirnya Galang sudah bisa kembali bersekolah, berbeda dengan ayah sani,,masih menunggu jemputan dri suami bi nursi.


"lang, tunggu


Sinta berlari kecil ke arah galang


"selamat ya lang,atas kemenanganmu.. gmana kalau aku teraktir ,anggap aja ucapan kebanggaan karna kamu kembali menjuarai olympiade.


"hmmmm,baiklah..kapan ??


"gimana kalau weekend,,,??


'"ok"


"makasih ya lang"


Sinta sangat senang, berbeda dengan galang hanya terlihat biasa saja.


tringggggggg.


bel sekolah sudah berbunyi, pelajaran pertama berlangsung dengan tenang, sebab bu sekar yang berada dalam kelas 11 ipa 1.


Setelah beberapa hari bolak balik dari sekolah dan rumah sakit akhirnya bpaak sani sudah tiba di rumah ,di dampingi oleh sani,bu nursi dan suami,, sementara sani izin untuk tidak masuk sekolah hari ini,,karna menjemput kepulangan bapaknya.


Meski bapaknya dalam kondisi struk tapi setidaknya dia masih melihat bpaknya,dia membantu bu nursi memindahkan barang-barang ke dalam rumah , setelah itu ia bergegas menghampiri bapaknya di kursi roda.


Sani tersenyum melihat bapaknya yang tertidur pulas, setelah membatu merebahkan badan bapaknya di tempat tidur, Sani bergegas mandi dan bergegas ke sekolah meski ia meminta izin untuk tidak masuk,tapi sekolah menyuruh nya datang sebab ada hadiah yang akan sekolah berikan kepada galang dan juga dirinya.


Setelah beres sani mengaplikasikan liplam sedikit di bibirnya agar tidak telihat pucat,sebab kurang istirahat,ia juga habis meminta izin kepada ayu untuk tidak masuk kerja setelah bapaknya dia di rawat.


Setibanya di ruangan kepala sekolah ia duduk, sementara Galang sudah ada di sana 15 menit yang lalu.


Kepala sekolah melihat mereka berdua tersenyum bangga,ia kemudian bangkit dari duduknya lalu mengambil dua buah amplop coklat lalu menyerahkan kepada mereka berdua.


"ini ada sedikit hadiah untuk kalian, semoga hadiah ini meningkatkan kualitas belajar kalian lagi,dan bermanfaat untuk kalian.


mereka berdua menerima amplop coklat itu ,lalu mereka berpamitan keluar.


ketika hendak berbelok ke arah menuju kantin, Galang menyodorkan amplop itu ke sani.


"ini buat kamu aja,di terima ya."

__ADS_1


"gak lang, ini sudah lebih dari cukup."


Sani kemudian berjalan melewati galang,lalu menuju ke kantin sebelum ia pulang ke rumah.


setelah membeli seblak kesukaannya ia bergegas pulang namun langkahnya terhenti ketika seekor kucing mendusel di kakinya,ia memperhatikan kucing tersebut ia hendak mengelusnya namun kucing tersebut berlari ke arah gudang, setelah itu ia berhenti dan berbalik melihat sani,,sani mengejar kucing tersebut,namun lagi-lagi ia berlari,,sani mereasa gemas akhirnya ia terus mengikuti kucing itu,hingga ia tak sadar sudah berada di depan gudang tempat nabil di sekap.


Ia mengedarkan pandangannya mencari kucing tersebut, ternyata kucing itu berada di depan pintu gudang sambil mencakar-cakar pintu gudang,seakan memberi isyarat bhawa ada orang di dalam yang sedang butuh pertolongan.


Sani mendekati kucing itu, namun entah kenapa perasaan nya ingin sekali membuka gudang itu.


ia kemudian melihat pintu gudang yang di Gembok,ia menggedor namun nihil,,entah pemikiran dari mana akhirnya Sani mengambil sepotong besi yang tak jauh dari gudang,,ia mencoba mencoba membuka pintu tersebut,namun lagi-lagi ia kehabisan tenaga,, sampai sekolah sudah sangat sepi,tinggal seorang satpam yg berkeliling memeriksa kelas,,,namun saat hendak pergi satpan itu melihat sani berada di sana.


Karna merasa penasaran akhirnya ia menemui Sani.


"loh neng sani, ngapain di sini.''


"eh pak,ini sani mau buka gudang ini entah kenapa kucing ini dari tadi nyakar di pintu gudang,sani jadi penasaran."


" walah paling pengen kawin dia neng."


"enggak pak, perasaan sani mengatakan ada sesuatu di dalam sana,,apa bapak ada kunci cadangan gudang ini ???


"sebentar neng, bapak cari di loker kantor.


Setelah beberapa menit mengarahkan cahaya, tiba-tiba kucing tersebut berlari ke arah tumpukan kardus,sani melihat itu mengejar nya dan alangkah terkejutnya ia melihat seseorang yang tidak berdaya,duduk dengan tangan terikat dan mulut di lakban,,sani syok menutup mulutnya.


Sani kemudian maju lebih dekat ,di pandanginya orang tersebut yang masih menggunakan seragam sekolah,ia kemudian mengangkat muka org itu alangkah terkejutnya ternyata dia adalah nabil.


Sani mundur beberapa langkah,lalu berbalik memanggil satpam.


"pak,tolong..."


satpam tersebut kaget,mndengar sani meminta tolong.ia kemudian menghampiri sani.


"ada apa neng,,???


"pak, tolong,,teman saya ada di sana ,dalam keadaan terikat."


Sani masih saja terisak dalam tangisnya,sebab ia merasa sedih,dan syok dengn keadaan nabil.tanpa menunggu satpam tersebut menghampiri nabil yg tak sadarkan diri,ia kemudian melepaskan tali dan lakban dari tubuh nabi,ia langsung memotong nabil ke arah parkiran,mengambil motor,,,,lalu menyuruh sani untuk naik di belakang,, sementara nabil berada di tengah.


Setelah memastikan gerbang tekunci, serta nabil dan Sani sudah naik dengan baik...ia melajukan motor menuju rumah sakit.


Setelah tiba di rumah sakit,,sani memberitahu kan bu Nursi bahwa dia sedkit terlambat pulang,,karna ada insiden,,ia berjanji akan menjelaskan kepada bu nursi setelah pulang nnti.


Setelah membawa nabil ke rumah sakit,sani gegas mencaritau nomor ponsel orgtua nabil, setelah mendapatkan ia langsung menghubungi orgtua nabil, jangan di tanya bagaimana reaksi orgtua nabil setelah mengetahui apa yang terjadi terhadap anaknya,syok ,haru,sedih dan bahagia itu yang mereka rasakan.

__ADS_1


Kedua org tua nabil langsung bergegas ke rumah sakit.


Setibanya mereka ke di rumah sakit ibu nabil tiba-tiba saja memeluk sani, entah mengapa sani sama sekali tidak menolak, bahkan dia merasa begitu tenang dalam dekapan seorang perempuan,,seakan ia mendapat kan ibunya kembali.


Setelah memeluk dan mengucapkan terimakasih kepada sani,ibu nabil mengatakan sesuatu kepada sani.


"tante juga memiliki seorang anak perempuan,yg merupakan adik nabil"


Sani yang mendengar itu sangat antusias bertanya


" pasti anak tante cantik sekali .


"(menggeleng).Tante terpisah dengan nya 17 yang lalu di saat para preman byaaran mantan sahabat tante berhasil menculik tante"


"tant,, maafkan sani,sani gak tau klau..


sebelum menyelesaikan ucapannya,ibu nabil sudah memotong nya


"gak apa-apa sayang,kamu juga gak tau,jangan merasa tidak enak seperti itu.


"(mengangguk faham),oh ya tant,,umurnya berapa tahun??


"(tersenyum)17 tahun sayang ,, kira-kira seumuran dengan kamulah,,,nabil sebenarnya kembar,,namun adik kembarnya itu cewek.


Sani terkejut dengan penuturan ibu nabil.


"wah ,, ternyata nabil kembar,,pasti seru ya tant Nabil punya saudara,, sayang nya terpisah,,semoga saaja secepat tante bisa menemukan putri tante.


"terimakasih ya san,,(tersenyum)


"tante yang sabar ya.


"(mengangguk),oh ya san apa kamu punya saudara???


" setahu sani..gak ada tan..kata ibu aku anak satu-satunya


"oh gitu,,kiraain sani punya saudara,,!


" hehe gak ada tant..kalau begitu saya pulang dulu tant,sebab bapak gak ada yang jagain, soalnya beliau lagi sakit.


"terimakasih sekali lagi san,,semoga bapakmu segera sembuh.


"makasih doa'nya tan,, aamiin,,klau begitu saya permisi tante,om , assal'amualaikum.


"wa'alaikum salam warahmatullahi wabarakatu,san.

__ADS_1


__ADS_2