
"satu hal yang merilekskan otak ialah ketenangan, ketentraman dan juga jiwa yang sehat dengan pemikiran yang sehat pula"
Bosan menginap di hotel saat liburan akhir tahun? Barangkali kamu bisa menjajal pengalaman camping. Kini, tempat camping yang nyaman dan aman banyak tersedia.
Lokasinya pun tidak jauh dari Jakarta. Jadi, kamu dapat merasakan pengalaman camping yang seru sambil menikmati alam tanpa pergi jauh-jauh.
Kegiatan camping bisa melatih kemandirian dan membuat tubuh kamu lebih aktif. Selain itu, kamu akan disuguhi udara yang sejuk serta sinar matahari yang hangat.
5 Destinasi Anti Mainstream di Indonesia untuk Liburan Akhir Tahun
Di sejumlah wilayah di sekitar Jakarta terdapat kawasan pegunungan yang sejak lama menjadi lokasi camping. Tapi, sebenarnya camping bukan hanya di pegunungan, melainkan juga di kawasan pantai.
Banyak kegiatan yang bisa kamu lakukan di Gunung Pancar, camping atau berkemah salah satunya. Kamu akan disuguhkan suasana pegunungan dengan berbagai tanaman menarik, termasuk deretan pohon pinus di sekitarnya.
Di camping ground Gunung Pancar juga kerap digelar kegiatan seru seperti trekking, hiking, sampai bersepeda mengelilingi kawasan Gunung Pancar. Kamu juga tidak perlu membawa tenda, karena sudah disediakan oleh pengelola.
Untuk sampai ke Gunung Pancar, Sentul, Bogor kamu perlu menempuh perjalanan sekitar 60 kilometer atau 1-1,5 ja dari Jakarta. Fasilitas di Gunung Pancar juga terbilang lengkap. Pengunjung bisa menikmati pemandian air panas dan area outbond.
Kawasan Gunung Bunder yang berada di kawasan wisata dataran tinggi di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memiliki sejumlah spot untuk camping atau berkemah. Salah satu spotnya berada di Taman Nasional Gunung Halimun Salak, dekat curug.
Beberapa curug di dekat Gunung Bunder antara lain, Curug Cihurang, Curug Cigamea, dan Curug Ngumpet. Di lokasi camping, kamu akan dikeliling pepohonan pinus. Tapi, jika ingin camping di Gunung Bunder, kamu mesti mempersiapkan alat-alat sendiri untuk memenuhi kebutuhan kamu selama di sana.
Hmm alangkah sejuknya para pegunungan, dengan pepohonan yang menghijau.
"Setelah mereka semua berkumpul di sekolah ,Galang mengmabil alih tugasnya.
"baiklah adik-adik,dan teman-teman serta panitia dan para guru , sebelum kita berangkat ke gunung bunder marilah kita berdo'a sesuai dengan keyakinan masing-masing.Semoga kita senantiasa dalam lindungan ALLAH Subhabahu wata'ala dari sejak kita meninggalkan sekolah sampai dengan kita tiba kembali ke tempat yang sama,Aamiin.
Seluruh siswa yang akan mengadakan camping, berdo'a,, seusai berdo'a mereka naik di kedalam bus, sementara galang,sinta naik mobil yang Galang bawa dan beberapa orang panitia ikut serta di dalamnya,karna galang tidak ingin hanya berdua dengan sinta di dalam mobil .
Setelah di pastikan semua naik ,dengan bismillah galang melaju membelah jalan mengikuti bus yang di tumpangi para siswa serta 3 orang guru yang di beri amanah oleh kepala sekolah untuk mengawasi siswa.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang, akhirnya mereka tiba dengan selamat,,satu persatu mulai turun dan memakai ransel masing-masing dan berkumpul mendengar arahan dari guru.
"Alhamdulillah anak-anak,kita tiba dengan selamat, sebelum memasuki hutan kita berdo'a, setelah semua berdo'a,,bu nurul kembali memberikan arahan.
"ingat anak-anak tetap jalan beriringan,tanpa ada yang terpisah..kita akan menandai beberapa pohon agar nantinya kita tidak tersesat."
"baik bu.'
Merek mulai berjalan beriringan,sambil membuat tanda di beberapa pohon sebelum akhirnya mereka tiba di tempat tujuan, mereka semua beristirahat sejenak..lalu membuat tenda sesuai dengan kelompok nya masing-masing.
ayu bersama dengan sani,nabil bersama dengan ryko dan galang, sementara sinta bersama dengan in the gank.
Setelah membuat tenda,mereka para panitia perempuan menyiapkan makanan untuk di makan bersama dengan siswa dan para guru lainnya.
Setelah makan, mereka shalat berjamaah bersama, sementara sinta di dalam tenda dengan alasan sedang menstruasi jadi tidak bisa ikut shalat berjamaah,galang yang melihat itu mengecek kebenaran nya,,,melihat galang yang mulai mendekati tenda Sinta berpura-pura meringkuk kesakitan memegang perutnya . Galang yang melihat itu merasa kasihan,ia mengambil mintak angin lalu mengoleskan ke perut Sinta tentu nya dengan dengan hati Sinta mengiyakan,kapan lagi kan di perhatikan sama do'i .
Setelah semua selesai shalat, para panitia yang lain dan ke tiga 3 guru membuat api unggun untuk mengusir hewan buas.
Sementara di tempat lain,sani tengah asik bercanda dengan ryko, nabil dan teman-teman lainnya.
Galang yang melihat keakraban ryko,sani dan nabil mendengkus kesal.
"hffff,kenapa haru melihat itu(mengatakn dengan lirih)
__ADS_1
"sayang,kamu gak ppa kan ??kok mukanya jutek kaya gitu, perasaan tadi adem-adem aja deh."
"gak ppa,hanya sja,,aku sedikit pusing,,ya sudah kamu istrahat,,aku akan kembali ke tenda untuk istrahat sejenak.
Setelah mengatakan itu galang beranjak meninggalkan sinta, sementara sinta sudah mulai tertidur.
Tiba-tiba saja hujan deras turun tanpa pamit,menambah rasa ingin tidur bagi mereka.
Keesokan paginya,, mereka di bangunkan dengan alrm hp yang sengaja d stel,,, satu persatu mulai membuka mata, berbeda halnya dengan sani yang sejak semalam terjaga sebab merasakan sakit di kepala,i bahkan nafasnya sempat tersengal,,ia terus mengucap istighfar di dalam hati, memohon pertolongan Allah.
Berharap ada yang bangun lalu melihat nya,namnun rupanya semua orang sudah pada tidur ,bahkan sinta yang di dekatnya sja tidak merasakn gerakan sani ,saking ia lelah dlam perjalana,sani bahkan terlihat sangat pucat, rupanya ada seekor ular berbisa yang mematuk mata kakinya, ketika hendak kluar mengambil air minum,sebab ia lupa membawakannya ke tenda tempat mereka beristirahat.
Racun ular itu sudah mulai menyebar ke beberapa bagian tubuhnya,bahkan kakinya sudah terlihat membiru.
Galang yang mengapsen teman-temannya terkejut mendengar teriakan minta tolong dari arah tenda sani.
Tanpa sadar ,galang berlari menuju tenda, alangkah terkejutnya nya ia mendapati sani,yg sudah ambruk,,ia bergegas mengangkat tubuh sani, sambil berlari sebab untuk tiba di mobil memerlukan waktu sekitar 20 menit, bahkan guru yg bertanya pun tidak ia hiraukan.
Setibanya di mobil,ia membaringkan tubuh sani di kursi belakang, untuk saja ayu mengikuti nya dari belakang,, akhirnya ayu memangku kepala sani.
"lang cepat, bisa-bisa nyawa sani gak ke tolong,hikkksss..hikkksss
"sabar dong,ini udah ngebut yu."
membutuhkan 1 jam perjalanan untuk mendapatkan RS terdekat.
Setibanya di rumah sakit , galang bergegas menggendong sani,untuk di letakkan di brangkar,sani di larikan ke UGD.
Setelah mengurus sani,galang mengabarkan guru dan juga panitia,,bahwa dia belum bisa kembali sebab,sani berada di ruang UGD.
"semoga aja,,kamu langsung mampus,yah biar tidak kecentilan lagi kan sama pacarku."
"sint,kok ngomong nya gitu sih,kasihan tau anak org,mana udah yatim lagi."
"what,san kamu belaiin cecunguk itu,,,oh sudah bosan sekolah kamu ya,mau aku kasitau papa ku biar kamu,di keluarin dari sekolah gitu ??
"enggak gitu sin, setidaknya ada rasa kasiham sedikit aja ,di hati kamu."
"bodoh amat,semua yang mengganggu hubungan ku dengan galang,harus di musnahin, termaksud kamu."
Setelah memberikan ancaman kepada sandra,sinta bergegas meninggalkan sandra .
Semua siswa sudah bersiap pulang,sebab ada insiden yang tak terduga.
Sementara di rumah sakit xx, tempat sani di rawat ,,galang begitu khawatir,,sebab dokter yang memeriksa sani belum juga keluar, beberapa menit kemudian pintu kamar UGD terbuka,,namun dengan brangkar tempat sani di baringkan,,ternyata sani di larikan ke ruang ICU sebab ia hampir saja kehilangan nafas,ia bahkan belum sadarkan diri, untung saja semua racun yang ada dalam tubuhnya sudah di netralisir oleh dokter.
Namun,,sani mengalami koma,sebab racun yang sejak semalam bersangkar di dalam tubuhnya baru sempat di keluarkan.
sementara di tempat lain,nabil begitu khawatir terhadap sani ,,,ia sudah kehilangan akal ,,ia segera menelepon orantua nya dan mengabarkan kondisi Sani saat in.Orangtya nabil begitu syok mendengar nya, akhirnya mereka memutuskan untuk ke Bogor ,,agar bisa memastikan kondiri sani.
Setibanya di RS nabil berlari menuju ke tempat sinta, untuk menanyakan kondisi Sani.
Galang yang melihat itu,tidak perduli sebab fikiranya kini hanya berisikan kondisi sani.
Setelah pintu ruangan ICU terbuka, mereka serempak berdiri dengan membrondol berbagai pertanyaan terhadap dokter.
__ADS_1
Dokter yang di berikan pertanyaan,,menghela nafas ,lalu menggeleng
"maaf adik-adik,,teman kalian saat ini di nyatakan koma,sebab racun dalam tubuh nya sempat tertinggal lama, sebelum akhirnya berhasil kami keluarkan,,, bersyukur nya pasien cepat di larikan ke RS,,sebab jika tidak." mungkin saja ia kehilangan nyawanya.
Galang yang mendengar itu, begitu syok,,,sinta dan nabil pun sudah tidak bisa berkata-kata.
ayu mengabarkan kedua oragtua nya,begitupula dengan galang,, bahwa mereka agak terlambat untuk pulang sebab teman mereka berada di ruang ICU.
Ayu juga menefon bu nursi,, untuk mengabarkan kondisi sani, bpak nya yang sedang duduk di kursi roda ,,tiba- tiba saja berteriak ,bahkan ia dengan refleks bangun dari kursi rodanya berjalan menuju pintu hendak menyusul sani.
Bu nursi yang melihat itu,begitu dengan dan mengucap hamdalah.
"maa syaa Allah pak,,bpaak sudah bisa beridiri kembali,(dengan mata berkaca-kaca)."
"bu nursi,panggil suami ibu,,tolong bu,,tolong antrkan saya ketemu dengan anak saya."
"baik pak,bapak yang tenang ya,,bapak minum dulu,,sya panggil suami saya dulu"
Setelah bu nursi datang,mereka bergegas menuju ke Bogor dengan alamat yg sudah ayu Kirmkan.
Selang beberapa jam,bu nursi tiba dgan suami serta bapak sani,Ketika hendak melangkah menuju koridor RS,, langkah kaki bapak sani terhenti,,,sebab ia melihat orang tua nabil,ia masih mengingat muka ibu nabil,,ketika meminta pertolongan untuk membawa pergi anaknya .
Tiba-tiba saja ada perasaan cemas dalam diri bapak sani,ia cemas jika suatu saat nanti sani pergi meninggalkan dirinya.
Setibanya di dalam ruangan ,, sungguh perasaan sakit yang bapak Sani rasakan,melihat putrinya terbaring tidak berdaya, dengan alat medis yang melekat di beberapa bagian tubuhnya.
Seketika itu ia ambruk tak sadarkan diri, orgtua nabil yang melihat itu langsung bergegas masuk ke ruang ICU,dengan perasaan panik dan membawa tubuh bpak sani ,,di atas sofa bad untuk di baringkan, setelah beberapa menit pingsan,,ia kemudian sadar,,lalu beranjak ke tempat tidur sang putri,di pandanginya sang putri dengan lekat,, sungguh penyesalan kini terbayang dalam dirinya.
"sungguh bapak bukan orang tua yang baik(terisak dalam tangisnya)."
"pak maaf sebelumnya,,tidak ada orgtua yang tidak baik pak, hanya saja kita tidak dapat melawan pencipta atas apa yang IA gariskan."
" ya, bapk memang benar, saya hanya merasa kecewa terhadap diri saya sendiri, sebab belum bisa menjadi panutan yang baik untuk putri saya."
"pak,yang sabar ya,,, saat ini hanya do'a yang sani butuhkan, Semoga Allah segera memberikan ia kesadaran."
"(mengangguk)."
"kalau begitu saya keluar dulu,ingin menemui anak saya,,bapak yang sbar ya, bapak harus lebih kuat agar sani juga kuat."
Setelah pertemuan mereka , Oragtua nabi sekeluarga,galang dan juga ayu meminta pamit sebab esok mereka harus kembali ke bersekolah.
"om ayu dan yang lain pulang dulu ya,nanti in syaa Allah ayu akan datang lagi,om yang sabar ya."
"iya nak ayu,, terimakasih ya untuk Kalian semua,sudah mengantarkan sani ke RS ,,klau tidak (menahan air mata yang hampir saja lolos)."
"pak,,jgan mengatakan itu, sebab sani sudah kami anggap saudara."
"(tersenyum),,ia nak,, kalian pulang nya hati-hati ya."
Setelah berpamitan merek melenggang pergi meninggalkan pelataran RS,ayu ikut bersama galang,, sementara nabil bersamaa dengan oragtuanya.
Setelah perjalanan panjang akhirnya mereka sampai, setelah mengantar ayu ke rumahnya,,galang langsung menunju ke rumahnya untuk mebersihkan diri dan istrahat.
Sementara di dalam kamarnya,sinta sejak tdi menelfon galang, namun tidk ada jawban dari sang pemilik telfon.
__ADS_1