Kabut Malam Di Balik Senyum

Kabut Malam Di Balik Senyum
menemukan deary sani


__ADS_3

"sepucuk surat cinta untuk sang pencipta,Kala hatiku berperang dengan fikiran


dilema adalah jawabannya,rapuh dan lara seakan berlomba menari di atas baris-berbaris waktu,sungguh kejam takdir yang engkau pilih untuk ku jalani"


Tak terasa waktu begitu cepat,ayah sani meminta tolong kepada bu Nursi untuk menggantikan nya sebentar menjaga sani,sebab ia akan pulang ke rumah untuk mengambil beberapa pakaian milik mereka dan juga sisa gaji sani yang belum sempat ia ambil.


Setelah bu nursi dtang,ia juga bergegas pergi sebab takut kemalaman jika harus menunggu sore untuk berangkat, dengan menggunakan mobil bu nursi,bapak sani meninggalkan RS.


Setelah beberapa jam berada dalam perjalanan akhirnya ia tiba juga,ia bergegas masuk ke dalam rumah, setelah itu ia mulai mengambil beberapa lembar pakai yang akan di pakainya,tak lupa pula ia mengambil beberapa lembar pakaian sani,,ketika hendak mengambil selimut,,diary sani terjatuh,diary bersampul biru mudah dengan motif bunga Lily .


Ia mengambil buku diary itu,, membukanya,,lalu mulai membacanya,, senyum nya mulai mengukir wajah nya yang hampir memasuki usia setengah abad,,bab demi bab ia baca,,namun senyum nya berganti tangisan,,sebab ia mendapati curhatan hati sang putri kecilnya..!!


23/Juli/2019.


dear diary .....


bu,andai saja aku bisa menukar waktu,tentu saja akan ku tukar dengan kebahagiaan,andai saja bisa ku putar waktu,aku ingin engkau tetap ada menemani setiap dukaku,menemani setiap bahagiaku.


Egokah aku menginginkan semua itu ???


dear diary....


bu,mungkin separuh nafasku telah lama hilang bersama dengan putaran waktu.


mungkin pula sayapku telah lama patah,hanya saja aku tetap memaksa untuk tetap terbang,,laksana singgasana di kerajaan yang bertahta.


Bukan hanya sajak di setiap puisi yang tertata dengan indah

__ADS_1


kerikil di jurang yang terjal pun berbaris denga rapi


dear diary...


bu,aku pernah mencoba untuk tidak larut dalam sesak di dadaku.


Namun ternyata rinduku memaksa untuk itu.


aku pernah berfikir TUHAN kah yang tidak adil ??ataukah diriku yang tak pernah mencoba untuk bangkit.


Seakan semua bahagia telah hilang, berganti dengan lara dan sesak saja.


ah.. rupanya akal sehatku terkalahkan oleh egoku.


bu,jika saja Tuhan memberi satu permintaan ,aku hanya ingin bersama mu di setiap waktu,di setiap air mata yang mengalir di pipi tirusmu.


Kini tinggalah kerinduan yang terkadang menyiksa bak tiada obat yang dapat menyembuhkan nya.


bu,andai rindu ini bisa ku jual.. mungkin saja,aku adalah orang yang terkaya di negara ini,sebab rinduku melebihi luasnya lautan bebas.


"ibu,aku mengenal seseorang yang membuat ku kagum akan dirinya,dia begitu perhatian,hanya saja akal sehatku tidak dapat mengartikan perhatian itu,sebab ketika anganku sudah melambung tinggi seakan kenyataan menyadarkan aku bahwa dia berlaku untuk semua orang,,,mungkin kah kekaguman ini hanya akan tersimpan rapat bu ???


Aku pun tak tau,mungkin semesta akan menjawabnya atau bisa jadi semesta menutup nya.Menutup rapat kekaguman ini dan mengganti nya dengan cinta dengan orang yang baru.


ahaha..bu ada banyak cerita yang ingin sekali aku bagi dengan mu meski hanya lewat mimpi.


Bu,betulkah aku bukan anak ibu dan bapak ???

__ADS_1


sebab orang-orang berkata aku adalah anak yang di selamat kan oleh bapak dari kejaran para berandal jalanan.


sakit ya tentu bu.sangat sakit sebab kalian mampu menyimpan rapat rahasia sebesar ini sampai 17 tahun lamanya, apakah ini alasan bapak terkadang berkata yang sangat menyakitkan ??


Lalu siapa orang tuaku ???


apa mereka masih hidup ??


atau mereka sudah tiada,atau bahkan mereka sudah tidak menginginkan aku .


Aku tidak percaya itu semua bu,sebab aku tidak mendengar sendiri dari mulut bapak,aku tau bu,,bapak hanya sedang banyak pikiran saja ,, makanya ia begitu marah ketika sani melakukan kesalahan.Aku tau jauh dari lubuk hati bapak,ia sangat menyayangi sani.


Bu aku tidak peduli itu,aku hanya ingin bersama ibu dan bapak,, menemani masa tua kalian,hanya ada aku,,ibu dan bapak serta kebahagiaan kita.


Bu,ayolah balas coletehanku walau hanya sebentar,aku hanya ingin mendengar suaramu,melihat senyumanmu,merasakan hangatnya pelukanmu,jemari tangan mu yang lentik membelai setiap helaian rambutku.


Aku hanya ingin berbagi keluh kesah,suka dan duka setelah ibu pergi,hfffff .


Bu,tau tidak aku akan selalu menitipkan rindu ini lewat sang pencipta, berharap esok atau lusa duka berganti dengan bahagia, laksanakan kebahagiaan di dalam negri dongeng.


Bu, seperti biasa,, sebelum aku memejamkan mata, selalu saja ada bulir bening yang berlomba keluar, seakan mereka sedang mengikuti lomba.. lari maraton.


Bu, bukankah aku pernah berjanji untuk tidak menangis lagi,tapi apa aku masih saja rapuh,aku masih saja menangis bu,maafkan aku ,, aku janji ini tangisan terakhir ku,kalau pun nanti pada akhirnya aku akan tetap menangis, semoga tangisan itu adalah tangis bahagiaku.


Bu, terimakasih sudah mendengar coletehanku walau pun ibu tidak membalasnya.Sani akan tetap menjadi anak kecil ibu dan bapak.


Aku mencintai ibu dan bapak,I love you guys more than anything.

__ADS_1


🙂🙂🙂#Sani


__ADS_2