Kaisar Sejati

Kaisar Sejati
Bab 9:Bertemu


__ADS_3

***


Tempat yang pertama dia tuju adalah puncak apoteker (alkemis),dia pergi kesana karena harus mendapatkan dekrit dari Lin Ge.Sesampainya di puncak,dia kemudian pergi ke Alchemy Library untuk bertemu Lin Ge.


Waktu berlalu,dia akhirnya sampai di pintu masuk Alchemy Library,dia kemudian masuk ke dalam.Seperti biasanya,banyak murid yang berada disana.Dia lalu mencari Lin Ge,tidak lama setelahnya.Dia akhirnya berte- mu dengan Lin Ge yang sedang tidur,dia kemudian mem- bangunkan nya dengan cara menampar kepalanya.


Lin Ge kemudian terbangun,setelah itu dia memarahi Huang Se yang membangunkannya.Huang Se kemudian menyuruhnya untuk berhenti,setelah itu Lin Ge bertanya.


"Kenapa kau membangunkan ku?"


Huang Se kemudian menjawabnya.


"Aku membutuhkan dekrit mu" sambil menatap Lin Ge.


"Dekritku? Apa kau terkena masalah?" tanya Lin Ge.


"Tidak,aku tidak terkena masalah,hanya saja aku membutuhkan nya untuk pergi keluar sekte agar aku bisa berlatih teknik tubuh rune-ku" jawab Huang Se sambil menutup matanya.


"Oh,jadi kau membutuhkan nya untuk berlatih?" tanya Lin Ge.


"Itu benar" jawab Huang Se.


"Kalau begitu,ambillah" Dia mengeluarkan dekrit nya dan melemparnya ke arah Huang Se,dia kemudian menang— kap nya.


'Eh.. Semudah ini?' pikir Huang Se sambil merasa terkejut.


"Terima kasih,kalau begitu,aku akan pergi,dah!" dia kemudian pergi dan lanjut ke tujuan berikutnya.


'Jangan kecewakan aku,bocah!' pikir Lin Ge sambil terse– nyum.


***


Tempat kedua yang ia tuju adalah perpustakaan sekte.Se sampainya di sana,dia kemudian masuk ke dalam.Di da— lam nampak seperti biasa saja,banyak murid luar dan dalam yang belajar disana.Dia kemudian terdiam sejenak lalu menghela nafas dan lanjut berjalan. Dia lalu mencari leluhur di dalam perpustakaan itu, tidak lama setelahnya, Huang Se akhirnya melihat leluhur yang ada di dalam. Dia sedang membaca beberapa buku, Huang Se kemudian menghampirinya.


"Umm... Tetua? Bolehkah saya masuk?" Tanya Huang Se.


"Ya, kau boleh masuk" Jawab Leluhur.


"Ada urusan apa kau mencariku?" Ucap Leluhur.


"Tetua... Tidak, Leluhur, saya membutuhkan dekrit milik anda" Ucap Huang Se.


"Oh? Kau membutuhkannya? Untuk apa?" Tanya Leluhur sambil mengeluarkan auranya.

__ADS_1


"Kugh... Saya membutuhkannya untuk melatih teknik tubuh rune Five Elements!" Ucap Huang Se sambil menahan tekanan Leluhur.


"Oho? Kalau begitu, ambillah. Tapi ingat, jangan mengecawakanku maupun sekte ini, mengerti?" Ucap Leluhur sambil melepaskan aura intimidasinya.


"Ya, saya tidak akan mengecewakan anda! Saya akan berusaha semaksimal mungkin!" Ucap Huang Se.


Huang Se kemudian pergi keluar dari dalam perpustakaan itu dan pergi menemui ayahnya.


Buak!


"Ayah!" Teriak Huang Se.


"Hu-huh? Apa yang kau lakukan disini!? Bukankah kau harus mengumpulkan dekrit" itu!?" Ucap Luo Zi.


'Tidak mungkin anak ini bisa mengumpulkan 2 dekrit dalam waktu sesingkat ini!' Pikir Luo Zi.


"Aku sudah mengumpulkannya!" Ucap Huang Se sambil merasa gembira.


"Apa? Apa yang kau katakan barusan? Kau sudah mengumpulkannya?" Tanya Luo Zi sambil merasa terkejut.


"Ya, ini dia!" Jawab Huang Se, dia kemudian mengeluarkan 2 Dekrit yang ia dapat.


Luo Zi kemudian mengambil 2 Dekrit itu dan membacanya.


"Ini... Ini tidak mungkin! Bagaimana kau bisa mendapat— kan 2 dekrit secepat-" Ucap Luo Zi kemudian berhenti.


"Bukannya 3? Pertama ayah, kedua tetua Lin, ketiga Leluhur! Hehe" Ucap Huang Se sambil tertawa kecil.


"Ku-kugh!! Ahh!! Bagaimana bisa kau sepintar ini!!!" Teriak Luo Zi sambil menahan amarahnya.


***


Waktu berlalu, Huang Se akhirnya diperbolehkan pergi keluar dari sekte. Ayahnya memasang wajah yang sedih begitu juga dengan Huang Se, Huang Se kemudian berpamitan dengan Ayahnya, dia lalu pergi sambil menangis.


'Semoga kau baik-baik saja, anakku..' Pikir Luo Zi.


Kolam Lava merupakan tempat untuk berlatih elemen api yang sangat bagus dan bermanfaat, apa lagi jika seseorang berlatih tubuh rune yang mengandung elemen api, maka akan lebih bermanfaat. Kolam Lava tidak jauh dari Sekte Soaring Heaven, hanya saja tempat itu sering di kunjungi oleh murid dari sekte lain. Dan jarang bagi murid sekte Soaring Heaven berada di sana, itu karena tidak ada satupun murid sekte yang berlatih teknik tubuh rune.


Murid dari sekte Soaring Heaven hanya berlatih teknik tubuh biasa. Waktu berlalu, Huang Se akhirnya sampai di tempat Kolam Lava berada, dia melihat sekelilingnya. Itu ramai, banyak dari murid sekte menengah maupun tinggi yang ada disana.


"Ramai sekali... Kalau begitu mari kita pesan ruangan!" gumam Huang Se sambil tersenyum tipis.


Huang Se kemudian pergi memesan ruangan, memang itu tidak pantas untuk di sebut sebagai kolam lava, hanya saja mereka mencoba untuk menghormati para leluhur yang telah membuatnya. Tempat itu lebih cocok di panggil "Pemandian Lava".

__ADS_1


Saat Huang Se ingin memesan ruangan, penjaga itu terkejut karena melihatnya, itu karena seorang murid dari Sekte Soaring Heaven mengunjungi tempat itu setelah 10.000 Tahun lamanya. Huang Se kemudian mendapat sebuah token, token itu menunjukkan ruangan #451, dia sangat beruntung mendapat token itu. Karena kolam lava disana benar-benar utuh, tidak ada seorang— pun murid yang ada disana.


Huang Se kemudian masuk ke dalam ruangan itu dan segera melepas seluruh pakaiannya. Dia lalu mencebur ke dalam kolam dan segera berkultivasi melatih teknik tubuh runenya. Dia duduk di kolam itu dan menutup matanya, perlahan lava itu membentuk manik-manik kecil dan meresap ke dalam tubuh Huang Se.


"Ugh!!" dia mengerang kepanasan.


Waktu berlalu, Huang Se telah berendam di kolam itu untuk waktu yang lama dan perlahan mulai memahami esensi api yang ada di dalam kolam.


Waktu berlalu, Huang Se telah berendam di kolam itu untuk waktu yang sangat lama dan telah memahami esensi api yang ada di dalam kolam itu. Badannya secara perlahan mengeluarkan cahaya yang terang, dan di belakang badannya sebuah tato yang besar menyala. Huang Se kemudian membuka matanya dan ekspresi yang ada di wajahnya tampak senang.


"Akhirnya aku telah selesai memahami esensi api di dalam kolam ini! Dan Rune "Api" Mulai menyala! Hehe, aku memang di takdirkan untuk mencapai puncak dan berumur panjang! Hahaha!" Ucapnya sambil tertawa terbahak-bahak.


Huang Se kemudian keluar dari kolam lava itu dan kembali memakai bajunya, dia lalu keluar dari ruangan itu dan berterima kasih kepada penjaga yang memberinya token. Dia lalu pergi dari tempat itu dan lanjut ke tempat selanjutnya.


"Karena aku telah selesai menyalakan Rune Api, saatnya untuk menyalakan Rune Air!" Ucap Huang Se sambil merasa bersemangat.


Huang Se kemudian pergi ke arah Air Terjun, itu terletak di arah utara. Tempat dimana Sekte Northen Sword tinggal, Sekte Northen Sword merupakan sekte pedang yang sangat terkenal, dan merupakan salah satu sekte teratas di alam bawah. Air Terjun itu cukup jauh, dan Huang Se membutuhkan waktu 3 Hari untuk sampai kesana.


Pada saat Huang Se disana, dia melihat beberapa murid sekte pedang sedang berkultivasi. Huang Se kemudian memberanikan dirinya untuk pergi kehadapan mereka semua.


Tap!


Semua murid sekte pedang yang berada disana langsung melihat ke arah Huang Se.


'Siapa dia...? Apa dia murid baru? Tidak... Itu tidak mungkin murid baru, dia mungkin saja dari sekte lain, apa dia ingin membunuh kami dan mengambil alih tempat air terjun ini?' pikir murid yang berada disana.


Tap... Tap... Tap...


Huang Se berjalan seperti orang yang gagah dan orang yang telah mengalami banyak kesulitan di hadapan para murid yang berada disana. Tapi, yang asli adalah Huang Se berjalan dengan santai sambil gemetar.


'Bagaimana ini..? Aku sangat ketakutan...' pikir Huang Se.


Tap!


Seseorang dari sekte Northen Sword muncul dan berjalan ke arahnya. Dia lalu menghampiri Huang Se dan menatapnya.


"Oh, itu adalah tetua termuda di sekte kita! Tetua yang sangat jenius dan bahkan dicap sebagai penerus dari Northen Sword Emperor!! Da Qin!" Ucap dari seorang murid.


Da Qin, seorang jenius termuda sekaligus tetua termuda dari sekte Northen Sword, dia sangat cepat dalam mempelajari ilmu pedang, saat dia baru diterima, dia bisa mempelajari ilmu pedang tingkat menengah dan pada saat dia telah menjadi murid inti, dia menerobos alam Immortal Foundation Step / Jalan Fondasi Keabadian.


'Tetua termuda!? Tapi, aku tidak merasakan intimidasi dari dirinya... Dan, pikiran serta hatiku mengatakan bahwa orang ini hanyalah orang yang beruntung, kalau begitu, akan ku ikuti isi hatiku dan tubuhku' pikir Huang Se.


"Jadi, kau adalah tetua termuda, huh? Da Qin, nama yang cukup bagus, tapi kau sangat... Lemah" Ucap Huang Se sambil menatap Da Qin.

__ADS_1


"Apa...?" .


***


__ADS_2