
Sesampainya di latar,dia kemudian memasuki tugu kedua.Syarat untuk mengaktifkan tugu kedua adalah membuat Pill kelas 2,Pill Penyembuhan Instan dengan kemurnian 70%.Tugu itu kosong,sama seperti sebelum nya,hanya ada tungku dan nyala api.
"Ini akan susah... Saya harus benar-benar fokus dalam membuat pill ini.Jika saya membuat tugu ini aktif,murid- murid yang menjadi alkemis pasti bisa lebih baik dari sebelumnya!" Huang Se kemudian menghela nafas.Dia kemudian mengeluarkan bahan-bahan,lalu dia mulai memecahnya menjadi manik-manik lalu mengubahnya menjadi getah.Dia kemudian memasukkan bahan-bahan itu ke dalam tungku,Huang Se saat ini telah terbiasa mengontrol nyala apinya,walaupun sudah terbiasa,Huang Se ingin bisa mengontrol apinya dengan sangat cermat dan sempurna.
Waktu berlalu,suara gemuruh terdengar dari dalam tungku,itu tidak melayang ataupun retak.Dari dalam tungku pembuatan pil itu mengeluarkan asap hitam.Wa— jah nya perlahan menjadi suram dan hatinya menjadi hampa.Dia kemudian merenung,pikirannya mengatakan "Bagaiamana bisa menjadi seperti ini? Bukankah aku tidak melakukan kesalahan apapun? Apakah ada yang salah?" Huang Se kemudian menghela nafas.Dia kembali berdiri dan pergi ke luar dari dalam tugu.
Dia lalu berjalan pergi ke arah Alchemist Library,dia kemudian mencari Lin Ge,tidak lama setelah mencari,dia kemudian bertemu dengan Lin Ge yang sedang membaca Formula suatu Pill.
"Tetua..." merasa lemas.
"Hm..? Kenapa tampangmu seperti itu? Apakah kau sakit?" membuka matanya lebar-lebar.
"Tidak... Tetua,apa yang kau baca?" menatap Lin Ge.
"Oh? Ini adalah formula pil" memejamkan matanya.
"Fo-formula pil? Kalau boleh tahu,pil tingkat berapa itu dan apakah itu mudah di buat?" tanya Huang Se sambil merasa terkejut.
"Pil tingkat 2 serta mudah dibuat" jawab Lin Ge.
"Apakah aku boleh mempelajarinya?" dia bersemangat.
"Ya,kau boleh,lagipula pil ini tidak ada istimewanya" me- nghela nafas.
'Jika aku mempelajarinya,mungkin tugu kedua akan aktif!' pikir Huang Se.
Huang Se kemudian mengambil formula pil itu dan kembali pergi ke dalam tugu.Dia lalu membacanya,dia sangat bersemangat;"Tetuaitu benar,pil ini memang tidak ada istimewanya.Tapi,jika aku berhasil mempelajarinya, mungkin tugu ini aktif" dia kemudian masuk ke dalam kesadarannya.
__ADS_1
Di dalam kesadarannya,dia lalu pergi ke lotus berwarna biru agar lebih cepat memahami isi formula itu.Dengan cepat,isi dari formula itu masuk ke dalam pikirannya satu per satu.
Waktu berlalu,isi dari formula itu sepenuhnya telah masuk ke dalam pikirannya.Dia lalu keluar dari kesadaran nya,dia kemudian mulai mengeluarkan bahan-bahan yang tertera yang ada di dalam kantung spiritualnya.dia melambaikan tangannya ke atas."Pil ini adalah pil kelas 2,karena belum ada namanya serta efeknya yang tidak diketahui,kali ini... Mungkin saja aku yang akan pertama kali mengetahui efeknya!" katanya.
Karena tidak perlu mengubahnya menjadi manik-manik, Huang Se kemudian mengubahnya menjadi cairan dan — memasukkan bahan-bahan nya ke dalam tungku.Itu be— kerja,kemudian dia mengontrol dan menyesuaikan nyala api yang ada tungku.
Waktu berlalu,gemuruh terdengar dari dalam tungku,itu bergetar tapi tidak melayang,setelah bergertar cukup lama,tungku itu kemudian berhenti.Tungku itu kemudian mengeluarkan asap putih,wajahnya menjadi cerah,pil itu akhirnya keluar dari tungku,dia melambaikan tangannya ke atas dan menyentuhnya kemudian memeriksanya.
"Ini memang pil kelas 2,tapi... Kemurniannya sangat rendah.. Hanya 20% saja,jika seseorang mengkonsumsi— nya... Mungkin dia akan keracunan dan mati" dia lalu menelan ludahnya.
"Bagaimana jika aku mengubah resepnya? ...Ya! Ini mung- kin akan menciptakan sesuatu! Sesuatu seperti... Entah- lah,pokoknya sesuatu!" dia kemudian menghancurkan pil tersebut.
Dia lalu mengeluarkan bahan-bahan yang berbeda yang tidak tertera di formula,kemudian memecah nya menjadi 9 manik,bahan-bahan itu kemudian masuk ke dalam tungku.Tungku itu kemudian melayang dan bergertar,dia lalu menyesuaikan nyala apinya.
Waktu berlalu,tungku itu bergetar semakin kencang,be— berapa menit setelahnya,tungku itu kemudian berhenti bergetar dan turun kebawah.Asap putih keluar dari da— lam,itu berhenti.Kemudian ... terbuka,pil itu melayang.
"Aku berhasil menciptakan sebuah pil... Aku akan meme- riksa nya" dia kemudian memeriksa pil itu.
"Ini... Pil kelas 2? Dan juga,pil ini tidak mengandung koto- ran! Aku akan mencoba efeknya" dia kemudian menelan pil itu dan duduk bersila.
'ini adalah pil terobosan!! Aku merasakannya... Aku akan menerobos! Energi di dalam diriku bergejolak! Sial,aku harus menerobos di dalam kesadaranku!' sambil menggigit bibir,Huang Se kemudian masuk ke dalam lautan kesadaran nya.
'Diceritakan bahwa jika seseorang berhasil menciptakan sebuah pil terobosan,dia akan menjadi seorang dewa yang dihormati di masa mendatang! Entah itu benar atau tidak... Yang terpenting adalah hidupku!!' dia mengger— takan giginya dan berteriak sangat keras.
Alasan kenapa Huang Se ingin menerobos di dalam luatan kesadarannya adalah karena dia tidak ingin menjadi semakin mencolok dan tidak ingin selalu terlibat dalam masalah.
Sebuah cahaya muncul,Huang Se merasa tubuhnya seper ti terkoyak.
__ADS_1
'Aku merasa tubuhku seperti terkoyak,dan... Kesadaran- ku mulai memudar... Jika aku kesadaranku hilang,bukan– kah aku akan mati? ..Tidak,aku tidak boleh mati! Aku akan terus hidup dan menjadi abadi!!" dia kemudian berteriak sangat kencang,lebih kencang dari teriakan sebelumnya.
Waktu berlalu,akhirnya cahaya itu pun perlahan memu— dar.Huang Se saat ini berada di lapisan ke-11,kekuatan lapisan ke-11 setara dengan ranah Fondation Establish ment biasa.Jalan pembangunan fondasi di bagi menjadi beberapa jalan,antara lain:
Jalan fondasi Ketiadaan.
Jalan fondasi Surgawi.
Jalan fondasi Reinkarnasi.
Jalan fondasi Pelangi.
Jalan fondasi Kekosongan.
Jalan fondasi keabadian.
Setiap pembangun fondasi memiliki jalannya masing-ma sing.
Huang Se kemudian keluar dari lautan kesadarannya.Dia merasa kekuatannya meningkat pesat.Tugu ke-2 akhir— nya aktif.Semua orang yang melihatnya sangat terkejut.
Huang Se kemudian keluar dari dalam tugu,dia melihat banyak sekali murid-murid yang menatapnya,dia kemu- dian berlari karena dikejar-kejar oleh murid perempuan.
Dia berlari pergi ke arah kediaman Luo Zi.Sesampainya di kediaman,Huang Se kemudian melihat masternya serta Lin Ge yang sedang bermain catur.Dia kemudian pergi ke atas untuk melatih dan memahami teknik kultivasinya ke tahap yang lebih tinggi.
"Hmm... Apa ini..? Kenapa aku merasakan suatu peruba— han di dalam pembuluh darahku?" dia kemudian melihat nya.
"Apa... Warna nya.. Apakah warna nya berubah? ...Tidak,ba gaimana ini bisa berubah!? Warna pembuluh darahku sekarang berwarna putih!" keringat di wajahnya terus menetes ke lantai.Huang Se kemudian memberhentikan latihan nya.
__ADS_1