Kaisar Sejati

Kaisar Sejati
Bab 3:Pagoda Jiwa


__ADS_3

...-Di dalam kesadaran Huang Se-...


"Ah Nyamannya.. Tiduran di lotus seperti ini!" dia kemudian tertawa sambil memikirkan apa yang harus di lakukannya.


"Oh benar... Apa yang perlu kulakukan untuk sekarang..?" berpikir keras.


"Ah! Aku ingat bahwa aku harus pergi ke pagoda jiwa untuk melatih jiwaku agar semakin kuat!" dia kemudian kembali ke dunia nyata.


Huang Se kemudian pergi menuju pagoda jiwa dengan di kawal oleh para pengawal pribadi milik Luo Zi.Huang Se yang sedang asik melihat sekitar kemudian di kejutkan oleh para bandit.


Agh! Suara teriakan dari pengawal yang mengawal Huang Se terdengar sampai ke telinganya.


'Hmm!? Suara apa itu!?' Huang Se lalu keluar untuk mengeceknya.


"Apa yang... Terjadi..?" pada saat dia keluar,dia melihat bahwa para pengawal yang mengawalnya telah tewas.


"Oh... Tersisa satu?" salah satu dari bandit itu menatap Huang Se dengan tatapan serasa ingin membunuhnya.Na mun,Huang Se tidak merasakan apa-apa.Huang Se kemu- dian menatapnya.Pada saat Huang Se menatapnya,Bandit itu malah ketakutan.


'Hmm? Dia menatapku? Itu tidak berguna dasar bo-' Ban- dit itu melihat ada sebuah sosok hitam pekat dibelakang tubuh Huang Se.


'Apa... Itu? Apa itu dewa yang melindunginya? Tidak.. Itu tidak mungkin! Hatiku mengatakan aku harus kabur dari dia entah bagaimanapun caranya..' bandit itu menetes- kan banyak keringat dari wajahnya.


Bandit itu kemudian memerintahkan anak buahnya untuk lari dan segera pergi.


"Semuanya,lari secepat mungkin!" Pemimpin bandit itu berlari sekencang-kencangnya,tidak seperti anak buahnya.Anak buahnya berpikir bahwa pemimpin mereka itu bodoh.Apa yang harus ditakutkan dari bocah ini? Pikir para bandit itu.


Mereka kemudian dengan cepat mengeluarkan pedang nya dan melesat ke arah Huang Se.Huang Se kemudian


bergumam:"Tunduk" sambil menatap mereka.Mereka kemudian langsung bersujud di hadapan Huang Se.Pada saat mereka bersujud,salah satu dari mereka mencoba untuk melihat ke arah Huang Se,tapi... Yang dia lihat bukanlah bentuk manusia,melainkan sebuah sosok hitam pekat yang sedang menatapnya.Dia dan sosok hitam itu saling bertatapan,dia merasa bahwa tubuhnya tidak bisa di gerakan dan merasa bahwa tubuhnya perlahan-lahan di hancurkan.Salah satu dari mereka kemudian melihat temannya(dia)menjadi tulang.


Yang melihatnya kemudian ikut terbunuh.Bandit itu merasa bahwa tekanannya sudah menghilang,mereka kemudian berdiri lalu melihat Huang Se yang telah terka par,mereka juga melihat 2 dari mereka telah menjadi tulang.Mereka kemudian berlari kencang dan pergi dari situ.Tidak lama setelah mereka pergi,sebuah wanita datang.Wanita itu sangat cantik,dia memakai baju bermo tif bunga berwarna putih serta memakai jepit rambut yang terbuat dari tulang phoenix.


Wanita itu kemudian melihat Huang Se yang terkapar serta 2 mayat yang telah menjadi tulang belulang.Dia kemudian merasa bahwa harus membantunya,si wanita lalu membawanya ke ruang penyembuhan.


...-1 Minggu kemudian-...


1 Minggu terlewati,Huang Se akhirnya sadar dari pingsan nya.Huang Se kemudian melihat master serta si penjaga yang sedang melihatnya.Kemudian mereka berdua mena ngis sambil memeluk Huang Se.Huang Se kemudian di suruh menjelaskan apa yang terjadi pada waktu itu.Tapi dia tidak dapat mengingatnya,wanita yang membantunya kemudian bertanya kepada huang se tentang mayat yang menjadi tengkorak,namun dia menjawab bahwa dia tidak dapat mengetahuinya/mengingatnya.Master serta wanita yang tadinya bertanya kemudian tidak bertanya lagi.


Setelah mereka tidak mencurigai Huang Se,dia kemudian meminta izin kepada masternya untuk pergi ke >>Pagoda Jiwa>> sendiri tanpa ditemani siapapun,masternya yang mendengar hal itupun langsung kaget.Masternya tidak mengizinkan dirinya untuk pergi sendirian,namun dia tetap ingin pergi sendiri.Huang Se yang melihat master nua khawatir dengannya,dia kemudian berkata:"Master.. Tidak,ayah,jika kau khawatir denganku maka kau boleh meminta seseorang untuk menjagaku secara diam-diam".


Masternya pun terkejut dan menjawab Huang Se,dia menjawab:"Baiklah,akan ku perintahkan beberapa penjaga pribadi yang telah kulatih bertahun-tahun untuk menjaga mu secara diam-diam". Sambil menatap Huang Se dengan tatapan yang serius.

__ADS_1


Huang Se kemudian pergi dari sekte dan pergi ke <>


...-5 Hari Kemudian-...


Tidak seperti perjalanan sebelumnya,Huang Se sama sekali tidak di sergap oleh bandit atau Spirit Beast.Huang Se akhirnya sampai di <>.Pagoda itu sangat besar dan panjang.Dia kemudian masuk ke dalam Pagoda itu,sebelum masuk masternya memberikan sebuah token.Jadi,pada saat dia ingin masuk para penjaga serta pelayan menyambutnya.Dia tidak kaget karena dia pikir bahwa token yang diberikan oleh master nya bukan sembarang token.Huang Se memiliki Akses untuk pergi ke Lantai teratas,lantai 6.


'Dikatakan orang yang bisa menyerap kekuatan jiwa di lantai 6 dapat mencapai keabadian' pikir huang se sambil melihat ke atas.


Dia kemudian berjalan dan pergi ke lantai 6.Lantai 6 Sungguh berbeda dari lantai-lantai lainnya,Huang Se dapat merasakan bahwa Jiwa yang berada di lantai 6 semuanya sangat kuat.Huang Se segera mencari ruangan yang sepi agar tidak ada orang yang menganggu fokus nya.


Huang Se merasakan bahwa jiwanya semakin lama sema kin kuat pada saat menyerap.Dan juga dia merasa bahwa semua jiwa itu masuk ke dalam lautan kesadarannya,tu- buh Huang Se perlahan menjadi kuat dikarenakan menye rap esensi jiwa.


...-6 Jam kemudian-...


'Jiwa dan tubuhku... Serta kesadaranku... Menjadi sangat kuat!'


'Aku... Aku merasa aku ingin menerobos!'


1!


2!


"Fyuh..." menghela nafas.


"Akhirnya aku membuat terobosan,sekarang aku sudah mencapai puncak dari ranah Qi Gathering! Tinggal 1 Lang kah lagi untukku menuju ranah Foundation Estahblishme nt!" Huang Se kemudian tersenyum dan pergi keluar dari ruangan.Pada saat dia keluar,sekelompok orang menda- tanginya,Huang Se kemudian memeriksa alam mereka.


Tap... Tap... Tap…


"Sepertinya kau baru saja menerobos ya.." dia menyer- ingai dan melihat Huang Se dengan tatapan remeh.


'Hanya tingkat puncak dari Qi Gathering realm... Ini akan menjadi sangat asyik untuk mengejeknya!" sambil terta- wa kekeh.


'Mereka ada berlima..' menatap dengan tatapan dingin.


"Hmm? Kenapa kau menatapku? Pe~ cun~ dang~?" dia kemudian tertawa lagi bersama kelompoknya.


Mereka kemudian menyenggol dan melewati Huang Se.


"Pecundang? Kau bilang aku adalah pecundang?" Huang Se kemudian terkekeh.


"Kaulah yang pecundang,kau hanya berani menindas orang yang berada dibawahmu dan menjadikan mereka anak buahmu,bukankah begitu?" Huang Se kemudian tersenyum lebar dan mengejeknya.

__ADS_1


"Kau... Berani-beraninya kau... Tarik ucapanmu itu! Atau.." dia kemudian menatap Huang Se dengan tatapan benci.


"Atau apa? Atau kau ingin... Menjadi pelayanku?" Huang Se kemudian tertawa dan menatap dia dengan rasa remeh.


Dia kemudian membentuk kuda-kuda lalu melesat ke arah Huang Se,dia mengepalkan tangannya dan menye- rangnya.Namun,itu tidak kena,Huang Se terus menerus menghindari serangannya.


"Apa kau itu sebuah katak? Melompat kesana kesini~?" Huang Se tersenyum dan menatapnya.


"Sepertinya aku harus serius" Dia kemudian membentuk gerakan serasa ingin menapak Huang Se.


Huang Se hanya tersenyum,"Dia" kemudian melesat ke arah Huang Se dengan cepat,Huang Se menerima serang an nya.


"Hahaha... Tulangmu tangan mu telah tergeser'"


*Kreek* *Kraak*


"Tergeser? Tulangku... Tergeser?" Huang Se menyeringai dan menatapnya.


'Tidak mungkin.. Bagaimana dia melakukannya? Apa dia berlatih teknik tubuh? Itu tidak mungkin,bahkan jika dia berlatih teknik tubuh,setidaknya dia harus mencapai ranah menengah fondation estahblisment,siapa sebenarnya dia itu? Darimana asalnya?' Keringat di wajahnya terus menerus keluar,dia tidak berani menatap Huang Se,dia juga membungkuk di hadapan Huang Se.


"Dengarkan" sambil memegang punggung "Dia".


"Ya... Tuan" membungkuk dan meneteskan keringat terus menerus.


"Jika kau berani macam-macam denganku lagi..." sambil melihat ke arah kepalanya(Dia).


Bum! Bum! Bum!


Dia merasakan bahwa kepalanya telah berlubang serta tubuhnya yang terbelah dan jantungnya yang hancur.


Huff... Huff.. Huff..


"Kau tau akibatnya kan? Pecundang?" sambil menatap mukanya(dia)


"Ya... Saya mengerti.." badannya gemetaran dan tidak bisa bergerak seperti ditekan oleh sesuatu.


"Kalau begitu aku akan pergi" Huang Se kemudian pergi meninggalkan dirinya.


...----------------...


Note:Huang Se memiliki Hal yang ditinggalkan oleh orang tuanya sejak masih bayi,Hal itu adalah iblis.Lebih tepatnya itu adalah Jiwa leluhur iblis di alam yang lebih tinggi dari alam mortal.Maka dari itu Huang Se menjadi lebih kuat saat dia sedang tidak sadar.

__ADS_1


__ADS_2