
...-Ruang tunggu-...
*Woosh*
Sesampainya di Ruang Tunggu,Huang Se melihat dirinya diperhatikan oleh semua orang.Huang Se Merasa bingung kenapa dia diperhatikan.
Hei Lihatlah,bukankah itu mirip dia? Kata NPC sambil menunjuk ke atas.
Huang Se kemudian berbalik dan melihat ke atas,dia melihat dirinya yang sedang menindas Ji Mo.
Note:Ji Mo adalah orang yang ingin menindas Huang Se namun malah dia yang tertindas habis-habisan.Keluarga Ji Mo juga merupakan salah satu keluarga besar di alam mortal.Keluarga Ji sangat dihormati di alam mortal dika- rena kan memiliki warisan yang dapat mengguncang alam mortal.Ji Mo memilki kekayaan serta dianggap sebagai jenius yang hebat didalam keluarganya.
Hahaha! Akhirnya dia terkena Imbasnya!
Itu benar,dia hanya bisa membully yang lebih lemah! Itu adalah akibat dari perbuatannya selama ini!
'Hmm? Sepertinya mereka sangat senang karena aku ber hasil membalasnya,hehe!' Huang Se kemudian tersen- yum.
*Dug!*
'Sialan! Tubuh ini tidak sanggup lagi..! Si... A... Lan...'
*Brukk...*
Huang Se kemudian terjatuh.
...-2 Hari kemudian-...
"Uhh.. Dimana aku?" Huang Se terbangun,dia melihat sekitarnya,dia merasa familiar dengan tempat dimana dia terbangun,ya... Itu adalah ruang penyembuhan di sekte soaring heaven.Kemudian masternya datang dan masuk ke dalam untuk melihat Huang Se,masternya sangat senang bahwa Huang Se telah sadar.Tidak lama setelah masternya datang,wanita yang sebelumnya menolong nya juga datang dan masuk untuk menanyakan apa yang terjadi pada saat Huang Se berada di <>.
Huang Se kemudian bilang bahwa dia tidak ingat hal yang terjadi pada saat dia berada di sana,dia hanya mengatakan bahwa setelah selesai berlatih dia kemudian tertidur karena merasa lelah.Masternya pun juga merasa khawatir terhadap Huang Se,dia berkata:
"Apa kau memang benar-benar tidak ingat?" menatap Huang Se sambil mengernyit.
"Ya,aku memang benar-benar tidak ingat apa yang terjadi pada saat aku selesai berlatih" merasa hampa.
Master dan Wanita itupun keluar dari ruangan tersebut, Huang Se yang tidak ingin dicurigai pun berhendak me- masuki <> lagi untuk mencari teknik tingkat atas.
...-1 Minggu kemudian-...
Huang Se telah pulih sepenuhnya,dia kemudian keluar dari ruangan tersebut.Dia kemudian pergi sendirian dan tidak izin kepada masternya untuk pergi ke <>.
...-<>-...
Sesampainya di <>,Huang Se kemudian masuk dan disambut oleh penjaga,Huang Se tersenyum kemudian meminta untuk masuk ke Lantai 3,Penjaga itu pun terkejut karena Huang Se ingin memasuki Lantai 3.
"Apa anda yakin ingin masuk ke lantai 3?" terkejut dan mengeluarkan banyak keringat.
"Tentu saja" tersenyum dan merasa percaya diri.
"Bolehkah saya bertanya kepada anda ingin pergi ke lantai 3?" merasa khawatir.
"Untuk mencari teknik bertarung yang sesuai dengan diri ku" menatap si penjaga.
"Ehem,saya hanya ingin menyarankan anda untuk pergi ke lantai 2 saja karena disana lebih banyak teknik bertarung yang lebih baik daripada dilantai 3.." khawatir.
"Aku tidak peduli,bawa saja aku ke lantai 3" kata Huang Se dengan nada yang tinggi.
"Se-sesuai perintah anda,Tuan muda!" Si penjaga kemudi- an memandu Huang Se pergi ke lantai 3.
...-Pintu Masuk Lantai 3-...
__ADS_1
"Ki-kita telah sampai,Tuan muda" Kata si penjaga
"Pergilah" Huang Se kemudian membuka pintu masuk itu dan masuk ke dalamnya.
...-Dalam Lantai 3-...
Sesampainya di dalam,Huang Se mengamati sekitar.
"Banyak sekali debu dan serangga yang berkeliaran disini... Yah,itu bisa dimaklumi karena tidak ada seorang pun yang berkunjung atau tinggal di lantai ini" sambil mengamati sekitar.
Huang Se kemudian berjalan dan mencari teknik yang cocok dengannya.
...-6 Jam kemudian-...
Setelah berjam-jam mencari,Huang Se hanya menemu- kan beberapa teknik tingkat atas.Dia melihat dan mencoba membaca bagian-bagian yang terdapat pada teknik-teknik itu.
'Tidak cocok' membuang.
'Ini juga tidak cocok..' membuang lagi.
Huang Se kemudian terus-menerus membuang,sampai akhirnya...
'Ini... Ini cocok denganku!' Menyeringai.
Setelah terus-menerus membuang,akhirnya Huang Se mendapatkan 3 teknik yang cocok dengannya.
Teknik pertama yang ia dapatkan adalah teknik pedang tingkat-atas,"Illusion Slash Sword".Teknik kedua adalah teknik berjalan/berlari tingkat-atas,"Water Step".Teknik ketiga adalah teknik tubuh rune tingkat-atas,"Five Elements Rune Body".
Huang Se kemudian duduk dan masuk ke dalam lautan kesadarannya.
...-Lautan kesadaran Huang Se-...
Dia kemudian pergi ke arah Lotus berwarna biru,sampai di Lotus berwarna biru,dia kemudian duduk dan berlatih.
...-6 Jam kemudian-...
6 Jam terlewati,Huang Se masih tidak bisa memahami teknik pedang itu.
'Teknik pedang ini sangat sulit dipahami untuk dipahami.. Padahal aku sudah cukup memahami lotus ini.. Tapi,itu tidak masalah karena lotus ini adalah lotus pertama yang membantuku' Huang Se kemudian tersenyum dan lanjut mempelajari teknik pedang tersebut.
...-2 Hari kemudian-...
Fyuhh...
'Akhirnya aku berhasil memahami bagian pertama dari teknik pedang ini! Dengan begini,aku telah menjadi kulti vator Qi Gathering yang sempurna!' Huang Se kemudian tersenyum.
Tapi,kesenangannya kemudian berhenti.Dia kemudian di paksa untuk kembali ke dunia nyata.
Huft... Huft... Huft..
'Ini.. Perasaan ini... Terobosan? Tidak,bagaimana itu mungkin! Puncak Ranah Qi Gathering berada di lapisan ke-9! Mungkinkah... Lapisan kesepuluh!? Hahaha... Dewa pasti bercanda..' Huang Se kemudian tidak sanggup lagi menahan Fluktasi energi di dalan tubuhnya.
'Uhh... Sialan,Qi di dalan diriku sedang kacau... Cih,Jika lapisan kesepuluh itu benar-benar ada di dunia ini,aku bersumpah bahwa aku akan menjadi kultivator terkuat di seluruh alam semesta!' Huang Se kemudian berteriak.
Ahhh!!!!
*WOOSH!!!*
Pancaran cahaya muncul dari Sekte Soaring Heaven dan pancaran cahaya itu terlihat sampai ke ujung alam mor- tal.Semua orang yang melihat pancaran cahaya itu terce- ngang.
"Akhirnya... Sekte ku membangkitkan Jenius yang tak ter tandingi!" kata Leluhur dari sekte Soaring Heaven.
__ADS_1
"Mungkinkah itu..? Anak angkatku?" sambil melihat pan- caran cahaya.
"Mungkinkah... Seorang "Bencana yang berjalan" akan muncul untuk kedua kalinya?" kata Leluhur dari sekte
Heavenly Architect.
Note:Sekte Heavenly Architect merupakan Sekte terting- gi di alam mortal,sekte yang dipenuhi oleh jenius yang hebat serta sekte yang membangkitkan kultivator-kulti vator terkenal.
Setelah pancaran cahaya itu menghilang,Huang Se kemu- dian keluar dari <>.
Kreeek...
'Hmm? Ada apa ini? Kenapa semua orang menatapku?' menengok ke kanan-ke kiri.
Apakah dia orang yang membuat pancaran cahaya?
Wow... Siapa dia? Dia benar-benar hebat! Mungkinkah dia murid leluhur atau jenius yang belajar sendirian?
Kyaa! ...
Semua orang melihat dan membicarakannya,Huang Se yang merasa tidak tahan kemudian pergi dari sana secara diam-diam.
...-Kediaman Luo Zi-...
Huft... Huft... Huft...
Sesampainya di kediaman ayah/masternya,dia kemudian meminta pelayan untuk membuka pintu,tidak lama para pelayan itu datang dan membuka kan pintunya,Tapi...pela yan itu terlihat berbeda dari biasanya,wajah pelayan yang menyambutnya memerah seperti sedang menung- gu seseorang.
"Hahh.... Hahh... Selamat datang... Hahh.. Tuan muda.." menatap Huang Se.
'Sialan... Sepertinya ada yang tidak beres dengannya.. Aku harus lari!' Huang Se kemudian berlari dengan cepat.
Dia terus berlari dan tidak melihat kebelakang,beberapa pelayan ingin menghalanginya.Tapi,Huang Se dapat lolos dari mereka.
Hahh... Hahh... Hahh...
Huang Se akhirnya sampai ke dalam ruangannya,para pe- layan dari luar terus menerus mendobrak pintu ruangan nya,Huang Se akhirnya berteriak dengan memanggil mas ternya.
Master!!! teriak Huang Se.
Tidak lama setelah dia berteriak,ayah/masternya pun datang.Huang Se terkejut dengan masternya yang datang dengan sangat cepat.
"Ada apa,anakku!!!" berteriak.
Bam!
"A-ayah,ba-bagaimana kau bisa sangat cepat" terkejut dengan kedatangan ayah/masternya yang begitu cepat.
"Huh? Kenapa? Apa kau tidak suka?" menatap Huang Se dengan tajam.
"Ti-tidak,hanya saja aku tidak menyangka bahwa Ayah da tang kesini dengan sangat cepat" melihat ayah/master- nya sambil mengeluarkan keringat di wajahnya.
"Hmm.. Begitukah? Ngomong-ngomong,apakah tadi itu kau yang memancarkan sinar cahaya?" tanya Luo Zi sambil menatap Huang Se.
'Leluhur sudah tahu,aku hanya harus memberitahukan hal ini kepada ayahku saja' pikir Huang Se.
"Itu benar ayah-" belum sempat berbicara sepenuhnya.
"Hahahaha,anakku memang hebat! Jika suatu hari nanti kau menjadi master terhebat,jangan lupakan ayahmu ya!" Kata Luo Zi sambil tertawa terbahak-bahak.
"Ya,aku tidak akan melupakanmu,ayah..." merasa tersen- tuh.
__ADS_1
[Jika ada yang kurang,mohon arahannya,puh!]