KAKAK KELAS IDOLAKU,CEOKU SUAMIKU

KAKAK KELAS IDOLAKU,CEOKU SUAMIKU
Episode 10


__ADS_3

Akhirnya semua lomba sudah selesai tinggal lomba tarik tambang Ana dan Maya pun bersiap-siap. Ana berada paling depan sementara Maya berada di urutan ke 3. Mereka sudah memegang tali dengan kedua tangan mereka. Saat suara peluit sudah terdengar mereka semua berusaha menarik tali itu Ana dengan badannya yang kecil begitu semangat sehingga tidak menghiraukan tangannya yang sudah lecet.


"Ayoo!! semangat temen-temen. kita tunjukin kalo kita bisa menang." teriak Ana yang dibalas oleh teman-teman perempuan sekelasnya, karena ini lomba tarik tambang cewek antar cewek ya.


"Semangat!." teriak teman Ana yang ikut lomba dan yang menyemangati mereka.


Akhirnya mereka memenangkan lomba tarik tambang itu. Ana pun kegirangan dan tak henti-hentinya loncat-loncat dan memeluk teman-teman nya yang ikut bersama nya tadi.


Tak begitu lama Ana menyadari tangannya lecet dan perih Ana langsung mencari tempat duduk dan diikuti oleh Maya. Tidak lama Andre dan Ridho datang dengan membawa kotak obat dan setelah mendekati Ana dan Maya, Andre dan Ridho mulai mengobati luka Ana dan Maya.


"Duuhh untung ada pangeran tampan yang mengobati tuan putri, sakitnya gak berasa." ucap Ana.


"Ana, ana. masih juga lo kegatelan ya." sahut Maya.


Andre yang mendengar ucapan itu pun tersipu malu, jantungnya langsung berdetak kencang. sementara Ana tak henti-hentinya menatap kearah Andre, betapa Ana mengagumi ketampanan Andre dan tak sengaja Andre melihat ke Ana setelah selesai mengobati tangan Ana mata mereka pun bertemu dan saling tatap begitu lama.


Mereka tidak sadar jika mereka berada disekolah, mereka hendak berciuman namun belum sempat bibir mereka saling bertemu Mereka langsung disadarkan dengan deheman dari Ridho.


"Ehem. gila ya kalian, ini disekolah tau."


"Lah iya, udah gak tahan lagi ya kalian. kalo udah gak tahan udah nikah aja sono kalian." timpal Maya.

__ADS_1


Andre dab Maya pun hanya tersipu malu dan pipi mereka sama-sama memerah.


"Iih, apaan sih lo May.Gue masih sekolah dan cita-cita gue masih panjang. lagi pula ogah gue nikah muda." Ucap Ana.


"Makanya liat kondisi dong, udah tau disekolah malah mau kiss-kiss san." ucap Maya sambil menautkan kedua tangannya membentuk orang yang sedang berc*** man.


"Udah, udah. malah berdebat kalian ini."ucap Ridho.


Mereka berempat tidak menyadari ada seseorang yang menahan cemburu diseberang tempat mereka duduk, yang tak lain adalah kak Suroyo.


kak Suroyo hanya mampu melihat kearah Ana dan Andre dengan penuh rasa marah yang tangannya sudah terkepal.


Kak Dewi yang menyadarinya mencoba menenangkan kak Suroyo dengan mengajak kak Suroyo dan teman yang lain untuk pergi ke kantin. untuk meminum minuman dingin agar hati yang lagi panas segera mendingin, Fikir kak Dewi.


...****************...


Andre,Ana,Maya dan Ridho yang tengah asik bercanda pun akhirnya memutuskan untuk ke kantin, karena mereka merasa lapar dan haus.


mereka ber empat ke kantin dengan bergandengan tangan, Ana dan Maya berada ditengah Andre dan Ridho.


Ternyata kedatangan mereka membuat hati kak Suroyo kembali panas setelah tadi agak sedikit mendingin, kak Suroyo menyaksikan betapa Ana begitu nayamn digandeng dan begitu senang berada didekat Andre.

__ADS_1


"Sur, lo jangan terbawa emosi. lo harus tenangin diri lo. jangan sampai membuat keributan." ucap kak Dewi, karna kak Dewi melihat tangan kak Suroyo yang sudah terkepal yang menunjukan urat-urat tangan kak Suroyo.


"Apa kita pergi aja dari sini, biar lo tenang." ucap kak Rifki.


"Enggak, gue masih mau disini. Gue mau lihat mereka." ucap kak Suroyo yang terus memperhatikan Ana.


Ana yang sedang menyantap makanannya tak sengaja melihat ke arah kak Suroyo.


"Kanapa sih tuh orang ngeliatin gue kayak gitu." Ucap Ana dalam hati.


Ana pun mempunyai ide agar kak Suroyo mengagap kalau dia sudah punya pacar, mungkin perjanjian mereka akan batal, pikir Ana.


Ana pun menyodorkan sendok yang bersisi makanan ke arah Andre. Andre pun langsung membuka mulutnya karena dia juga senang atas tindakan Ana.


Kak Suroyo yang menyaksikan itu langsung meninju meja yang ditempatinya dan langsung pergi dari kantin itu.


Hallo kak, tolong like,komen dan vote ya.


jika ada kesalahan atas tulisan saya dan lainnya mohon dikomen ya kak. biar saya bisa memperbaikinya.


Terimakasih😊

__ADS_1


__ADS_2