
"Ana.. bangun udah jam 5 ini, nantik kamu telat nak." mama Aisah mengetuk pintu kamar Ana.
"Iya ma,,". Ana Bangun dari tempat tidur lalu membuka pintu kamar nya.
"Mandi sana, shalat subuh, nantik kamu telat. habis itu bantu mama bikin sarapan di dapur." mama Aisah berlalu meninggalka Ana menuju dapur untuk menyiapkan sarapan.
Setelah selesai mandi Ana menuju dapur untuk membantu mama Aisah menyiapkan sarapan.
"ma, Ana bantu ngapain ini?." tanya Ana kepada mama Aisah.
"Udah gak usah, kamu siapin aja keperluan sekolah kamu." jawab mama Aisah sambil mengaduk-aduk nasi goreng yang lagi dibuat nya.
"eeuiihh, gimana sih mama ini. tadi nyuruh bantuin sekarang malah gak usah." kesal Ana.
Akhirnya sarapan pun siap, mereka sarapan bersama.
Ana dirumah tinggal bersama mama Aisah, kedua kakak laki-laki nya dan papa Hindra.
" ma, pa. Ana berangkat dulu ya." sambil mencium tangan papa dan mamanya. lalu menuju motornya.
~...~
"Duuhhh lo nih ya lama banget ngejemput gue." kesal Maya.
"yaelah May, ini baru jam berapa juga. masih punya waktu banyak kita. ini udah pagi. udah deh cepetan naik kita berangkat." jawab Ana yang tak kalah kesal dengan bibir yang dimajukan kedepan.
Akhirnya mereka berangkat menuju sekolah. Ditengah perjalanan Maya tiba-tiba memukul pelan pundak Ana.
"Duh lo apaan sih, mukul-mukul gue."
sambil memukul paha Maya.
"Gue takut nih, surat yang mau gue kasih ke kak Suroyo."
__ADS_1
"Naaahh lo kan, udah gue bilang apa. gak usah cari gara-gara sama kakak kelas." jawab Ana sambil tertawa.
~....~
Sampai disekolah mereka berdua langsung memparkirkan motor nya, dan langsung menuju kelas.
Tak berapa lama duduk dikelas, Dua cowok tampan datang menghampiri mereka berdua.
"Selamat pagi Ana." Ucap Andre sambil duduk di belakang Ana.
" Eehh loh ya ndre, gue juga ada disini cuman Ana yang lo sapa." ketus Maya kesal.
Ridho yang melihat tingkah Andre dan Maya pun hanya menggelengkan kepala, sambil menuju bangku kosong di sebelah Andre.
~...~
Tak lama bel pun berbunyi, yang pertanda bahwa kegiatan MOPDIk dimulai.
semua peserta MOPDIK dan kakak OSIS pun menuju ke ruangan mereka masing-masing, kegiatan MOPDIk pun dilaksanakan..
~...~
"Duuhhh gue takut nih, gimana ya kalo kak Suroyo marah." Bisik Maya kepada Ana.
" Hahaha,, itu mah derita lo. makanya udah gue bilang jangan cari gara-gara." Bisik Ana lagi sambil tertawa.
"lo iihhh,, ngeselin deh An." Maya memasang muka cemberut dan memajukan bibir nya.
"udah lo tenang aja, kan yang baca cuman orang yang dikasih surat. lo liat tuh." Ana memajukan bibir nya kedepan.
~...~
Bel pertanda istirahat pun berbunyi. yang artinya kegiatan MOPDIk di tunda terlebih dahulu, untuk mengisi perut yang sedang berdemo.
__ADS_1
"An, yuk ke kantin bareng." Ajak Andre kepada Ana.
"Eh. iya Ayok ndre." jawab Ana.
"Waahhh.. mentang-mentang lo udah ada gebetan, lo lupain gue An." Maya menatap sendu Ana, ia tak rela jika dirinya tergantikan oleh Andre.
"Duuhh, lo ya May. mana mungkin gue ngelupain sahabat gue." sembari memeluk Maya.
Setelah drama pelukan tadi, akhirnya Ana,Maya,Andre dan Ridho pergi ke kantin bersamaan.
~...~
Disaat mereka ber empat sedang menyantap makanan dikantin. tiba-tiba ada satu teman mereka yang lain mendekat.
"Eh,, lo Ana kan?. lo di suruh ke kelas 10 ipa sekarang."
"iya gue Ana, oh iya oke deh." sambil tersenyum kepada temannya itu.
"Ya udah gue ke kelas duluan ya." Ana berjalan menuju kelas.
~...~
"permisi kak." Ana mengetuk pintu kelas.
"Ana ya?, oh silahkan masuk dek." Kak Rifki bertanya tanpa menunggu jawaban dari Ana dan mempersilakan Ana untuk masuk.
"Ya udah, kami kesana dulu ya." Tunjuk kak Dewi ke depan kelas, sembari berjalan meninggalkan kelas, dan diikuti oleh yang lainnya.
kini tinggal Kak Suroyo dan Ana yang berada di dalam kelas.
Hai kak, buat yang udah baca jangan lupa tinggalkan jejak nya ya, dan jangan lupa komentar nya.
***Naaahhh.. penasaran kan ? apa yang terjadi selanjutnya.
__ADS_1
tunggu di episode berikutnya ya😊***.