
Kini hanya tersisa kak Suroyo dan Ana di dalam ruangan kelas itu.
"Silahkan kamu duduk." perintah kak Suroyo kepada Ana. Ana pun langsung duduk di bangku yang ia tempati bersama Maya.
Tiba-tiba kak Suroyo mendekati Ana dan membungkuk di depan Ana, yang tentunya jarak wajah mereka sangat dekat, kurang lebih 5cm.
"*Ya'allh kok ganteng banget ya kak Suroyo. kok jantung gue dag dig dug gini ya, waahh bisa-bisa jantung gue copot kalo begini." Batin Maya sambil menunduk dan memegang dadanya dengan kedua tangannya.
"Ana,, Hallo Ana." panggil kak Suroyo kepada Ana. Karena tak dapat sahutan dari Ana, kak Suroyo menjentikkan tangan nya di depan Ana.
Ana terkejut dan menjawab dengan gugup, "Eh, i..iya kak."
"Ini surat dari kamu kan?." Sambil menunjukan selembar kertas kepada Ana*.
"Duh, gimana ini ya. kanapa jadi begini sih. astaga Ana apa yang harus lo lakuin sekarang, bodoh sekali sih aku." Batin Ana dalam hati.
**Flashback On
Malam itu didalam kamar Ana bingung ingin menulis surat untuk siapa, memang sebelumnya ia ingin memberikan kepada kak Dewi, namun dia bingung. Akhirnya setelah beberapa lama berfikir akhirnya dia memutuskan untuk menulis surat buat kak Suroyo.
...****************...
__ADS_1
"Assalamu'alaikum kak Suroyo.
perkenalkan saya Ana, dari kelas 10 ipa.
Saya cuman mau mengungkapkan sedikit perasaan saya.
Awal saya lihat kakak itu biasa saja, namun setelah beberapa hari ketemu dan melihat sikap kakak, saya merasa mengagumi kakak. Saya ingin mengenal kakak lebih jauh lagi. Meskipun kakak sudah memiliki kekasih, saya akan tetap berusaha untuk membuat kakak jatuh cinta dengan saya.
Wassalamu'alaikum kakak😊**."
Flashback Off.
"Gue ralat deh perkataan gue yang mengatakan kak Suroyo itu baik,Ternyata tak seperti yang gue bayangin dan gue lihat." Batin Ana dalam hati.
Ana hanya diam, ia benar-benar takut untuk saat ini.Dia juga bingung harus berkata apa ia merasa apa yang ia lakukan adalah salah, apa lagi sikap dia yang begitu konyol.
" Ini sudah terlanjur, gue udah terlanjur basah dan gue nyemplung aja sekalian.
walaupun sebenarnya surat yang gue tulis itu bukan isi hati gue, gue seperti itu karena gue takut Maya ngelakuin sendirian hal yg gue lakuin sekarang. gue gak mau Maya kenak masalah sendiri. Tapi sialnya gue sendiri yang menghadapi ini."Batin Ana dalam hati nya.
"iya, saya tau itu kak. Tapi apa salah jika saya mengungkapkan isi hati saya ke kakak?. Bukan kah setiap orang berhak untuk mengungkapkan isi hatinya." Ucap maya dengan berani nya.Ntah dari mana kata-kata itu ia dapat. padahal dia tidak benar-benar menyukai kak Suroyo.
__ADS_1
Suasana didalam ruangan kelas itu pun hening dalam beberapa menit, tak ada yang bersuara. Akhirnya kak Suroyo membuka suaranya.
"Baiklah, jika memang itu isi hati mu. Saya akan memberi kesempatan kepada kamu untuk membuat saya jatuh cinta sama kamu."
"*Mati gue kalo Maya sampai tau hal ini, bakalan hancur persahabatan gue." Batin Ana.
karena Maya sering curhat kepada Ana tentang perasaannya kepada kak Suroyo. Bagaimana Maya begitu mengagumi dan udah benar bucin banget ke kak Suroyo.
"Baik, saya akan dengan mudah membuat anda menyukai saya." Dengan sombong Ana mengucapkannya.
"Oke baiklah, gue kasih lo waktu sebulan.Dalam waktu sebulan lo harus bisa bikin gue jatuh cinta sama lo." Ucap kak Suroyo sambil melangkah keluar kelas itu.
...****************...
Haloo buat yang udah baca karya saya ini, tolong vote,like dan komen nya ya kak.
mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan, dan alur nya.
mohon koreksian nya ya. buat yang udah membaca novel saya ini.
Terimakasih😊*
__ADS_1