
Setelah menempuh waktu 10 menit akhirnya mereka sampai di rumah Maya dan Ana langsung berpamitan untuk pulang, dengan kecepatan sedang Ana mengendarai motornya sampai tiba didepan rumah nya, Ana langsung memasukan motor miliknya kedalam bagasi dan langsung membuka pintu rumahnya.
"Assalamu'alaikum ma." sambil menyalami mama Aisah yang sedang duduk di ruang tamu.
"Kamu kok baru pulang An?, tumben kok jam segini baru sampai rumah?.
"Iya ma, tadi Ana mampir ke toko buku dulu. Yaudah Ana kekamar dulu ya ma." Ana pun pergi ke kamar nya yang berada dilantai dua. Rumah Ana memang berlantai dua dengan ukuran yang tidak terlalu besar, papa Ana bekerja sebagai karyawan biasa di perusahaan XX sementara ibu nya hanya ibu rumah tangga dan kedua kakak Ana bekerja diluar daerah.
" jangan lupa makan ya nak, jangan ketiduran lagi, liat tuh badan kamu kayak tengkorak berjalan."
"Iya ma." jawab Ana dan langsung menutup pintu.
Ana langsung meletakan tas sekolahnya dimeja belajar dan langsung meraih handuk untuk membersihkan diri. Setelah selesai mandi Ana pun turun untuk makan malam.
" Ma, papa belum pulang juga?. sambil melangkah kemeja makan dan mengambil piring meletakan nasi dan lauk pauk ke piring kosongnya.
"Belum, papa kamu hari ini lembur mungkin sebentar lagi pulang."
"Mama gak makan" tanya Ana sambil menyendok makanan kedalam mulutnya.
" Mama udah makan tadi, kamu tuh ya kalo makan jangan sambil ngomong. gak baik, ya sudah lanjut saja makannya mama mau kekamar dulu."
Hanya dijawab dengan anggukan oleh Ana. Setelah selesai makan Ana langsung ke kamar nya, dia duduk di tempat tidurnya sambil memainkan HP nya. tidak lama ada panggilan masuk dari nomor yang tidak dikenal di HP nya.
Ana ragu untuk mengangkatnya karena dia merasa takut, takut kalau ternyata itu nomor dengan pencuri dengan modus hipnotis.
"Ihh, nomor siapa sih ini. jangan-jangan diangkat. bahaya nantik kalau gue di hipnotis terus gue diculik." ucap Ana.
karena deringan di HP nya tak kunjung berhenti akhirnya dengan terpaksa dan mengumpulkan keberanian Ana mengangkat telfon itu.
"Hallo, Assalamualaikum." suara penelfon di sebrang sana.
"Waalaikumsalam. dengan siapa nih?,ada perlu apa ya?." Ana menjawab salam dengan dibubuhi dua pertanyaan sekaligus.
"Gue Suroyo Hartono."
"Hah, ada apa lo nlfn gue?." Tanya Ana dengan panggilan tidak formal lagi.
"Gue mau besok kita berangkat sekolah bareng, gue jemput lo besok jam 6:30."
"Gue gak bisa, gue udah janji berangkat sama Maya."
__ADS_1
"Lo gak inget sama janji lo?. apa lo mau gue jadiin trending topik surat lo itu?." ancam kak Suroyo.
"Tapi gue udah janji sama sahabat gue Maya." Jawab Ana dengan lemas.
"Udah lo share alamat lo sekarang juga dan lo simpen nomor gue, besok gue jemput lo." Kak Suroyo langsung mematikan telfon nya.
"Sumpah ya lo tuh gak kayak yang gue pikir dulu, ternyata lo tu ngeselin juga ya. sesuka hati lo nyuruh-nyuruh orang. mana langsung dimatiin lagi." Ucap Ana dengan kesal dan membanting HP nya diatas kasur.
Setelah membanting Hp itu Ana mengambil kembali HP nya dan langsung menge save nomor kak Suroyo dan langsung memberikan alamat rumahnya, dan setelah itu dia mengirimi pesan kepada Maya agar Maya besok berangkat duluan tidak usah jemput dia.
Ana merasa badannya begitu capek karena mengikuti MOPDIk beberapa hari ini dan besok adalah MOPDIk terakhir, Ana menuju kamar mandi untuk menggosok gigi dan mencuci mukanya, Lalau Ana pun merebahkan badannya ketempat tidur tak lama Ana pun tertidur pulas dengan mulut yang menga nga.
...****************...
"Tok..tok.tok, An bangun!!." teriak mama Aisah sambil mngetuk-ngetuk pintu kamar Ana.
Dengan malas Ana mengumpulkan tenaganya untuk bangun dan membuka pintu kamarnya.
"Kamu belum mandi juga?, tuh ada temen kamu jemput kamu."
"Ana gak berangkat sama Maya hari ini ma, mama suruh aja Maya berangkat duluan." ucap Maya karena Ana berfikir bahwa itu Maya.
"Kamu cepatan mandi gih sana, yang jemput kamu bukan Maya tapi cowok."
Tidak berapa lama Ana turun dari kamarnya, dia melihat kak Suroyo sudah duduk di ruang tamu, perut Ana berbunyi dia merasa lapar dan jika dia sarapan dulu sudah jelas nantik terlambat dan tidak enak juga dengan kak Suroyo.
"Ma, Ana berangkat dulu ya." sambil menyalami mamanya yang duduk di ruang tamu juga.
"Ayuk kak berangkat." Ajak Ana kepada kak Suroyo.
kak Suroyo pun berdiri dan menyalami mama Aisah.
"kalian hati-hati ya." ucap mama Aisah yang mengekori Ana dan Kak Suroyo menuju depan pintu.
Ana dan kak Suroyo tiba di depan gerbang rumah Ana dimana mobil kak Suroyo terparkir.
"kakak bawa mobil?." tanya Ana.
"Iya, biar gak telat. habis nungguin gorila bangun tidur." ledek kak Suroyo.
"Sudah cepat masuk." perintah kak Suroyo kepada Ana sambil membukakan pintu mobil untuk Ana, setelah itu kak Suroyo agak sedikit berlari untuk memutari mobil menuju pintu kemudi.
__ADS_1
Kak Suroyo mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang. Tidak ada suara dimobil itu kecuali suara klakson pengguna jalan yang lain.
Akhirnya tidak berapa lama mereka pun sampai didepan gerbang sekolah, kak Suroyo pun langsung memarkirkan mobilnya di khusus untuk parkiran mobil.
Ana pun langsung membuka pintu mobil namun ditahan oleh kak Suroyo.
"Nantik kamu pulang sama saya lagi." ucap kak Suroyo.
Eehh gak taunya ada suara bergemuruh diperut Ana, yang membuat pipi Ana memerah karena malu.
"Kamu lapar?. apa kamu belom sarapan?."
"Malah pakek nanya lagi, udah tau gara-gara lo gue gak sarapan. coba aja kalo Maya yang jemput gue cacing-cacing didalam perut gue gak bakaln konser." ucap Ana dalam hati.
"Belum kak,." jawab Ana dengan malu.
Setelah melihat jam di tangannya kak Suroyo langsung menggandeng tangan Ana untuk ke kantin.
"Eh mau kemana kak?. sambil berusaha melepaskan gegaman tangan kak Suroyo walaupun tidak berhasil.
Saat sudah sampai dikantin kak Suroyo langsung melepaskan gegaman tangannya dan menyuruh Ana duduk di kursi yang didekat kak Suroyo.
Ana pun duduk di kursi itu.
"Kamu mau makan apa?." tanya kak Suroyo.
"Nasi goreng sea food sama es teh manis aja." jawab Ana.
Kak Suroyo pun menuju tempat pemesanan makanan dan kembali ketempat duduk dengan membawa nasi goreng satu dan 2 es teh manis untuk Ana dan untuk dia sendiri.
"Ini kamu cepetan makan, waktu masuk tinggal 12 menit lagi." perintah kak Suroyo sambil menyodorkan nasi goreng kepada Ana. Ana pun langsung memakannya dengan sedikit cepat dari biasanya.
Setelah nasi goreng dan es teh tandas di lahap Ana, kak Suroyo menuju kasir kantin untuk membayarnya, karena bel masuk sudah terdengar mereka segera berjalan menuju kelas dengan bersamaan.
"Makasih ya kak traktirannya.".
Namun ucapan Ana tidak dibalas oleh kak Suroyo, kak Suroyo langsung masuk kedalam ruangan kelas MOPDIk yang tentu teman-teman yang lain sudah ada disana.
"Baru aja gue mau bilang lo itu baik, eh lo nya malah kayak gitu. klo tau kayak gini ogah gue ikutin kemauan lo. lagi pula ini kan salah lo, karena lo gue gak sarapan dirumah." gerutu Ana dalam hati, dia pun langsung masuk kedalam kelas. Maya yang melihat Ana baru masuk dia pun kaget, karena hampir berbarengan dengan kak Suroyo.
Hallo kak, buat yang udah baca tolong like,komen dan vote ya.
__ADS_1
mohon di maklumin jika banyak kesalahan, karena saya pemula. untuk itu saya mintak koreksiannya kak, buat yang udah baca.
Terimakasih😊'