KAKAK KELAS IDOLAKU,CEOKU SUAMIKU

KAKAK KELAS IDOLAKU,CEOKU SUAMIKU
Episode 7


__ADS_3

Setelah HP milik Ana dikembalikan oleh kak Suroyo, ia pun langsung keluar ruangan kelas. Begitupun Ana dia langsung keluar menuju parkiran dimana hanya tinggal Maya yang berada diparkiran itu yang menunggu Ana. Saat Ana baru sampai di parkiran Ana langsung dihujani pertanyaan dari Maya.


"Lo kemana aja sih? lama bener, gue udah nungguin lo dari tadi disini. Apa jangan-jangan lo ketiduran kalik ya di kelas, atau jangan-jangan lo bikin masalah sama kakak MOPDIK ya?."


"Duuhh,, May, lo bisa gak sih gak usah banyak tanya, gue lagi nungguin HP gue yang diambil oleh kak,,,." Ana menutup mulut nya dengan kedua tangannya, karena dia hampir saja keceplosan.


"Hah!, maksut lo apa An?." Tanya Maya yang penasaran.


"Udah, ayo pulang.Tpi lo yang nyetir ya." perintah Ana.


"Laahhh, kok gue sih May?. ya udah deh sini kunci motor nya."


Ana pun langsung memberikan kunci motor nya kepada Maya. Maya pun mengambil nya. lalu mereka pun pulang.


Ditengah perjalanan Ana terus saja berfikir, bagaimana caranya supaya dia mengatakan semuanya tentang kejadian dia sama kak Suroyo.


"May, gue mau ngomong sesuatu sama lo.Ta,,pi lo jangan marah sama gue ya?." memukul pelan pundak Maya agar Maya bisa mendengar ucapannya.


"Yaelah An.kalo lo mau ngomong, ngomong aja. kayak sama siapa aja, biasanya kan lo langsung to the point." jawab Maya.


"Hmmmm,, gu,,e. Gue, gue mau mampir ke toko buku dulu, gue mau cari buku novel." Ana ragu untuk berterus terang dan mengatakan yang sejujurnya kepada Maya.

__ADS_1


"Heh, ya ampun An. Gue kira apaan." Menggelengkan kepalanya.


"Ya allah, gimana ini ya. Aku pengen jujur sama Maya, tapi aku gak punya keberanian, aku takut Maya bakal marah."Batin Ana dalam hati.


"Lo mau ketoko buku mana?." lamunan Ana terhenti saat Maya menanyakan toko buku kepadanya.


"Toko buku XX aja deh." jawab Ana.


Terkadang kebohongan memang dapat membuat seseorang bahagia,walau hanya sementara.


Tapi buat apa berbohong jika pada akhirnya kebohongan itu lebih menyakitkan dari pada kejujuran.


Akhirnya setelah menempuh waktu 10 menit, mereka pun sampai disebuah toko buku.Ana dan Maya masuk kedalam toko buku itu, mereka memutari setiap rak buku disana untuk mencari sebuah novel yang lagi dicari oleh Ana, tak sengaja mereka bertemu dengan kak Suroyo dan kak Rifki.


sapaan Maya hanya dibalas senyuman oleh kedua pria itu.


"Kenalin kak aku Maya." sambil menjulurkan tangan yang disambut oleh kak Rifki dan kak Suroyo.


"Dan kenalin ini Ana kak." sambil menarik tangan Ana, dan tentu disambut terlebih dahulu oleh kak Suroyo baru kak Rifki.


"Kalian ngapain kesini?." tanya kak Rifki

__ADS_1


"Nemenin Ana nyari buku novel kak." jawab Maya, Ana hanya tersenyum.


"Kanapa sih pakek ketemu ni orang." batin maya dalam hati.


"Oohh, sudah ketemu novelnya?." Tanya kak Suroyo.


"Sudah kak. kalo begitu kami pamit dulu ya kak." jawab maya sambil menarik tangan Maya keluar dari toko buku itu,Sebelumnya mereka menuju kasir untuk membayar buku yang diambil oleh Ana, ntah buku apa yang diambil oleh maya karena dia hanya langsung mengambil buku itu agar bisa cepat pergi dari tempat itu.


Sementara didalam toko kak Suroyo dan kak Rifki masih saling berpandangan.


"Kanapa tuh sih Ana?." Tanya kak Rifki kepada kak Suroyo sambil menggelengkan kepala.


"Mana gue tau, mungkin dia gak kuat ngeliat ke gantengan gue." dengan PD nya kak Suroyo.


sementara diluar toko buku itu Ana terus menarik tangan Maya hingga sampai ke parkiran motor mereka.


"Lepasin loh An, sakit tangan gue. lagian lo kanapa sih buru-buru. gue kan masih pengen ngeliat pangeran gue."


"Udah,ayok pulang. Ntar gue dicariin mama gue." Sambil menghidupkan motornya. Dan Maya langsung duduk di jok belakang motor. Ana pun menyeteri motor nya dengan kecepatan sedang menuju rumah Maya.


Hai kak. Kasih jempol,vote dan komentar nya ya. Biar lebih semangat untuk bikin Novelnya.

__ADS_1


Tolong di maklumin ya kak, Saya baru belajar. Terimakasih😊


__ADS_2