
Hari libur yang lama setelah ujian adalah hari dimana yang di nantikan setiap murid di sekolah tak heran jika mereka menyukai liburan dan asyik bermain dirumah maupun diluar rumah.
Berbeda dengan Wati ketika libur dia hanya berdiam diri dirumah, jarang bergaul dengan teman di desa nya dan hanya orang orang tertentu yang dia ajak bicara...
''Tot,,tok,,tok,,!''
Ada yang mengetuk pintu rumahnya, dia kaget dan langsung menuju pintu tersebut membuka nya dan seperti biasa tak heran hampir setiap hari kurir mengantarkan pesanan nya tersebut karena dia memiliki usaha sendiri yakni belanja online di toko miliknya..
"Assalamualaikum, Paket......'' Kurir mengetuk pintu
"Waalaikumussalam pak ,ohh paket ya"
"Iya mbak ini mari di foto dulu lalu tanda terima disini"
"Baik pak terimakasih banyak "
"Sama sama mbak''
Wati menutup pintu nya kembali lalu menaruh paketnya duduk di ruang depan sambil mencari remot abu abu miliknya untuk menonton televisi, dia menoleh ke arah jendela karena dia heran kenapa kurir tersebut belum juga pergi dari rumahnya..
Dia menghampiri jendela membuka tirai dan melihat sepertinya kurir tersebut kebingungan mencari alamat si penerima paket dan menoleh kanan kiri, dia mencoba membuka pintu dan ke depan menghampiri kurir tersebut...
"Ada yang bisa saya bantu pak?, sepertinya bapak kebingungan"
''Ohh iya ini mbak rumah Laila Dimana ya desa nya sini juga katanya, rumah depan Musholla cat hijau sebelah sekolah paud''
"Boleh lihat alamat lengkap nya pak"
__ADS_1
"Silahkan ini mbak'' (Sambil menyodorkan paket tersebut)
''Ohh ini , bapak lurus saja kesana nanti ada gang pertama belok kiri nanti bapak ketemu jembatan habis itu ada pertigaan bapak belok kanan sudah sampai"
''Ohh iya terimakasih banyak mbak"
"Sama sama pak''
Kurir berangkat kembali membawa sepeda hitamnya dan tumpukan paket yang ada di jok belakang nya, Wati kembali memasuki rumahnya dan membuka ponsel miliknya.
Tak lama kemudian satu pesan masuk ke ponsel nya seperti nya Adi sedang menghubungi nya.
"Sayang''
"Iya mas ,kenapa ada keperluan apa?"
"Nge date berdua maksudnya'' jawab Wati malu
''Iya kita kencan, aku pengen ngobrol berdua sama kamu tuan putri'' Adi menggoda nya
"Bisa, Kapan?''
''Hari Sabtu, Jam 10 pagi bisa ngga?"
''Iya bisa"
"Datang ya aku tunggu'' Jawab Adi tersenyum
__ADS_1
''Iya pasti datang"
Setelah mereka chatting begitu lama Adi mulai menutup obrolan nya karena ada tugas yang harus dia selesaikan.
Hari Sabtu sudah datang kini sudah pukul 10:00 Wati mulai bersiap siap untuk menemui Adi yang mengajak nya berkencan ,dia mandi lalu mengenakan celana jeans biru dengan atasan hitam nya tak lupa memakai jilbab juga.
Dia berpamitan dengan ibunya dan mulai berangkat untuk menemui pujaan hati nya sedangkan Adi sudah menunggu lama di tempat mereka kencan.
Adi kaget ketika Wati datang, dia terpesona melihat penampilan Wati yang dandan begitu cantik dan menawan sedangkan Wati merasa kaku ketika dia menatapnya...
''Kamu terlihat begitu cantik'' Sambil menatap Wati tak henti
"Aaaah mas bisa aja, jangan gitu dong'' Jawab Wati tersipu malu
"Sungguh''
"Oiyah mas udah lama ya nungguin aku?''
"Sekitar 20 menit aku disini"
Lalu Adi memanggil karyawan cafe tersebut dan memesan makanan untuknya dan tuan putri nya
"Kamu mau pesan apa''
"Terserah mas aja"
Mereka memesan makanan yang sama , sambil menunggu makanan itu datang mereka berbincang bincang dengan serius.
__ADS_1
Adi memberitahukan bahwa dia bulan depan mau berangkat tes untuk menjadi seorang abdi negara yakni menjadi seorang tentara dan tes nya akan segera dia lakukan setelah wisuda nya Minggu depan.