
Hari ini hari sibuk di sekolah karena banyak kegiatan yang harus dilakukan oleh kelas 3 karena hari dimana ujian praktik dimulai dan waktu jadwal praktik memasak, Wati yang masih duduk di kelas 2 tetap KBM seperti biasa.
Saat itu Adi dan kedua temannya bertamu di kelas Wati karena kebetulan ada keperluan dengan guru yang mengisi di kelas Wati,Wati kaget dan tampak malu dia menyembunyikan wajahnya dan sedikit melirik Adi yang berdiri di depan pintu kelas dengan ucapan permisi dari Adi.Adi tidak bisa menahan senyum nya saat melihat Wati begitupun sebaliknya. Setelah Wati tau temanya yang bernama Robbik itu melirik mereka berdua yang saling memberi kode dengan senyuman,Wati tertunduk dan tidak menoleh kepada Adi. Keperluan Adi selesai mereka pergi meninggalkan kelas Wati.
"Ohh dia ternyata" Sapa Robbik menggoda
"Dia apanya" Wati mencoba menyembunyikan
"Aku tau kok siapa yang kemarin membuatmu senyum sendiri" Gumam Robbik
"Robbik nggk jelas deh" Wati panik
"Bilang aja gapapa,aku sudah tau kok dari gerak gerik nya sudah kelihatan" Robbik senyum
__ADS_1
"Nggk,Bukan" Jawab Wati
"Nggak usah ditutupi dong mas Adi" Robbik menggoda
"Eeh nggk bik,ngawur aja" Wati tersenyum malu
"Aaahh setuju banget aku dah,Sip aku suka" gumam Robbik gembira
"Udah jangan rame" Jawab Wati
"Hehehehe udah diem'' jawab Wati
Kini mereka berdua sudah saling cerita tentang cinta mereka begitupun Wati,Dia sudah menceritakan hal itu dengan Yuni sahabat nya dan Yuni ikut gembira bahkan minta traktiran dari Wati. Tak hanya begitu kadang jika Wati dan teman temannya bersalipan dengan Adi mereka suka menggoda Wati dan Adi sehingga rasa malu semakin kelihatan di raut muka Wati dan mencubit pinggang temannya.
__ADS_1
Dua Minggu sudah berlalu,Adi di tanyai oleh ayahnya soal perasaan Adi,Adi menjawabnya dengan jujur dan apa adanya yang dia rasakan,Ayahnya menyetujui kalau Adi cinta sama Wati,Ayahnya pun bercerita kepada Ibunya Adi dan Ibunya juga suka sama Wati,Ibunya pengen sekali bertemu Wati tapi Wati selalu menolak permintaan Adi karena Wati malu untuk bertemu dengan keluarga Adi sekaligus Wati juga takut karena keluarga Wati belum ada satupun yang tau kalau Wati mulai dekat dengan seseorang.Wati tidak berani bercerita dengan keluarga nya soal perasaan dia terhadap pemuda yang dia cinta,karena dia masih kelas 2 dan mau naik kelas 3 sedangkan Adi baru saja lulus.
Wati mulai bercerita dengan teman-temannya tentang perasaan Adi padanya,ketiga temannya itu hanya terdiam senang mendengar cerita Wati karena mereka bertiga masih belum memiliki pasangan atau pujaan hati hehehehe kasihan sekali....
"Gimana Wat kok bisa kamu Deket sama dia,Dia kan anak kepala sekolah kamu nggak malu kalau bertemu dengan pak kepala?'' Tanya Lail
"Aku juga tidak tau,Dia yang mendekati aku aku mencoba menghindari tetapi tidak bisa,dia yang mengejar ku,Aku juga sungkan kalau ketemu pak kepala sekolah karena selalu digoda oleh beliau'' Jawab Wati
''Beliau setuju?" Tanya Robbik
"Yang nyuruh minta kepastian kan beliau" Jawab Wati
"So what, Bahagia nya aku kalau jadi kamu, udah direstuin sama calon mertua" Jawab Lifa dan Robbik
__ADS_1
"Ehh,Ngawur aja kamu iya kalau jodoh,Tapi semoga saja jodoh semua kupasrakan sama Allah" Gumam Wati
Robbik,Lail,Lifa " Aaaamiiiinn"