
3 TAHUN KEMUDIAN
Semenjak kejadian itu, semuanya berubah, Sean sering melakukan kekerasan fisik dan batin pada Anna, entah saat Anna bersalah atau hanya karna Sean ingin. Dan Anna,dia menjadi orang yang sangat tertutup,pendiam dan saat Sean menyiksanya, dia hanya diam sambil menangis karna rasa sakit yang di rasakannya. Bedanya tak ada tangisan sambil memohon, karna Anna lelah untuk menangis dan memohon. Karna selama atau sekuat Anna memohon dan menangis,Sean tak kan pernah berhenti.
sampai sekarang orang tua mereka tak mengetahui tindakan Sean pada Anna,karna Sean melakukannya saat orang tua mereka tak di rumah, orang tua mereka jarang di rumah,orang tua mereka dalam sebulan bisa sampai dua minggu ke luar kota.
Jadi bisa di perkirakan betapa menderitanya Anna.
Seperti saat ini Anna tengah berlari di jalanan sambil terengah engah.
Karna kejadian yang tak terduga kembali terjadi.
Tadi kakaknya, Sean pulang dengan keadaan mabuk dan hampir melecehkan Anna. Tapi sebelum semuanya terlambat Anna langsung menendang Sean dan berlari ke luar rumah. Anna bersumpah takkan kembali ke rumah itu lagi. Kakaknya sudah sangat melewati batas. Anna dalam hati meminta maaf kepada Ayah dan Ibunya. Anna sudah lelah, Anna ingin pergi. Maaf telah mengecewakan Ayah dan Ibu. Anna ingin memulai hidup baru. Anna berterima kasih pada tuhan, karna seminggu yang lalu Anna sudah lulus SMA dan lagi lagi Anna bersyukur karna Anna memiliki satu sahabat yang bisa menjadi tempatnya mengadu. Sahabat tebaik Anna yang bernama Raya.
Setelah menghubungi Raya, Anna bergegas ke rumah Raya dan berencana mengambil ijasahnya beberapa hari lagi dengan orang tua Raya.
.
.
.
.
.
.
Anna yang terlelap dari tidurnya
merasakan sesuatu yang janggal. Anna mencoba menggerakan tubuhnya tapi sepertinya ada sesuatu yang menahan pergerakannya. Anna pun membuka matanya malas,namun matanya langsung melebar saat menyadari sang kakak berada di atas tubuhnya. Dengan posisi sedang mencium anna dengan mata terpejam. Anna pun memutuskan untuk berpura pura tidur. Anna pikir kakaknya pasti akan pergi, tapi dugaan anna salah ciuman kakaknya turun ke leher,dengan tangannya yang mulai masuk ke baju kebesaran anna. Saat itu juga anna langsung mendorong kakaknya.
"Kakak apa yang kau lakukan?!" Dorongan dari anna hanya membuat sean terduduk di atas tempat tidur.
"Aku melakukan yang seharusnya aku lakukan dari dulu "ucap sean sambil bergerak mendekati anna.
"Mak.. maksud kakak ap.. apa?"
Ucap anna sambil bergerak mundur.
"Diamlah dan ikuti saja permainan ku atau aku akan menghukum mu"
"Ka.. kakak sedang mabuk. Akan ku antar kakak ke kamar kakak"
"Diam anna atau aku akan berbuat kasar" ucap sean sambil mencoba membuka baju anna.
"Aaaaa.... kakak!!!... jangan!!!!" Teriak anna.
Ternyata tadi itu hanya mimpi, lebih tepatnya masa lalu anna.
Kenapa kejadian 2 tahun yang lalu selalu datang di mimpi anna?. Anna hanya ingin hidup tenang.
Dengan tubuh yang berkeringat anna bangkit menuju dapur untuk mengambil air.
Setelah kejadian 2 tahun yang lalu anna memutuskan untuk pergi dari kehidupan keluarga angkatnya. Dan anna memutuskan untuk pergi dari kota dan menetap di pinggiran kota. Di suatu tempat yang tidak bisa di sebut kota, maupun desa. Anna sudah berkuliah sampai semester 4 dan bekerja paruh waktu di sebuah cafe. Anna tinggal di sebuah flat yang ia beli2 tahun lalu.
Anna selama masih bersama keluarga angkatnya,anna di beri uang saku yang bisa di bilang besar untuk ukuran anak sekolahan. Uang jajan anna selama 1 minggu bisa ia gunakan selama 1 bulan.
__ADS_1
Anna pun membuka tabungan sendiri di bank atas namanya tanpa sepengetahuan orang lain.
Anna sudah merencanakan itu semua jauh jauh hari. Anna ingin segera pergi. Alasan anna bertahan hanya untuk menyiapkan semuanya dengan matang dan pergi dengan total. Dan juga menghabiskan waktu lebih lama dengan ayah dan ibu angkatnya.
Setelah kejadian itu anna mengambil semua uangnya untuk keperluannya.
Untuk kuliah? Anna merupakan gadis yang cerdas, jadi tak sulit untuk anna mendapatkan biaya siswa.
Selama 2 tahun ini anna tak tau bagaimana kabar keluarga angkatnya. Bukannya tak tau diri,tapi anna sudah lelah dengan siksaan kakak angkatnya.
Setelah menyegarkan tenggorokannya anna kembali tidur, karena saat anna melirik jam dinding masih menunjukkan pukul 02.00 pagi.
.
.
.
.
Keesokan harinya anna bergegas untuk berangkat kuliah, anna mengambil kuliah pagi supaya siangnya dia bisa bekerja. Anna yang tak sempat sarapan menuju kantin untuk sarapan.
"Hai anna" sapa teman anna yang bernama Mui
"Hai juga mui" jawab anna sambil membawa makanannya untuk bergabung dengan Mui di meja kantin.
"Anna kau tau-"
"Tidak aku tidak tau"
"Aku belum selesai bicara anna!"
"Aku dengar kampus ini sudah berpindah tangan"
"Maksud mu?" Tanya anna sambil mengerutkan dahinya.
"Maksud ku pemilik kampus ini sekarang sudah ganti dan besok akan ada penyambutan untuknya, dan aku dengar dia masih muda!" Jelas mui
"Ohh"
"Oh saja?!"
"Lalu aku harus bilang apa?"
"Ah elo ma nggak asik😞
Oh iya besok temenin guwe buat ngeliat acara penyambutannya ya? Di aula"
"Nggak ah males"
" ayo dong please!!!?"
"Ck iya deh"
" nah gitu kek dari tadi"
.
__ADS_1
.
.
.
Besok harinya.
"Ayo na cepet!" Ucap mui sambil menarik tangan anna.
"Iya mui! sabar napa"
Setelah mereka sampai di aula, mereka duduk di kursi paling belakang, karna hanya kursi itu yang tersisa.
"Na kata anak anak, pemilik kampus yang baru masih muda trus ganteng, gw jadi nggak sabar mau liat orangnya kayak apa!!" Ucap mui sedikit histeris
"Hmmm" jawab anna singkat.
Acara pembukaan sudah berlalu, sekarang giliran acara inti yaitu pemilik kampus yang baru menaiki podium(bener podiumkan ya?atau salah?)
DEG
jantung anna serasa berhenti bagaimana tidak, orang yang menaiki podium adalah....
"YA AMPUN ANNA !!! DIA GANTENG!!! GANTENG BANGET INI MA!!!" teriak mui histeris,hampir semua siswi di sini berteriak histeris kecuali anna.
" na? Anna? ANNA!!!"
"Ahh... ya? Apa?"
"Ih lo ma... itu GANTENG BANGET!"
"Ahh.. iya....
Emm mu gw mau ke toilet sebentar ya"
" iya, yaudah sana, jangan lama lama, mau di temenin nggak?"
"Nggak usah"
Anna pun bergegas pergi dari aula. Dan dari kejauhan ada yang memandanginya sambil sedikit tersenyum evil"aku menemukan mu"batinya.
Anna duduk di kloset kamar mandi, terdiam sambil menatap kosong ke depan. Otaknya buntu, anna bingung, terkejut, takut, marah, semua rasa bercampur aduk saat ini.
Dia....
Pemilik kampus yang baru adalah kakaknya!, kenapa dunia sangat sempit!, atau mungkin takdirnya sedang mempermainkannya?.
Setelah anna membasuh wajahnya di wastafel, anna bergegas keluar. Tapi saat anna membuka pintu tiba tiba bahu anna di dorong hingga anna mundur kebelakang, bahunya terus di dorong sampai punggungnya menabrak dinding. Anna tentu saja terkejut,keterkejutannya meningkat 2× karena yang mendorong bahunya adalah sean kakak angkatnya.
"Long time no see anna" ucap sean dengan wajah yang hanya berjarak beberapa senti dari Anna. Matanya seperti mengintimidasi wajah anna terutama mata Anna yang terhalang oleh kaca mata yang anna kenakan.
Anna pun langsung mendorong sean dan mencoba lari. Tapi baru beberapa langkah sean langsung menarik tangan anna, sampai punggung anna membentur tembok.
" mau memcoba kabur?" Ucap sean sambil mengeratkan pegangannya pada tangan anna.
"Hiks...lepas" anna mulai menangis karna takut dan mencoba melepas genggaman sean.
__ADS_1
"Jangan pikir kau akan hidup dengan tenang setelah apa yang terjadi" ucap sean sambil menghempaskan tangan anna dan meninggalkan anna, dan anna pun merosot kebawah dan menangisi nasibnya.
Toilet sedng dalm keadaan sepi karna para mahasiwa kebanyakan sedang berada di aula.