Kakak Tiriku

Kakak Tiriku
end


__ADS_3

"haha.... merindukan ibu mu? siapa? bibi jang? aku sudah tau anna bibi jang itu bukan ibu mu"


"mak... maksud tu.. tuan?"


"ingatan ku sudah kembali" jawan sean santai.


"a...ah be... begitu ya... syukurlah. ka..kalau begitu saya pa.. pamit dulu tuan."


apa yang harus ku lakukan? astaga ingatan kak sean sudah kembali, dia tau kalau bibi jang bukan ibu ku. i... itu artinya kak sean pasti juga sudah tau kalau anna adiknya? aku harus segera pergi dari sini!. batin anna.


saat anna pergi meninggalkan sean, untung sean tidak menahannya / memanggilnya. setelah anna sampai di kamarnya, anna langsung mengemasi barang barangnya yang jumlahnya tak seberapa.


.


.


.


saat jam sudah menunjukan pukul 1 malam, anna keluar dari kamarnya sambil membawa tas.


Saat anna hendak membuka pintu keluar tiba-tiba ada yang memeluk anna dari belakang. siapa lagi kalau bukan sean. tubuh anna merinding seketika saat sean berbisik di telinganya.


" kau mau ke mana?"


yang lebih parahnya lagi sean bau alkohol. perasaan anna semakin tak enak.



(posisinya kek gitu. wajahnya terserah kalian mo ngebayangin sp)


anna menelan ludah kemudian berucap.


"sa...saya..."


"kau mau pergi? tak semudah itu anna"ucap sean. yang membuat anna bingung ingin berucap apa.

__ADS_1


"adik kecil ku tak boleh meninggalkan kakaknya."


oh ya tuhan jadi ingatan kak sean sudah benar2 kembali?!. batin anna.


"anna aku mencintai mu tapi aku membencimu. tapi entah kenapa rasa benci ini selalu kalah oleh rasa cinta ku. kenapa anna?" ucap sean sambil membalik tubuh anna supaya menghadap ke arahnya.


"ta... tapi kak kita ini saudara"


"tapi kita tak memiliki hubungan darah setetes pun anna!"


"tap... tapi kak... aku takut..."


"takut pada ku?"tanya sean. dan anna hanya mengangguk kebagai jawaban mengiyakan.


"a... aku bisa jelaskan anna. tapi sebelum itu aku minta maaf atas semua perilaku buruk ku pada mu."


"ba..baiklah jelaskan."


flashback on


5 tahun yang lalu saat sean masih menjadi seorang mahasiswa. sean dan teman-temannya sering menyumbang uang, makanan, ataupun mainan di sebuah panti asuhan. saat sedang di panti asuhan sean melihat seorang gadis yang selalu tersenyum.  sean menyukai senyuman gadis itu, gadis itu sangat periang, mandiri, dan cantik. saat mengunjungi panti asuhan itu sean tak pernah absen untuk sekedar melihat gadis itu, tapi gadis itu tak pernah melihat ke arahnya karena terlalu sibuk dengan dunianya sendiri tapi, sean tahu dibalik keceriaan gadis itu dia memendam lukanya sendiri, karena pernah sekali,saat sean sedang mencari-cari sosok gadis itu. sean.melihat gadis itu sedang menangis di bawah pohon entah karena apa. tapi sean tahu dia terluka, bisa ditebak dari tangisannya yang terdengar memilukan hati. saat sean bertanya pada penjaga panti siapa nama gadis itu penjaga panti itu memberitahu nama gadis yang dimaksud sean bernama anna.


mulai detik itu juga sean berusaha membenci anna dan berusaha untuk melupakan anna. sean bersikap buruk pada anna supaya anna tidak betah menjadi adek angkatnya.


sampai pada puncaknya suatu malam sean banyak minum karena sean frustrasi, perasaannya pada anna semakin hari semakin bertambah dan malam itu sean hampir memperkosa anna. tapi untung saja anna bisa melarikan diri.


orang tua sean marah besar karena anna tak ada di rumah. saat mereka bertanya pada sean. sean hanya menjawab tidak tahu.sean sebenarnya khawatir tapi....


orang tua sean selalu mencari anna sampai pada suatu malam mobil yang dikendarai orang tua sean mengalami kecelakaan dan sean? sean terpukul karena hal itu. hari-hari sean terasa hampa dan dia.... dia merindukan anna.


Beberapa tahun kemudian sean sudah menjadi CEO di perusahaan peninggalan orang tuanya.sampai perusahaan sean masuk dalam jajaran perusahaan sukses di negara ini.


dengan uang semua bisa dilakukannya. sean menyuruh orang suruhan nya untuk mencari tahu di mana anna karena dia merindukannya.


Saat sean menemukan anna sean jadi gelap mata oleh rasa benci sesaat. dan sean pun menyuruh suruhannya untuk menculik anna.

__ADS_1


sean meluapkan rasa rindunya dan juga amarahnya pada anna mungkin karna orang tuanya meninggal atau karna anna pergi meninggalkannya 2th lalu.


tapi suatu malam saat sean pulang dari kantornya, mobil sean mengalami kecelakaan karna mobil di depan mobil sean tiba tiba berhenti mendadak dan terjadilah kecelakaan beruntun 3 mobil. mobil di depan sean, mobil sean, dan mobil di belakang sean. kepala sean terbentur cukup keras yang menyebabkan sean hilang ingatan.


saat sean hilang ingatan ada seorang gadis yang selalu menemani dan menjaganya. saat bersama gadis itu entah kenapa jantung sean berdetak lebih cepat.


dan suatu hari gadis itu menemuinya dan mengatakan ingin pergi dari rumahnya, entah kenapa ada perasaan tak rela dalam diri sean. dan entah perasaan dari mana sean ingin memiliki gadis itu, hanya untuknya, selamanya.


sean pun mencari cara supaya gadis itu menjadi miliknya dan selalu di sisinya. dan akhirnya sean bertekat membawa gadis itu pergi dan sean membeli sebuah mansion di daerah yang jauh dari mansionnya saat ini. untuk di tinggalinya bersama gadisnya.


tapi siang tadi saat dia sedang mengendarai mobilnya untuk menghadiri rapat, tiba tiba ada anak kecil yang tiba tiba menyebrang jalan. sean pun terkejut dan langsung mengerem mobilnya secara mendadak. dan kepal sean terbentur setir, hanya terbentur tak sampai berdarah. dan untung saja anak kecil yang menyebrang tadi tak kenapa napa. tapi tib tiba kepala sean sakit dan memori memorinya mulai kembali dan ternyata gadis yang selama ini bersamanya dan dicintainya adalah adik angkatnya.


flasback off


"anna, aku mencintai mu. jangan tinggalkan aku, aku menyesal


"kakak"


"ya?"


"maaf aku..."


"tak apa anna aku mengerti, kau pasti membenci ku karna sikap buruk ku pada mu"


"aku belum selesai bicara kakak"


"maaf aku juga tak bisa membohongi perasaan ku sendiri. bahwa aku juga mencintai kakak."ucap anna sambil mencium bibir sean sekilas dan memeluk sean karna tak ingin sean melihat wajahnya yang memerah karna malu. karna anna baru saja mencium sean.


"terimakasih anna" ucap sean sambil mengeratkan pelukannya. tak lupa dengan senyum manis yang menghiasi wajahnya.


"kakak aku tak suka bau alkohol, ayo ku buatkan air lemon dan setelah itu kakak gosok gigi ok?!"


ucap anna setelah melepas pelukannya pada sean.


"kkk... baiklah"jawab sean sambil terkekeh.

__ADS_1


anna menggenggam erat tangan sean, begitu jua dengan sean. hari itu merupakan awal dari kebahagiaan mereka.


END


__ADS_2