
"gila ya tuh guru hobi bener ngasih ulangan harian mendadak,kali kali kek kasih uang mendadak"
Sira hanya menghela nafas saat mendengar gerutuhan Uul,pasalnya dari tadi Uul tidak berhenti berhenti mengumpati buk wulan yang memberi ulang harian mendadak.
"kamu gak capek apa mengerutu dari tadi"
"capek sik,tapi gue kesal banget Ira"
"udahlah lagian udah kejadi juga kan?"
Uul menganggukkan kepalanya setuju.
"mau pesan apa,biar aku yang mesan"
"gue bakso gak pakai mie,minum nya es teh"
"oke tunggu bentar ya"
"iya"
Sira pun pergi memesan makanan untuk dia dan juga untuk Uul.
beberapa menit kemudian Sira datang dengan dua mangkok bakso dan di bantu oleh ibuk kantin untuk membawa minumannya.
"makasih ya buk"
"iya sama sama Sira,ibuk permisi dulu ya"
"iya buk"
"thanks"ucap Uul
"sama sama"
mereka pun memakan makanan nya dengan nikmat.
"Ira lihat deh,itu ada apa ya ribut ribut"tunjuk Uul di salah satu meja paling pojok
"gak tau"ucap Sira acuh
"eh gila,itu mah si Sera"
saat Uul menyebutkan nama kakak kembarannya,Sira langsung memalingkan wajahnya ke belakang,di sana dia melihat Sera sedang berdebat dengan salah satu adik kelas dan mereka berdebat di meja satria dan teman teman nya.
"kenapa lagi tuh kakak Lo Ira"
"aku juga gak tau"
"eh Lo sini bentar deh"panggil Uul kepada salah satu siswi seangkatan mereka
__ADS_1
"kenapa"tanya nya
"Lo tadi habis lihat si sera Sam adik kelas berantam kan?"
"iya"
"mereka berantam karna apa?"tanya Uul lagi
"biasalah Lo kayak gak tau Sera aja,tuh adik kelas ngasih coklat ke satria si Sera yang lihat adik kelas itu ngasih coklat ke satria langsung ngelabrak adik kelas itu"jelas nya panjang lebar
"owalah cemburu tanpa status si Sera"ucap Uul
"dah ya gue mau ke kelas dulu"
"iya makasih infonya"
"iya sama sama"
"kakak Lo kayak nya gak waras karna cinta"Uul
"kak Sera terlalu cinta mungkin sama kak satria"
"itu bukan cinta lagi nama nya,tapi terobsesi"larat Uul
Sira mengerutkan keningnya bingung.
"maksud kamu?"
sira menutup mulutnya sangkin tidak percayanya dia karna mengetahui fakta tentang kakak nya,dan hai Sira menjadi salah satu orang yang di datangi Sera untuk di beri peringatan untuk menjauhi satria,ya walaupun Sira gak pernah dekat sama Satria orang baru kenal secara langsung semalam.
"menurut gue Sera sama sekali gak cinta sama satria,dia cuma ter obsesi"ucap Uul
"aku gak bisa berkomentar tentang ini"Sira
"ya iyalah,orang Lo belum pernah ngerasain jatuh cinta,ntar nih ya kalau Lo udah ngerasain jatuh cinta sama seseorang,Lo gak akan pernah rela dia pergi dari Lo,seakan akan dia adalah separuh hidup Lo"Uul
"sampai segitu nya"tanya Sira
"iya"Uul
"kamu udah pernah ngerasain jatuh cinta ul?"
"pernah lah"sewot Uul
"gimana rasa nya"
"rasanya seperti anda menjadi Iroman"
Sira menatap kesal Uul,dia serasa di permainkan oleh jawaban yang di berikan oleh Uul,padahal kan dia bertanya serius.
__ADS_1
"dah ah yok ke kelas"ajak Uul
"iya"Sira
****
tok
tok
tok
"permisi pak,saya mau mencari Sira,Sira bisa ikut ibuk sebentar"
"bisa buk,pak saya izin ya"
"iya silahkan"
Naura pun mengikuti langkah buk Tina.
Naura di persilahkan masuk oleh buk Tina ke dalam ruangan nya
"hm ibuk kenapa ya manggil saya"
"jadi begini Sira,kita ada perlombaan olimpiade sains tiga Minggu lagi,nah permasalahan nya mika yang di tunjuk untuk mengikuti olimpiade tiba tiba tidak bisa ikut karna dia ad sedikit masalah keluarga,jadi ibuk minta tolong sama kamu,kamu mau ya mengantikan mika untuk ikut olimpiade"
"kenapa harus Sira buk"
"karna cuma kamu yang bisa ibuk harap kan"
Sira mengangukan kepalanya mengerti.
"baik Sira mau menggantikan kak mika untuk olimpiade"
"Alhamdulillah kalau kamu mau,nantik kamu sama satria datang ke ruangan ibuk setelah pulang sekolah ya,ibuk mau memberikan materi yang akan kalian kalian pelajari".
"ha kak satria?"
"iya satria yang akan menjadi teman partner kamu"
"oh astaga apa lagi ini,kalau kak Sera tau gimana?"
"b-baik buk kalau gitu saya permisi dulu"
"iya,Sekai lagi makasih atas bantuan nya ya"
"iya buk"
Sira pun keluar dari ruangan buk Tina.
__ADS_1
Sira berjalan menuju kelas nya dengan gelisah,dia sedang berfikir apakah Sera marah jika mengetahui tentang ini?,Sira sangat takut sekarang,apalagi Sera sudah memberikan peringatan dengan nya untuk jangan dekat dekat lagi dengan satria.
bantu Sira untuk menemukan jalan keluar untuk masalah ini.