
Hay gais.... apa kabar semua
yuk lanjut baca
skip...
Matahari secara tak langsung memancarkan cahaya nya di seluruh dunia.
Namun sampai jam 07:00 Alena dan Aura belum juga bangun dari alam mimpi.
Tring tring tring bunyi handphone pun membangun kan Aura.
siapa sih yang nelpon jam segini ganggu aja deh. Batin Aura yang masih mengumpulkan nyawa diatas pangkuan kasur lembut.
Ah cuman hp nya Lena! Gw pikir siapa; Eh ASTAGFIRULLAH kagak salah nii jam udah 7:30 Ya Allah udah telat sholat telat pula Kerja ! Ih Alena nih y.
Bangun woy bangun Lena. Teriak Aura yang mengerti kebiasaan sang sahabat yang agak sedikit susah buat dibangun kan.
Lu ya kagak nyenengin hati orang dikit lah. Gerutu Alena yang berusaha mempertahankan selimut yang selalu ditarik aura dari tadi.
Ih sadar la! liat jam berapa ini๐.gw udah telat sholat telat ngantor gimana sih?! Paksa Aura.
__ADS_1
ya ampun deh ya liat kamu! gak sadar oy gua Pemilik perusahaan Bimbi! Kesal Alena kepada Aura yang terus menerus cerewet tak henti hentinya.
tapi pekerjaan gw kan;....
Gw yang nanggung hidup sahabat gw yang paling imut ini ok gw mau mandi! kau mandi lah di kamar mandi satu lagi karna gw mau ke mall. belum sempat Aura menyelesaikan kalimatnya namun Alena sudah memotong pembicaraan lalu menyuruh mereka berdua untuk segera mandi.
Dibawah guyuran shower Aura pun sedang berpikir tentang siapa yang menelepon Alena.
Ngapain dia kembali menelepon Alena untung tadi aku mengerti nama kontak nya dan berusaha tegas.
apa jangan jangan ada sesuatu yang terjadi pada ibu Siska ya? kenapa bukan Alex yang menelepon kok malah dia ih kan jadi binggung sendiri.
'Setelah selesai mandi'
kita ingin ke mall aku bosan banget, ditambah lagi urusan kerjaan gak numpuk jadi binggung coba aja ada Mira ya kita bakal ke Dufan bareng bareng.
_Ditempat lain
Walau berbeda tempat namun mereka sama sama satu tujuan yaitu Mira dan Aura mereka sama sama ingin pergi ke Australia yang satu untuk liburan dan satu lagi untuk bertemu dengan Alena.
*Apa kabar nya ya Alena disana hem... apa perlu aku kasih tau bahwa aku akan mengunjungi dia ke Australia ah lebih baik ini dijadikan kejutan. Batin Mira. lalu kembali ke dunia kesukaan nya.
__ADS_1
- Suprise...; Maksud mu apa Alena mengapa kau **membentak ku salah ku apa? aku hanya memberikan mu kejutan dengan kedatangan ku.
Alena pun pergi dengan kekesalan nya yang tak berujung lalu tiba tiba;!!!
Bruk....
tubuh Alena tertabrak sebuah mobil lalu pingsan.
Mira dan Aura yang melihat hal itu segera datang dan melihat Alena yang sudah berlumuran darah.
Kini kepala Alena yang sedang dipangku oleh Mira pun berdarah dan tak berhenti Mira yang tak bisa berpikir jernih lagi pun hanya lah menangis tak henti hentinya ia juga merutuki dirinya.
Namun Aura masih dalam keadaan Pikiran yang jernih ia pun berteriak kepada sekitar kecelakaan dia kerumunan orang orang banyak.
God, are you stupid or what! You can see my friend like this you just stay quiet ?! call an ambulance quickly. Teriak Aura dengan panik lalu menangis.
(Ya Tuhan, apakah kamu bodoh atau apa! Anda dapat melihat teman saya seperti ini Anda hanya diam saja ?! panggil ambulans dengan cepat)
Seorang gadis pun menelepon ambulans.
sisters (female) calm down first; I called an ambulance number. I happen to be a doctor, can I check it?
__ADS_1
(kakak kakak (perempuan) tenang dulu; saya sudah memanggil nomor ambulans. kebetulan saya juga dokter saya bisa memeriksanya?) Jelas gadis yang seorang dokter berumur 24 tahun.
lalu ambulans pun datang tak hentinya kabar menunjukkan bahwa Alena pasti dalam keadaan kritis***.