
Aku pun segera untuk ke kamar ibu. Alena pun segera mengetuk pintu. Dan wanita yang ia panggil ibu tersebut keluar dan berkata kepada anaknya.
"lho ada apa, lena" tanya sang ibu
"I-tu bu tadi Alex telfon katanya ayah udah meninggal!!" ucap ku.
"Apa!!! Gak mungkin lena gak mungkin"
"sudah lah bu lebih baik kita kemas pakaian karena kita akan ke bandara, mereka tinggal di Australia." ucap ku menjelaskan.
"I - iya nak ayo kamu kemas pakaian kamu."
Alena pun segera memesan taksi yang akan ditumpangi mereka ke bandara.
Sesampainya di bandara.
Alena pun segera ke bagian pengambilan tiket.
" Boleh saya liat scan kode id tiket anda" kata karyawan tersebut
" hem... Penerbangan atas nama Alex Bimbi." jawab Alena
" tunggu sebentar, akan saya check terlebih dahulu." kata sang karyawan.
" baik mbak Alena ini tiketnya pesawat sudah menunggu di pos 2 terima kasih."
__ADS_1
Alena pun menyusul mama nya yang sedang menunggu dia untuk check ini pesawat.
"Ayo ma, pos 2"
Kami pun segera ke pos 2 dan segera naik pesawat.
Pesawat yang melewati berbagai rumah sawah dan lautan memiliki penumpang yang bertaut muka sepanjang jalan dengan kesedihan.
Tak terkecuali siska, Ia begitu terlihat sangat buruk. Juga nampak dan sangat terlihat jelas Alena hendak menangis di pelukan sang ibu tapi ia mengurungkan niat nya karena melihat sang ibu sangat pucat.
Sydney 13:40, Australia
Kami pun terhunyung hunyung melihat Alex sudah datang di bandara menjemput kami.
Kami pun pergi ke rumah sakit, dengan kondisi yang beda ibu tidak seperti tadi Ia lebih kuat setelah bertemu dengan Alex. Sementara, Alena terlihat sangat kacau karena Wanita itu belum pernah melihat mayat di ruangan rumah sakit terlebih lagi itu ayah nya sendiri.
Ibu sudah masuk ke ruangan tadi terdengar sangat jelas ia menangisi Ayah. Dan tentunya Alena tidak berani masuk karena memang Ia sangat takut mayat yang masih di rumah sakit.
"Lho Alena, kamu kenapa gak masuk nak?” tanya ibu.
"Alena takut bu?!"
" Nak kamu harus masuk itu ayah mu lho"
"Bu, Alena tau yang didalam itu ayah tapi Alena takut bu."
__ADS_1
" kalo kamu tau ayo masuk "
" bu kenapa sih kalian itu memaksa aku, kalo aku bilang takut pasti aku takut."
"Alena, kamu gak boleh benci ayah mu nak."
" Ya Tuhan, bu Alena gak benci ayah Tapi alena takut bu.
"Tapi nak ia Ayah mu." kata ibu dengan sedikit teriak
" Bu, Alena bilang enggak ya enggak. Ibu kenapa jadi gini sih !!"
Aku pun pergi dengan wajah yang cemberut.
Sialan., kenapa ini semua terjadi sama aku sih! Pertama ditinggal ayah kedua dimarahi ibu. Kenapa jadi gini sih.
Lebih baik aku tinggal disini mengurus perusahaan sambil kuliah.
Dia pun segera ke ruangan tadi lalu meminta maaf dan syukurlah emosi ibu sudah membaik dan berkata akan tinggal di australia.
Akhirnya disetujui oleh ibu dan Alex akan mengantikan aku menjaga ibu di Indonesia
jangan lupa like, rate bintang 5 dan juga komen di kolom komentar dengan kata yang positif dan sopan
TBC
__ADS_1