Kapan Aku Bahagia

Kapan Aku Bahagia
Ke Australia


__ADS_3

"Ada apa dengan istri saya, dokter? Dia baik baik saja kan!" Tanya Azrian kepada Dokter yang baru keluar dari ruangan pemeriksaan tersebut.


Sebelum Dokter menjelaskan tak lama kemudian Clara sudah keluar dari ruangan tersebut.


"Selamat ya, pak. Istri anda sedang mengandung sudah 3 minggu! Mohon dijaga Asupan makan nya dan jangan menyakiti batin ataupun fisik Bu Clara! Untuk resep Obat sementara ini pak; silahkan ditebus di Apotek terdekat." Ucap sang dokter menjelaskan keadaan Clara.


"Baik dokter nanti saya tebus, terimakasih!"


"Kau dengar itu Len! Clara hamil dan aku hampir kehilangan anak kedua kali nya gara gara kecerobohan mu; bisa tidak jangan selalu kebawa emosi kalo bicara dengan Clara!" Tukas Azrian memperingatkan atau lebih tepatnya dengan nada yang mengancam.


"Kau bilang aku tidak bisa kebawa emosi bicara dengan istrimu tapi kau sendiri juga kebawa emosi karna hal ini? Kau kan tak kehilangan anak dan satu lagi aku emosi karna Clara menghina adikmu, tidak kah kau tau mana ada seorang kakak yang akan membiarkan adiknya dibilang seperti itu tadi cuman kau yang seperti itu hanya Kau." Ucap Alena dengan nada penekanan di kata "KAU"


"Tapi kau juga seharusnya tak usah mendorong Clara seperti itu Len" Nada bicara Azrian pun naik 2 oktaf.


"Cukup, sudah selesaikanlah sekarang kak Zian apakah kau lupa mama yang telah kau buat sekarat gara gara kau memaksa menikah dengan Clara 2 tahun yang lalu! Gara gara kau! Aku kehilangan sosok ibu cuman gara gara laki laki yang tidak menghargai seorang ibu apalagi seorang perempuan seperti mu; Ku kira dengan kau sudah sangat menyanyangi ku kau sudah bisa menghargai perempuan" Kata Alisha merutuki sang kakak dengan semua perbuatan tak terpuji sementara Alena dia sudah Menaikan emosi nya tanpa sengaja hampir sampai ke ubun ubun tapi tetap masih bisa diajak kompromi


"Kenapa kak yang ada di otakmu hanya Clara, Clara dan Clara hah?!" lanjut Alisha.


"Cukup Sha, Zian mencintaiku wajar saja kalo yang di otak suamiku ini aku!" kini Clara ikut angkat bicara sementara Azrian mencoba meredam emosi Clara


"Hahaha.... Gara gara kau dia sampai membuat ibu nya tiada apa pantas seorang anak berbuat seperti itu?!" kini Alisha bertanya dengan nada mengejek.

__ADS_1


Oh tidak emosi Alena sudah sampai di ubun ubun bahkan sudah tak bisa diajak kompromi.


Ta- sebelum Clara menjawab Alena memotong perkataan nya.


"CAMKAN INI UNTUK KALIAN INGAT DOA SEORANG PEREMPUAN YANG DI DUSTAI OLEH SESEORANG APALAGI ITU SUAMI NYA SENDIRI BERSAMA MADU AKAN DI SIMPAN TUHAN DAN DIKABULKAN DAN AKU MEMINTA KEPADA TUHAN "BUAT DUA ORANG INI MENYESALI SEMUA PERBUATANNYA DAN KEMBALI KE JALAN YANG BENAR SUNGGUH JANGAN BUAT 2 ORANG INI KESUSAHAN TUHAN KARNA AKU TIDAK MAU SEPERTI ORANG YANG PALING BERSALAH DI SINI"


"DAN JANGAN PERNAH LIMPAHKAN DOSA MEREKA DENGAN KARMA DAN AZAB DARI MU KARENA SUNGGUH AKU TELAH MEMAAFKAN MEREKA JAUH JAUH HARI" Ucap Alena sambil menangkup kan dan bersujud terduduk di lantai.


Lalu Alena pergi ke parkiran dan hendak segera berangkat ke Australia tapi Disusul oleh Alisha.


"Kak, sebentar Kau mau kemana?" Tanya Alisha.


"Aku mau ke Australia! Pe-perusahaan ku diambang kehancuran, Sha!" Tak kuasa menahan tangis sejak dari tadi akhirnya tumpah juga dan Alisha nampak memeluk sang kakak ipar nya.


"Terimakasih Alisha kau mau membantuku,


dan serendah apa aku nanti di mata Azrian kalo aku meminta bantuan kepada papa, aku bukan orang seperti itu" Kata Alena sesekali mengusap air mata nya yang keluar.


Terlihat mobil Alex menghampiri sang kakak.


"Kak, aku akan ikut dengan mu ya?" Tawar Alex.

__ADS_1


"Heh, bodoh! Ini kan malam pertamamu aku ngak mau ya Sikap yang diberikan Azrian dirasakan kembali sama Frilly, Sudahlah Frilly, ajak laki laki ini pulang, bye!" Ucap Alena masuk ke dalam mobil dan disusul kembali oleh Alisha.


Di dalam perjalanan menuju Bandara Alisha bertanya!


"Kak baju kita bagaimana?" Tanya Alisha bingung.


"Baju mu kan ada kau bawa sekitar 10 pakaian! 2 pakaian santai 3 pakaian tidur 3 pakaian Formal dan 2 Pakaian seperti hendak berenang kurasa itu cukup dan pakaianku emang sudah ku persiapkan 1 koper hehe!" Jelas Alena sambil mengemudi.


"Apa cukup aku hanya membawa pakaian segitu, kak?"


"Jika aku dapat mengambil perusahaan kembali kita akan sebulan disana sesambil liburan dan aku akan ajak temanku Mira untuk menyusul lalu kita membeli pakaian tentu nya lalu kalo aku tidak memenangkan posisi itu kembali dan merebut perusahaan ayah kita hanya akan 3 hari disana!" Ucap Alena lalu mereka kembali terdiam.


Demi kau, aku akan mempertahankan semuanya, Ya demi mu sayang! Batin Alena menghela napas.


Siapakah Yang Sedang Di Bicarakan Oleh Alena?


Hai guys terima kasih yang sudah menghargai karya author ini๐Ÿ˜Œ walau kalian tak memberikan Vote setidaknya ada yang kasihan dengan Novel ini dengan memberikan Like.


Dan kebanyakan orang jadi Silent Reader cuman mau kasih tau ni bagi semua Reader yang menunggu up nya maaf akan ditunda selama 1 minggu karena banyaknya tugas dunia asli dengan author hari ini kurang sehat dan fit.


(800 kata gaes!)

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2