Kapan Aku Bahagia

Kapan Aku Bahagia
Dijodohkan


__ADS_3

Malam ini, Alena tak dapat tertidur karna ia sedang gelisah tak karuan padahal jam di dinding sudah menunjukkan pukul 10:00 malam.


Suara Alena & Alex saat sedang bertelepon.


.........


"Eh lex, kamu gak tau apa ini jam berapa! tengik!!" Kata Alena sewot.


"Jam 4 sore kak!" Jawab Alex.


"Huh bodoh kamu!! Gue kan tinggal di australia!?" Pekik Alena.


"Eh iya beda 6 jam em.... Jam 10 malam deh hehe." Sahut Alex


"Aneh! itu kamu tau, emang ada apa sih nelpon gini." Ujar Alena.


"Itu anu - anu lho ibu minta kakak pulang katanya mau....." Jawab Alex


" di---jodohkan!" Lanjutnya terbata - bata.


"WHAT!! OH NO, THIS IS PROBLEM NEW." Protes Alena.


"Alex.... Just NO Kidding. Please!! Not funny."


Lanjut Alena.


"I'm no Kidding, because I'm Now, It's not funny" seru Alex

__ADS_1


"Emm You fine?... Oh no... Are you stay? Kakak gak papa khan..." lanjutnya karna tak mendengar suara Alena


Sambungan telepon terputus


Pandangan semakin nyata


Alena pov.


Dia duduk di pangkuan tempat favoritnya. Tepat di tempat tidur.


Wanita itu benar-benar sedih karena sejak ayahnya meninggal, ibunya tidak pernah menyuruhnya pulang, meminta berita sekali saja tidak pernah. Dan ini! Satu perjalanan pulang dan malah dijodohkan dengan seseorang yang bahkan tidak mengenalnya


*semenjak ayah meninggal ibu terlalu antagonis menurut ku. Dia hanya memperdulikan alex dan seperti tak menganggap ku. bahkan dia tak pernah menyuruhku pulang ke Indonesia apalagi nanya kabar.


bahkan sekali disuruh pulang malah dijodohin padahal.... aku pikir ibu kelak akan menyuruhku pulang karena rindu heuh......


Yah... jika emang pilihan perjodohan ini pantas dan yang terbaik buatku! aku akan menerimanya tapi aku sangat berharap Ayah.... Ibu akan mulai memperdulikan aku seperti dulu.


jika tidak aku tak tau yah aku harus berbuat apa. aku sangat merindukan sosok ibu yang dulu sangat memperhatikan aku. Ayah apa kau mendengarkan Rintihan Kesedihanku.


jika ibu sudah memang tak memperdulikan aku. aku harus berbuat apa ayah.... aku sangat menyayangi Alex dan ibu. AKU TERSIKSA AYAH. SANGAT TERSIKSA BILA IBU SUDAH TAK Menganggap Ku APA TIDAK LEBIH BAIK AKU MENYUSULMU, TOLONG ANAKMU YAH YANG LAGI BERPUTUS ASA INI*.


tak lama selesai Alena menangis ia pun segera memesan dua tiket pesawat tak lupa dia juga menyuruh Frilly hendak bersamanya ke Indonesia.


Pagi hari


tepat di sebuah bandara di Australia.

__ADS_1


terlihat kedua perempuan tadi hanya terdiam dan termenung saja...


"kak, apa kak Alena kenal dengan laki laki yang akan jadi calon kakak ipar ku!" Ucap Frilly membuka duluan percakapan.


"sama sekali aku tak mengenalnya, apa lagi untuk mencintainya nanti. Aku tak bisa membayangkan ini padahal umur ku kan masih 24 tahun." jawab Alena Dengan nada yang Protes.


"yang sabar kak. Siapa tau calon kakak ipar nanti ganteng trus baik hati unyu unyu gitu."


seru Frilly.


ah.... semoga saja! " Ucap Alena pasrah dengan kenyataan.


Azrian POV


Laki laki yang biasa so cool kini sedang duduk termenung.


ah.... kenapa juga aku harus dijodohkan apalagi sama dia. ih kesel banget sii.


gimana kalo aku membuat perjanjian dengannya nanti, itu pasti akan lebih baik karna aku tahu bukan aku saja yang membencinya tapi dia juga pasti membenciku. Batin Azrian


..........


hy.... readers maaf ya kalo banyak salah dari kata ataupun huruf hehe....


ada yang penasaran gak nih apa perjanjian yang akan dibuat oleh Azrian.


DITUNGGU YAAA

__ADS_1


__ADS_2