
Alisha yang terus menerus bingung melihat sang kakak pun terpaksa harus menelepon Azrian mungkin dia bisa langsung nanya ke dokter tapi ia tidak sanggup jika benar benar penyakit itu parah atau jika ke google dia takut tak akurat.
dia pun ingin menyadarkan Azrian jika memang penyakit itu parah dia berharap agar kakaknya bisa lebih perhatian terhadap Alena sebenarnya ia pun tahu juga sifat Clara ia hanya pura pura menganggap Clara jahat dia sadari Clara pun tersakiti juga.
Alisha pun menelepon Azrian.
Call Audio...
"Hmm...." suara Azrian nampak datar tak ada reaksi.
"eh, ditelpon sama adiknya yang bener dah; emang ga takut apa ntar kalo Asha udh gak ada kakak mau datar ke siapa lagi!" Ancam Alisha.
"ih.. emang lu mau kemana, sha? haha" jawab Azrian Tertawa kecil
"aishhh udh la aku nelpon kakak tolongin Cari info tentang penyakit memar memar trus mual ga selera makan dan perut kembung mulu" Ucap Alisha minta pertolongan.
"kenapa gak langsung ke google aja sih, Lho kamu sakit, sha? apa parah kenapa kamu bilang ke kakak mau ninggalin kakak?" tanya Azrian cemas.
__ADS_1
terlihat Alisha terdiam sejenak, ngak mungkin dia bilang kalo Alena yang sakit bisa bisa kakaknya ngak mau disuruh.
"apa aku bilang yang kena aku aja ya?" Hem....." batin Alisha.
"ha; iya kak bisa gak langsung tanya ke dokter aku takut kalo nanya Google ga akurat hasilnya" Kata Alisha berkata kebohongan.
"ok sebentar ya" Titah Azrian.
lalu mematikan telepon.
" Hah, kenapa gak tanya dokter di Australia aja si Asha aihhh" lalu Azrian pergi ke Rumah Sakit yang Ditanam nya saham terbesar.
"KEVAN!! KEMARI SINI" teriak Azrian sementara yang lain tentu Menoleh
\\\\\\\\\\\\
Clara POV
__ADS_1
Nama ku Clara, Pasti banyak dari kalian yang mengira aku orang yang jahat. Maafkan perlakuan ku. Mungkin aku pun tidak pantas disebut sebagai orang baik.
Aku hanya korban dari perasaan yang tersakiti. Ya, memang ego sudah menguasai Jiwa ku. aku hanya tidak ingin kehilangannya ya, Dia Azrian Wijaya.
Dia dijodohkan oleh Sang ayah dan ibu Alena, tak bisa di pungkiri bahwa hati ini sakit sekali. Tak sedikit dari kalian pasti mengira aku orang yang sangat jahat. aku pun tak mau menjadi orang yang seperti itu, Tapi hati ini Terasa Cemburuan.
Dari mulai hari pertama aku di madu sifatku berubah bukan hanya dengan Alena atau teman temannya, bahkan aku pun seperti orang jahat di hadapan orang. Aku pun tak tau perasaan Azrian aku tak mempedulikan perasaan nya, aku pun tak tau apa dia mencintai ku atau dia mencintai Alena. Walau aku orang yang keras namun aku pun masih punya hati nurani.
aku pun tau rasanya di posisi Alena setiap hari dicuekin tapi aku pun tidak sanggup untuk membiarkan mereka saling perhatian. Aku akui bahwa aku ini orang egois bukan?
Namun apalah daya ku kadang aku pun ingin sekali berdamai dengan Alena namun seolah takdir yang melarang.
kalo aku bisa berbicara dengan nya sekarang aku ingin sekali mengatakan " Aku minta maaf, Aku egois. Bisakah kita berdamai" ingin sekali mengatakan itu tapi mulutku seperti tergembok rapat.
__ADS_1
Aku butuh usulan kalian untuk merubah sifat yang bisa dibilang masih kekanak-kanakan ini! 👉👈😗
tulis di coment ya