
Pemilihan CEO (2)
Alena dan Alisha pun keluar dari Mobi Sport Milik Alena. Mereka pun jalan menyusuri Lantai bertingkat dan sampailah di suatu Ruangan.
Mereka pun masuk tanpa sungkan. Sebagaimana Alena adalah Anak perusahaan itu. Maka ia pun dihormati sebagaimana pun jasa yang diberikan tidaklah sedikit.
Setelah Mereka duduk mata Alisha berhenti tepat di pesaing Alena yang satu Kevin sang pengusaha dan.... itu wakil dari sang pengusaha yang tidak datang.
Dia? berarti yang mau ngambil perusahaan ka Alena. Bener bener kak Zian aku harus kasih tau Papa.
Video Call
"Hai pa, apa kabar nya nih?" anya Alisha Kepada sang Papa.
"Alisha, Anak nakal kamu ya. kamu dari mana aja sih bikin Khawatir aja'' Dion protes.
'pa, aku lagi di Australia lho. tau gak sih pa perusahaan kak Alena mau direbut oleh Putra kesayangan papa itu! ishh Rendahan banget kaya ga punya Harta aja" Gerutu Alisha kesal.
Azrian keterlaluan banget sih, udah dulu ya nak papa mau kasih pelajaran buat Anak ga tau Untung itu."
panggilan pun putus.
Anak kurang kerjaan, istri sendiri pun di Lawan nii anak memang butuh di hajar. Batin Dion kesal.
__ADS_1
Di tempat lain Alena dan Alisha pun menyiapkan Presentasi Yang sudah mereka siapkan. Lalu Presentasi itu pun hanya bisa dilakukan dengan pasrah.
*"*"*"*"*"*"*"*"*"*"*"*"*"*"*"
Dan keberuntungan tak berpihak pada mereka. Semua yang sudah diperjuangkan oleh Alena kandas sudah. Asisten Azrian (Jimmy) telah memenangkan Perusahaan ini.
Alena pun sudah menangis tak henti Alisha hanya bisa menenangkan Sang Kakak.
"Kak, Alisha pergi sebentar ya, sebentar aja"
Alisha pun menghampiri Jimmy yang sedang berbicara dengan rekan kerja nya.
Plak....
"Non-nona kenapa?" Tanya Jimmy terkejut dengan kedatangan Alisha yang langsung Menampar.
"Kau jahat Jim. Kau dan kakak sama sama ga punya perasaan, kalian Laki laki Gila." Gerutu Alisha terus menerus.
"Maaf nona muda saya hanya menjalankan perintah Tuan muda. Ucap Jimmy mengeleset kan tuduhan tersebut.
"ahh..aku ga peduli kalian semua jahat banget sama ka Alena."
2 hari kemudian
__ADS_1
*"*"*"*"*"*"*"*"*"
Sementara Alena di sela tangisannya ia mual bahkan Sangat mual dan muntah pun mengiringi Mualnya.
Lalu ia pun keluar dari kamar untuk makan mungkin Magh nya kambuh dia sakit perut dan masih sama mual.
di restoran Alisha pun memperhatikan Alena yang masih mengaduk makanannya sendiri. Ia benar benar tidak nafsu makan.
"Argh.... Aduh aduh" tangan Alena pun menggaruk garuk tubuhnya yang sudah memar.
"Kaka, lho badanya gatal kok bisa sampai memar gitu. Kaka sakit kah?" tanya Alisha heran.
"Kaka ga tau akhir akhir ini, aku sering mual trus muntah darah dan badanku gatal gatal juga sering sekali cepat lelah."
"Yaudah nanti aja makannya kakak istirahat ke kamar aja dulu nanti lanjutkan makan nya." Suruh Alisha tak tega dengan kondisi Alena.
Kaka kenapa? Ya Tuhan banyak banget Cobaan yang kau kasi kepada kak Alena, Tuhan ka Alena butuh keadilan, Ka Alena buruh perlindungan bukan hanya sakit yang di berikan sama ka Zian. Batin Alena meminta pertolongan Tuhan.
Sebenarnya Apa yang terjadi dengan Alena ya, Apa dia sakit parah Atau hanya Sakit biasa tetap Stay di novel Mentari **Hati ya teman teman.
*jangan lupa like komen and Vote juga follow akun Novel Author
~Terima kasih***~
__ADS_1