
Disela obrolan makan malam romantis bersama Rangga dirinya mendapatkan sesuatu kenangan belasan tahun silam sewaktu Rangga mengejar ngejar-ngejar dirinya di Dubai. Kala itu perasaan Rangga masih bertepuk sebelah tangan karena Riveria masih fokus didalam berkarier...sedangkan Rangga masih takut untuk menjalin hubungan serius dengan Riveria dikarenakan posisi yang masih belum kuat dipekerjaaannya. Rangga ingin mempersiapkan segalanya dengan baik dan matang.
Setelah Riveria memutuskan untuk balik ke Indonesia dan berkarir disana Rangga yang bersedih hati tergoyahkan untuk mencintai gadis lain di bagian pastry sebagai pelampiasan kekecewaan nya agar tak berlarut dan menyemangati diri agar karirnya bisa tetap fokus di Dubai.
Rangga mencinta almarhumah istrinya, Yvonne yang 10 tahun dinikahinya itu. Tetapi ia tidak bisa memungkiri cinta pertamanya, Riveria dari sejak kuliah dan kerja di hotel berbintang 5 di Dubai... melekat di ingatannya suka duka perjuangan mereka diawal berkarier diluar negeri.
" Kaget ya kamu aku ajak kesini ,....apa yang kamu pikirkan tentang restaurant Ku ini....?" tanya Rangga seraya tersenyum menatap lembut Riveria
" Aku sangat terkejut ...kamu pintar berbisnis juga... bagaimana kamu membagi waktumu sebagai seorang senior Sous chef di Hotel dan diam diam menanamkan modal di restauran ini? " tanya Riveria ingin tahu.
Rangga terkekeh pelan sambil meneguk segelas air dan melanjutkan ,"Sebagai seorang pria yang ambisius untuk mempunyai masa depan yang cemerlang kenapa harus terus bekerja sebagai karyawan di hotel? investasi kan penghasilan mu untuk sebuah bisnis...untuk hari tua..." Rangga mengiris daging steak Rib eye kesukaannya dengan perlahan.
" Mmh...pemikiran yang bagus Rangga..." Riveria mengangguk kecil dan pura pura serius melahap steak yang disajikan Rangga. Sungguh mempunyai perencanaan yang matang.
__ADS_1
Rangga mencuri pandang ke Riveria lagi dan merasakan kepercayaan diri yang penuh. Dulu ia belum berani menjadikan Riveria sebagai kekasih nya ketika didubai. Keinginan belasan tahun itu timbul lagi dan kali ini Rangga mengambil langkah besar untuk pendekatan terus menerus . Malam ini akan menjadi malam pertama untuk Rangga mengatakan perasaannya kembali setelah bertahun lamanya.
" Riv, apakah kita masih ada kesempatan kedua? mmh..." tiba tiba Rangga meluncurkan pertanyaan yang mengagetkan sangat . Rangga berdebar kencang karena bibirnya terlanjur mengatakan hal ini, padahal yang ingin dikatakan nya belum sampai kearah itu... bagaimana ini batinnya.....
Riveria tersedak dan cepat cepat meraih gelas air putih menelannya sampai habis, tenggorokan nya tercekat tidak tahu mau menjawab apa. Pikirannya mengambang karena perasaannya kepada Rangga belumlah cukup kuat .Rasa suka memang ada... sedikit...tapi karena Rangga tidak seagresif Titan mantan suami Riveria, yang selalu proaktif mengambil hati Riveria sampai akhirnya berhasil menikahinya.
Riveria mengalihkan pembicaraan. Dahinya sedikit berkerut sepintas teringat tentang perkawinan nya yang kandas berapa bulan lalu....ketok palu dari pengadilan memang baru berapa bulan, tapi dirinya sudah tidak tinggal bersama Titan hampir lebih setahun lamanya.
Rangga mendesah kecil.. kecewa ....tidak dapat disembunyikan dari wajahnya...tapi Rangga berujar dalam hatinya.
Aku akan bersabar karena semua ini tinggal waktu...
__ADS_1
Bukan suatu kebetulan kalau ternyata Tuhan mempertemukan mereka kembali disebuah proyek pembukaan restauran di Hotel .Bekerja bersama pembukaan Fine Dining. Dan tiga tahun berjalan dengan lalu lalang kesibukan , sampai akhirnya sebulan lalu Rangga tahu dari Andrew kalau Riveria sudah menjanda.
Ah Rangga.... dirimu selalu sabar dan pasif....kali ini dirimu berani mengungkapkan rasa sayang kepada aku , rasanya tidak percaya! Tapi aku menyukai nya....hiks Riveria menangis dalam batinnya....
Karena kebaikan dan ketulusan Rangga dari dulu.... kelembutan nya di setiap perlakuannya.... membuat Riveria merasa nyaman walaupun sedikit canggung.
Rangga selalu bijaksana dan seorang ambisius. Beberapa wanita menyukai dan mendambakan nya di Departemen F&B.....di marketing tentunya si homo erectus itu adalah salah satu pemuja Rangga... Riveria terkikik sendiri mengingat wajah Andrew....
Blarrrr.... blarrr....hujan deras beserta gemuruh datang tiba tiba....Riveria menyalakan wiper mobil dan menengok jam 10.30PM. Ia memacu kecepatan mobilnya agar segera sampai dirumahnya. Tidak memperdulikan puluhan notifikasi whassap dan panggilan whassap dari Andrew. Sudah pasti homo erectus ini kepo penasaran apa yang sudah terjadi antara Riveria dan Rangga malam ini. Riveria terpaksa menerima tantangan Andrew kalau ia sudah move on dari Titan maka dari itu dirinya menerima ajakan makan malam dari Rangga. Bagaimana pun malam ini hatinya berbuncah bahagia karena dirinya merasa sudah menang taruhan dengan Andrew ...juga perasaan baru yang muncul untuk Rangga...tapi ia belum merasa ingin cepat cepat menjalin hubungan baru.... dikarenakan takut mengalami kegagalan kedua kali.....waktu yang akan menjawab entah sampai kapan hatinya akan terbuka untuk cinta baru.....
Hai para pembaca Novelku yang baik dan Budiman ☺️ .. Terimakasih banyak atas semua perhatian dan dukungannya , Jangan lupa untuk tekan tombol like , favorit dan Vote ya...😁☺️🙏...dan mari saling dukung sesama writer juga untuk semua penikmat karya seni.... Author akan selalu terbuka dengan saran dan kritik...ini adalah karya pertama di Noveltoon semoga kedepannya banyak kisah nyata yang aku bungkus dengan fiksi yang aku mau share... 🥰🥰
__ADS_1