
Femmy menulis kata kata di WhatsApp untuk dikirim ke seseorang....tapi berulangkali diurungkannya niatnya itu untuk mengirimkan teks . Tangannya ragu ragu merangkai kalimat yang tidak berkesan memohon. Bingung, kenapa seminggu ini belum ada perubahan dari Wookie....padahal Femmy sudah minta maaf padanya. Wookie tidak pernah berlama lama tidak berkomunikasi dengan nya. Selalu berinisiatif menghubungi dan mengatakan maaf walaupun tidak ada salah . Femmy merindukan sikap Wookie yang selalu mengikuti kemauan nya. Perasaannya diliputi gundah gulana.
Apa aku sudah kelewat batas? Aku ingin tahu ...Femmy.
*****
Mama Liam sudah melewati masa kritis di ICU dan sudah diperbolehkan dipindah ke ruang rawat inap. Wookie sangat berterimakasih pada ii Ling yang Sudi membantu merawat mama disaat seperti ini...dimana ia bergulat dengan segudang aktivitas pekerjaan nya sebagai selebriti dan permasalahan percintaan nya yang diujung tanduk.
" Koko... bin pulang duluan, besok ada ujian matematika pagi..." Woobin mengusap wajah nya dan menguap lebar. Rasa kantuknya sudah tak tertahankan lagi. Kepalanya tertunduk lesu melihat tumpukan buku pelajaran yang belum sempat lagi dipelajari nya. Sedikit saja sehabis sore menjelang malam Woo bin berlatih materi ujian matematika untuk esok pagi.
"Koko kan udah bilang kamu pulang saja dari tadi gak apa banyak orang disini....cepat bereskan bukumu terus pamit pulang ke mama....pelan saja...mama masih tidur....." ucap Wookie perlahan.
Wookie membetulkan selang infus mama. Suara dengkuran halus terdengar jelas , menandakan mama masih tertidur.....
Woobin dengan cepat membereskan buku-bukunya dan mendekat ke arah tempat tidur mama. Ia melihat mamanya berbaring lemah dan Woo bin meneteskan air mata...dengan cepat mencium kening mama , membisikkan sesuatu dan beranjak pergi dari ruang rawat.
Wookie berpaling seolah tidak melihat adiknya itu meneteskan airmata ketika berpamitan pada Mama. Hatinya bagai teriris sembilu melihat pemandangan itu. Ya ...mama dan Woo bin adalah hartanya yang paling berharga .
Seumur hidupku aku akan menjaga sekuat tenaga dan melindungi mereka.
Kekalutan nya bertambah ketika menyadari permasalahan hubungan nya dengan Femmy....pesta pernikahan sudah semakin mendekat ... persiapan juga terus dilakukan dan berbagai vendor sudah menandatangani kontrak exclusive hak penyiaran akad nikah dan pesta pernikahan . Wookie menatap mamanya sendu dan mengelus lembut punggung tangan mama.
Mama....maafkan Wookie! Koko akan mengecewakan kembali perasaan mama kali ini....
" Nak, hmm...arrgh....uhuk uhukk...." mama Liam terbatuk kecil, perlahan membuka kelopak matanya sedikit dan bola matanyamencari cari wajah Wookie disampingnya.
" Adekmu sudah pulang?....mana ii Ling....." tanyanya lemah.
" Bin baru pulang ma... besok bin pagi ujian matematika....ii lagi pergi makan sebentar sama suster Endah ...mama jangan banyak bergerak dulu.... sebentar lagi makan malam Koko suapin mama.... " ujarnya tersenyum lembut menatap mama Liam.
__ADS_1
***
" Halo..., pak Slamet udah dimana...tadi anter Woo Bin juga kerumah pak? "
" Gak pak, mas woo bin bawa mobil sendiri tadi ...ini sama Bu Ling Ling sama mbak Endah aja.... dari rumah makan tadi sekalian beli ke apotik mangga dua beli obat sama Pampers buat Nyonya Liam katanya....."
"Oooh iya ..iya pak...ya udah saya tunggu disini...nanti pak Slamet istirahat aja dulu pulang kerumah bapak abis antar Bu Ling sama mbak Endah.... mobil ditinggal aja di Rumah sakit gak usah bawa balik rumah BSD...."
" Baik pak ......"
*****
Triit Triit Triit.....Hp Bimo berdering. " Bim! jemput gue dirumah sakit yak! "
" Pak slamet kemana emangnya? "
" Capek lah dia kesian hari ini muterin Jakarta Ama Tante gue"
" Interview apaan malam malam begini ? meeting nyusun anggaran gue percaya ......bisa aja lu ah ! paling nyosotin cewek cantik si Kimoy ! Ha Ha Ha ..." Wookie mengatup mulutnya dengan tangan segera. Dia lupa masih didalam ruangan mama. Takut mengeluarkan suara berisik ia beranjak keluar ruangan.
" Ehh bro....Kimoy kagak doyan laki macam gue dia doyannya cewek taukk...ehehehe......" Bimo terkekeh-kekeh diujung sana. Selintas membayangkan wajah Kimoy yang dibilang cewek cantik oleh Wookie. Geli sendiri membayangkan bagaimana transgender tersebut mengecoh pikiran Wookie selama ini....
" Eh ... jangan asal ngomong lu Bim..".Wookie bingung atas perkataan temannya itu. Pikirannya sedikit tercampuk aduk dengan suasana hatinya yang amat galau sehingga tidak mencerna baik baik candaan Bimo barusan. Ia hanya ingin keluar membahas sesuatu dengan Bimo malam ini.
" Buruan kesini, gue mau ke cafe Nostalgia lagi di jalan Umar , buat reservasi gih dulu ok ...."
Bimo mengiyakan, " Siyaap ..meluncur..."
Bimo membatin ,waduh bakal minum minum lagi nih kayaknya ....berapa botol wine yang habis hari ini...besok sudah ada jadwal syuting video klip iklan. Gawat !
__ADS_1
*****
Bimo tertawa terbahak-bahak melihat wajah kaget Wookie yang sangat terkejut mendengar bahwa Kimoy Social media manager ditempat usaha barunya Rumah Produksi , ternyata seorang transgender. Seolah tak percaya dengan omongan Bimo dengan wajah mabuk nya Wookie menunjuk nunjuk wajah bimo berkali kali... omongannya sudah melantur...
" Mulus banget ...terawat tuh ....kirain elu Bim udah indehoy...ummh ...ouuch" Wookie menepuk nepuk kepalanya seperti orang linglung . Bimo yang sudah setengah mabuk sesekali menuang red wine kembali ke gelasnya yang sudah kosong. Sambil tetap terkekeh kekeh...
" Sialan lu ....gue masih normal..." glukk glukk Bimo mengangkat dan memutar sedikit gelas red winenya...lalu meneguknya perlahan.
" Bro, udahan ....gue gak mau besok elu telat di lokasi syuting . Siangnya jumpa pers di Hotel dan ..."
" Bim ....gue mundur"
Bimo terbelalak kaget apa maksudnya ni orang....
" Gue mau menenangkan pikiran . Tolong bantu gue urus Femmy...please..." Wookie meraih gelas winenya dan menelannya sampai habis tak tersisa.
DEG! Huhhhh...! Kejadian kan ! ..... Bimo menyandarkan kepalanya di sofa...Kepalanya berputar cepat. Ia mengerti perkataan Wookie yang singkat tadi. Sudah berapa hari ini Wookie mengatakan ada masalah dengan Femmy tapi tidak disangka kalau akan sampai seperti ini. Mundur? berarti semua rencana pernikahan diundur, atau malah dibatalkan? padahal persiapan gedung vendor dan lain lain hampir selesai....undangan pernikahan sudah mau tercetak Minggu Minggu ini. Apa mau dikata kalau begini. Pasti ia turun tangan langsung dan berat sekali kali ini...masalahnya ia tidak menyukai Femmy , dan sekarang harus jadi perantara antara Wookie dan dirinya. Sial... sial...batinnya mengumpat sendiri . Senyum masam melirik Wookie yang tertunduk lunglai mabuk berat dan melihat botol wine kedua sudah habis.
" Pelayan, ....." tangan Wookie melambai kearah gadis pramusaji yang dari tadi memperhatikan dirinya bersama beberapa gadis lainnya. Mereka berbisik-bisik dan tersenyum kecil memperbincangkan selebriti tampan yang bertandang ke cafe mereka. Tidak menyangka berjumpa idola mereka di shift mereka bekerja.
" Pesan lagi botol yang sama...." ujar Wookie ketika salah satu pramusaji mendekat.
" Gak jadi mbak ! Tolong siapin Bill nya aja....saya ke cashier nanti.." ujar Bimo agak sungkan melihat tatapan aneh pramusaji.
Harus cepat menyingkir dari sini segera ! Nanti banyak gossip dan paparazzi
" Bro ....PULANG!!! "
******
__ADS_1
Hai para pembaca Novelku yang baik dan Budiman ☺️ .. Terimakasih banyak atas semua perhatian dan dukungannya , Jangan lupa untuk tekan tombol like , favorit dan Vote ya...😁☺️🙏...dan mari saling dukung sesama writer juga untuk semua penikmat karya seni.... Author akan selalu terbuka dengan saran dan kritik...ini adalah karya pertama di Noveltoon semoga kedepannya banyak kisah nyata yang aku bungkus dengan fiksi yang aku mau share... 🥰🥰