
Besoknya saat sekolah Marinette menceritakan apa yang terjadi kepada Alya.
"Alya kamu tidak akan percaya ini, ibu Adrien mengundang ku ke sebuah pesta, dia bahkan sudah memanggilku calon menantu" kata Marinette.
"Apa" kata Alya.
"Nino dan Adrien yang mendengar teriakan Alya jadi terkejut.
"Ada apa Alya? " kata Adrien.
"Apa benar kalian akan nikah? " kata Alya.
"Iya" kata Adrien.
"Wah, selamat sobat" kata Nino.
"Alya kalau kamu teriak terus mendingan cepat niksh juga" kata Marinette.
"Marinette" kata Alya.
"Jadi cewe kok,teriak keras,tak enak loh di dengar orang" kata Nino.
"Udah, gini aja dari pada Alya teriak terus, mendingan nyusul nikah setelah kami" kata Adrien.
Seketika pipi Alya jadi merah dan dengan cepat izin ke wc.
Jantungnya berdetak sangat cepat. Dag dig dag dig dug.
Di tempat lain tinggal. mereka bertiga. Dan Marinette berbicara lagi.
"Nino kapan kamu lamar sahabatku" kata Marinette.
"Besok" kata Nino.
"Wah itu sangat bagus" kata Adrien.
__ADS_1
"Semoga berhasil" kata Marinette.
Saat pulang sekolah, Marinette kembali meranjang bajunya.
Sampai hari ketiga, waktu dimana Marinette akan ke pesta.
"Baju ranjangan warna biru mudah dan biru tua sepertinya cocok untukku" kata Marinette.
Tidak terasa 3 hari sudah terlewati dan akhirnya pesta akan di mulai.
Sebelum ke pesta Marinette ke rumah Adrien untuk memberikan baju pesanan Emilie.
"Ini baju pesanan ibu, silahksn dicoba apaksh pas? "
20 menit kemudian Emilie keluar. "Ini pas" kata Emilie dan memberikan Marinette uang €50.
"Terima kasih bu" kata Marinette.
"Ayo kita segera pergi" kata Emilie.
"Baiklah" kata Marinette.
Semua bertepuk tangan. Marinette pun disuruh memberi sepatah 1 atau 2 kata.
"Terima kasih bu, dan semuanya, pada awalanya saya tidak pernah menyangka mimpi saya untuk jadi pacar Adrien terkabul tapi sekarang saya sudah jadi pacar dan saya beruntung memilikinya" kata Marinette.
Tanpa sepengetahuan Marinette, Adrien sudah beradi dibelakangnya, akhirnya Adriwn memluknya dan berkata:"Aku juga beruntung memiliki mu".
"Adrien" kata Marinette sambil terkejut. "Suprise Marinette" kata Adrien.
Acara pun dilanjutkan dengan pesta dansa dan Adrinette menjadi pusat perhatian banyak orang.
Tidak lama ada banyak para awak media yang mewawancarai merwka dan pada akhirnya banyak media yang menyebarkan berita tentang mereka.
"Ibu memberikan kalung ibu untukmu, dijagaya" kata Emilie.
__ADS_1
"Baik, bu" kata Marinette.
orang tua Marinette pun datang memeluk putrinya.
Semua tampak bahagia dan akhirnya foto bareng bersama.
Gabriel yang awalnya tidak setuju pun ikut bahagia.
Sedangkan Nathalie dia bersedih. Dia tidak bisa mendapat cinta Gabriel dan akhirnya memutuskan. sesuatu.
"Pak Gabriel terima kasih telah mengerjakan saya sebagai asisten dirumah bapak, tapi saya memutuskan untuk tidak bekerja lagi" kata Nathalie.
"Kenapa tiba-tiba mengundurkan diri? " tanya Gabriel.
"Saya ingin punya pengalaman baru pak" kata Nathalie.
"Baiklah, terimakasih telah bekerja dibrumah kami" kata Gabriel.
Dan akhirnya Nathalie pun pergi. Setelah acara selesai semua hadieinnpun pamit pulang.
"Marinette, aku antar kamu pulang" kata Adrien.
"Baiklah" kata Marinette.
"Bapak sama ibu juga" kata Adrien ke kedua orang tua Marinette.
"Terima kasih nak" kata kedua orang tua Marinette.
Sampai dirumah Marinette, Mereka mengucapkan terima kasih ke Adrien.
"Marinette, tidur yang nyenyak" kata Adrien.
"iya, kamu juga" kata Marinette.
Setelah semua sudah bersihkan diri mereka terlelap dalam. mimpi.
__ADS_1
Bersambung. Apa kelajutannya? Apa kalian ada ide? dan terima kasih telah membaca,dan maaf kalau ceritanya kurang seru.