
Hari ini, Author kembali up, maaf membuat kakak² menunggu lama, selamat siang, sore atau malam, kapan pun kakak² membaca.
Sebelum cerita dimulai, seperti biasa Author mengucapkan terima kasih banyak pada kakak² yang sudah support saya, memberi like, komen & sebagainya.
Tanpa basa-basi mari kita lanjutkan, selamat membaca kakak², semoga kalian suka & maaf kalau ada salah.
Karena Emy & Racho resmi pacaran, maka Racho memberikan kalung.
Racho: "Emy, ini hadiah dariku karena sudah pacaran".
Emy: "Wah, terima kasih banyak, sayang, sebenarnya saya tidak perlu hadiah, cukup kamu saja".
Racho: "Iya, sama-sama, sayang, kamu so sweet".
Racho: "Hadiah ku, jangan sampai hilang ya".
Emy: "Iya, sayang".
Besoknya di sekolah
Via: "Emy, kalung yang bagus, kasih saya ya".
Emy: "Maaf, ini hadiah dari seseorang, saya tidak bisa memberikannya kepada mu".
Via menarik paksa kalung yang dipakai Emy.
Emy: "Via, jangan tarik kalungnya nanti rusak".
Via: "Maka kamu harus berikan, kamu tidak inginkan dia tambah sedih, melihat hadiah yang dia berikan rusak".
Emy: "Saya tidak mau dia sedih".
Via: "Jadi apa pilihanmu".
Racho: "Dia tidak perlu pilih apapun".
Emy: "Racho" (terkejut) 😮, bagaimana kamu bisa ada disini?".
Racho: "Dimana kamu berada, aku akan ada di sana, sayang".
Emy: "Sayang (terharu) ".
Via: Ehm, sudah selesai mesra-mesra nya, sekarang berikan kalung nya".
__ADS_1
Racho: "Tidak akan".
Via pun ingin memukul Racho tapi tidak kena.
Emy: "Hei kamu, jangan pakai kekerasan atau saya lapor kepala sekolah".
Via: "Siapa kalian, berani nya melawan saya".
Emy: "Hanya manusia biasa".
Via kembali ingin menyerang, tetapi dalam hitungan detik Via sudah di kalahkan oleh Emy.
Racho: "Itulah pacarku".
Emy: "Terima kasih".
Kepala Sekolah: "Via, ikut bapak ke kantor".
Via: "Baik pak".
Racho: "Sayang, semuanya akan baik-baik saja".
Emy: "Kamu yakin".
Emy: "Terima kasih, sayang".
Racho: "Yuk sayang, kita masuk kelas".
Emy: "Yuk".
Di kantor
Kepala Sekolah: "Via, kamu tidak boleh mengambil milik orang lain, kamu mengerti".
Via: "Baik pak".
Kepala Sekolah: "Sebagai hukuman, kamu harus membersihkan wc perempuan".
Via: "Baik pak".
Kepala Sekolah: "Semoga dengan hukuman ini, kamu bisa berubah jadi baik lagi".
Via: "Terima kasih pak".
__ADS_1
Maka Via membersihkan wc.
Istirahat.
Emy: "Maaf telah membuat mu di hukum".
Via: "Tidak, seharusnya yang minta maaf adalah saya, maaf karena sudah jahat sama kamu, kalung itu pasti sangat berarti bagi mu".
Emy: "Terima kasih, telah mengerti saya" .
Via: "Itu tidak masalah, karena itulah yang seharusnya teman lakukan".
Racho: "Yang kamu lakukan sudah benar, terima kasih mau mengaku salah & meminta maaf, itu adalah awal pertemanan".
Mario: "Kita disini semuanya teman, tidak ada perbedaan di antara kita".
Nara: "Kamu benar sayang".
Via: "Apakah hanya saya yang jomblo".
Semua: "Kami doakan kakak dapat jodoh".
Via: "Terima kasih doanya, semoga kalian bisa bersama bahagia".
Semua: "Terima kasih Via".
Author: Waktunya foto, guys".
Semua pun foto² untuk kenang- kenangan.
Setelah foto di cetak, semua foto di bagi".
Emy: "Itu adalah bukti petemanan kita".
Semua: "Iya"
Setelah itu mereka pulang ke rumah masng-masing.
Emy: "Saya senang sekarang, Via sudah berubah".
Bersambung...
Apa yang terjadi berikutnya, penasaran?, baca terus cerita Keajaiban Cinta (From Miraculous), mari ikut bersama Author masuk ke dunia Imajinasi yang tidak terbatas, sekian yang dapat Author katakan & terima kasih.
__ADS_1