
Karena di tanya maka Deny dan Vrisilya mencari pacar bohongan. Akhirnya Deny bertemu Lina dan Vrisilya bertemu Aiden.
Mereka tak ingin djodohkan jadi mereka berpacaran tapi itu bohongan di depan orang tua mereka.
"Ibu, perkenalkan ini Vrisilya " kata Aiden.
"Senang bertemu dengan mu nak" kata Rina, Ibu Aiden dan sebaliknya pun terjadi.
"Ibu, ini pacar ku Aiden" kata Vrisilya ke Ibunya Nina.
Di tempat Deny dan Lina, seperti Vrisilya dan Aiden.
"ma, ini pacarku, Lina" kata Deny.
"Hai Lina" kata Emma.
Dan sebaliknya di rumah Lina. "Bu, ini pacarku Deny" kata Lina.
"Hai, selamat datang Deny" kata Sarah, ibu Lina.
Mereka tidak memberitahu rahasia kecuali mereka berempat.
"Terima kasih telah membantu kami" kata Deny dan Vrisilya.
"Sama-sama, kalian juga membantu kami" kata Lina dan Aiden.
"Kalian berempat tak baik berbohong sama orang tua, cepat sadar dan nanti bisa benaran suka tuh" kata ku.
"Aduh author bantulah kami, jangan nyusahin kami" kata Deny.
"Terserah kalian" kata ku.
"Ayo kita pulang" kata Aiden.
2 hari kemudian Mereka berkumpul bersama keluarga.
"Deny dan Lina 1 minggu lagi tunangan ya" kata Aly.
"Vrisilya dan Aiden nikah 4 minggu lagi, ya" kata Hugo.
"Oh tidak ini jadi kenyataan sih" kata Deny dalam hati.
Mereka pun memutuskan untuk jujur. Rin
"Hmm, sebenarnya kami berempat tak pacaran, kami hanya pura-pura agar kami tak di jodohkan" kata Lina.
"Kenapa kalian tak jujur lagi pula, kalau kalaian jodoh maka kalian pasti di takdirkan bersama" kata Marinette.
"Udah lain kali jangan di ulangi" kata Sarah.
__ADS_1
"Kalian boleh pulanglah kerumah masing-masing" kata Rina.
"Aku merasa menyesal sekarang, seharusnya aku tak berbohong" kata Vrisilya dalam hati.
"Semuanya, kita tak osah bohong ya" kata Vrisilya.
"Iya" kata semua.
Lama-kelamaan mereka benaran jatuh cinta.
"Ngimana ini aku benaran suka lina" kata Deny dalam hati.
Setelah mereka berempat mengaku.
"Aku suka kamu" kata Deny.
"Aku juga" kata Lina.
"Aku suka kamu" kata Aiden.
"Aku juga" kata Vrisilya.
Swtelah berbicara kepada orang tua mereka.
"Berarti kalian akan menikah" kata Emma.
Setelah mereka menikah mereka jarang berkumpul.
"Kalau mau ke rumah ya ayok" kata Aiden.
"Terima kasih sayang" kata Vrisilya.
Di tempat Deny dan Lina
"Sayang aku beruntung, memiliki mu" kata Deny.
"Aku juga" kata Lina.
Di tempat Gabriel dan Emilie
"Sayang cicit kita sudah besar" kata Emilie.
"iya" kata Gabriel.
"Aku sangat sedih karena kita sudah tua, dan kita tidak bisa menemani mereka lebih lama lagi" kata Emilie.
"Jangan bicara seperti itu sayang" kata Gabriel.
Di tempat Sabine dan Tom
__ADS_1
"Sayang kita udah tua" kata Sabine.
"Iya, aku tahu tapi kamu tetap cantik. " kata Tom.
Marinett dan Adrien
"Sayang, hari ini saya saja yang masak, oke? " kata Adrien.
"Oke" Kata Marinette.
Tempat Ninondan Alya
"Sayang, kita sudah jadi kakek dan nenek" kata Alya.
"Dan mereka sudah dewasa, kita tak tahu berapa lama kita bersamanya" kata Nino.
Emma, Hugo, Aly, dan Nina
"Kita sudah tua, anak-anak kita sudah besar" kata Adrien.
"Betul, semoga mereka bahagia selalu" kata Marinette.
Tidak lama lahirlah Liden dan Vriden. Mereka sepupu yang lahir di waktu bersamaan.
Liden milik Lina dan Deny sedangkan Vriden milik Vrisilya dan Aiden.
Mereka adalah bayi yang ganteng. Semua menyayangi mereka.
Karena gembira semua membuat pesta kelahiran.
Saat Liden dan Vriden 10 tahun kabar duka menyelimuti keluarga tersebut.
Gabriel dan Emilie meninggal dunia karena sudah tua . Dan semua menangis menatapi kepergian Gabriel dan Emilie.
Gabriel dan Emilie tetap akan di kenang oleh keluarganya.
2 tahun kemudian Sabine dan Tom meningal dunia karena sudah tua, semua keluarga meratapi kepergian mereka.
Tangisan yang susah diberhentikan oleh Marinette.
3 tahun berlalu Liden dan Vriden sudah 15 tahun. Mereka sudah masuk SMA.
"Kita akhirnya masuk SMA" kata Liden.
"Iya, sepupu ku Liben" kata Vriden.
"Ayo masuk kelas nanti terlambat" kata Vriden.
"Baik sepupuku, Vriden" kata Liden.
__ADS_1
Bersambung. Ngimana suasana sekolah SMA Liden dan Vriden? kita lihat saja di episode berikutnya, dan terima kadih telah membaca, dan happy reading.