
hai, hari ini saya akan memasukan sepasang kekasih lainnya yang satu kelas dengan Marinette.
Mylène Haprlèle dan Ivan Bruel, mereka sangat harmonis saat bersama.
Pertama kali Ivan ingin mengaku kepada Mylène dia malu dan tak punya keberanian.
Karena berkat Marinette dia berhasil mengaku kepada Mylène.
Hari ini semua pasangan berwncana ke rumah hantu.
Saat di rumah hantu para gadis ketakutan dan memeluk pacar mereka masing-masing.
"Jangan takut, aku disini" kata Adrien.
"tenanglah aku disini" kata Nino.
"Kamu akan baik-baik saja,perjayalah padaku" kata Ivan.
"Aku disini, tenanglah" kata Nathaniel.
Setelah mereka keluar. Mereka membahas berbagai jenis hantu yang ada disana.
Mereka sudah tidak ingin pergi jesana lagi dan menenangkan diri.
Marinette membuat kue agar tidak takut, lalu memberikannya ke orang tuanya.
"enak" kata Tom Dupain(Ayah).
"Manis" kata Sabine Cheng (Ibu).
"Terima kasih" kata Marinette.
"Apa kamu punya pacar" tanya Tom.
'I..iya,ayah" kata Marinette.
"Siapa?" kata Tom.
"Adrien Agreste" kata Marinette.
"teman sekelas kamu dan seorang model? " tanya Tom.
__ADS_1
"Iya" kata Marinette.
"Wah, dia pernah datang ke sini (di rumah dan sekaligus toko roti mereka), lain kali ajak dia untuk berbicara dengan ayah" kata Tom.
"Baik, ayah" kata Marinette.
Marinette menelepon Adrien. Dan akhirnya telepon terangkat.
"Halo" kata Adrien.
"Halo Adrien, ayah ku menggajak kamu ke rumah kapan kmu sempat datang?
"Mungkin lusa" kata Adrien.
"Oh, Baiklah" Kata Marinette.
2 hari kemudian. Mobil Adrien datang dan dia langsung turun dari mobil.
"Selamat datang Adrien" kata Tuan Tom dan Nyonya Sabine.
"Terima kasih Tuan Tom,Nyonya Sabine, ayah dan ibu Marinette.
"Begini, saya dengar kamu berpacaran dengan putriku, Marinette, jadi saya minta tolong kamu selalu menjaga, jangan menyakiti dia dan sungguh-sungguh mencintainya, jika tidak bisa maaf kami tidak bisa memberiksn restu untukmu" kata Tom.
"Baik Tuan, ayah Marinette" kata Adrien.
"Tidak osah formal, panggil kami ayah dan ibu saja" kata Sabine.
"baik,yah,bu" kata Adrien.
"Dimana Marinette" tanya Adrien.
"Dia ada diatas" kata Tom.
"oke, terima kasih yah" kata Adrien.
Marinette yang masih diatas terkejut saat melihat Adrien datang ke kamarnya.
"Apa itu benaran Adrien atau mimpi" kata Marinette sambil menampar mukanya.
"Jadi ini bukan mimpi" kata Marinette.
__ADS_1
"Bukan, ini benaran aku" kata Adrien.
Akhirnya mereka berpelukan dan berbincang banyak hal.
"Nanti saya mau ngajak kamu ke suatu tempat" kata Adrien.
"Kemana?" tanya Marjnette dengan rasa penasaran.
"rahasia" kata Adrien. Setelah itu mereka izin sama kedua orang tua Marinette.
Mereka sampai di Menara Eiffel. Daribatas mereka melihat pemandangan yang sangat Indah.
"Betapa indahnya malam ini" kata Marinette.
"Iya, menara ini sangat bagus" Kata Adrien.
Setelah selesai mereka ke restoran untuk makan.
Di restoran itu ada taman, alat musik. meja makan dihiasi bunga.
Suasana yang romantis. Setelah makan mereka pulang.
"Bagaimana kencan mu sayang?" tanya Sabine.
"Baik dan luar biasa" kata Marjnette.
"Baguslah kalau begitu" kata Sabine.
Lalu Sabine mengambil kalung dan memberikannya ke Marinette.
"Jagalah kalung ini, ini ku berikan kepada mu Marinette" kata Sabine.
Marinette memakainya dan berjanji akan menjaga kalung tersebut.
Akhirnya ibu dan anak berpelukan
"Ibu hanya ingin kamu berbahagia" kata Sabine.
"iya, saya mengeti" kata Marinette.
Bersambung. Tetima kasih telah membaca semoga kalian suka dan maaf jika kurang seru dan ditunggu episode berikutnya.
__ADS_1