
pukul jam 09.30 tepatnya di waktu istirahat sekolah ferdinand menghampiri viola yang sedang duduk lalu ia melihat bangku sebelah viola tidak ada yang menempati, lalu ia duduk di sampingnya sambil bercakap
Ferdinand : viola, kamu sedang apa?
Viola : kenapa? pengen tahu aja kamu, intinya enak
Ferdinand : emang apa yang enak?
Viola : nih seblak, mau ngga? enak tahu, pas banget pedasnya fer
Ferdinand : emang enak ? viola, itukan pedas, nanti kamu sakit nya kambuh loh, kamu kan punya penyakit lambung, jangan ya
Viola : ihh kamu cerewet banget fer, yang beli siapa?
__ADS_1
Ferdinand : kamu
Viola : yang makan siapa ?
Ferdinand : kamu viola
Viola : terus kenapa kamu yang ribet ? (kesal)
Viola : udahkan ngomongnya?
Ferdinand : udah, emang kenapa?
Viola : dah aku tinggal, terima kasih atas pencerahannya
__ADS_1
Ferdinand : hufft, hati perempuan emang susah di tebak ya
mereka saling mengalah agar tidak terjadi yang bisa di sebut "marahan"
lalu, ferdinand mengejar viola yang sedang kesal kepadanya
tiba-tiba, telepon viola mendapat panggilan, seketika itu viola berhenti sejenak dan mengangkat telepon dari keluarganya
ferdinand merasa bingung lalu bertanya kepada viola "apa yang terjadi viola ?", dan viola pun menjawab dan ia pun menangis sambil menceritakan sebuah kabar yang dia dapat dari keluarganya.
dan ternyata viola mendapatkan kabar bahwa dia....
NEXTNYA DI EPISODE KE 2...
__ADS_1