Keajaiban Cinta

Keajaiban Cinta
Episode 3 : Teman Baru


__ADS_3

di pagi hari, di hari sabtu tepatnya pukul 06.30 wib, ferdinand memulai pekerjaan yang ia dapati dari temannya, dan ia tidak perlu repot memakai kendaraan karena restoran temannya dekat dengan rumahnya


Ferdinand : oke, hari ini adalah hari pertamaku kerja, semoga lancar


handphone ferdinand mendapatkan suatu panggilan dan ternyata itu adalah teman restorannya


Ferdinand : kenapa bro?


Alexander : bro, kau masuk aja seperti biasa nanti akan di bimbing oleh bawahan saya, hari ini saya mau pergi ke inggris untuk keperluan resto, tolong kamu jaga restoran saya


Ferdinand : tenang saja teman, restomu akan aku jaga, tapi siapa yang akan membimbingku hari ini?


Alexander : kau mungkin akan suka haha, tidak-tidak aku hanya bercanda, dia orang baik sepertimu, jadi tidak perlu khawatir teman


Ferdinand : ya sudah aku percaya padamu, tapi soal gaji gimana nih? 5 juta mungkin dapat haha


Alexander : ternyata mulutmu tajam juga soal keuangan (kesal)


Alexander : oke oke, kau di gaji 4,5 juta, apa kamu puas dengan gaji segitu?


Ferdinand : haha, iya terima kasih, ternyata kamu pengertian juga haha


Alexander : iya iya, ada perlu apalagi? sudahkan ? gaji sudah di atas UMR, mau apalagi kau?


Ferdinand : sudah cukup itu saja, terima kasih alex


Alexander : tenang saja, jika kerjamu bagus, aku akan naiki gajimu dan sekaligus pangkat mu menjadi asistenku


Ferdinand : oke boss, haha


Alexander : haha, iya iya, ya sudah aku ada keperluan, jika kamu butuh bantuanku dalam masalah resto, kabarkan aku


Ferdinand : oke siap boss, haha


Alexander : ya sudah aku tutup teleponnya, sampai bertemu kembali diresto


Ferdinand : siap teman


ferdinand pun pergi berjalan menuju resto temannya, ketika di jalan ia bertemu seorang perempuan yang ia tidak kenali tapi dia menyapa ferdinand dan berbicara


??? : kamu, apakah kamu karyawan baru di resto ini?


Ferdinand : iya, kenapa ya?


??? : tidak, aku hanya bertanya, semoga kamu nyaman di tempat itu


Ferdinand : iya, terima kasih atas perhatiannya


tidak mengucapkan selamat tinggal atau pun balas kata kepada ferdinand, secara tidak sadar ferdinand berbicara dalam hati nya "kenapa dengan wanita itu? ah sudahlah, kita lanjut saja menuju resto"


setibanya di depan pintu resto, ia bertemu kembali dengan wanita tadi, dan ia mau menanyakan, apakah dia juga bekerja di tempat ini

__ADS_1


Ferdinand : hei, tunggu sebentar, kamu wanita tadikan? apa kamu bekerja disini atau hanya berkunjung?


??? : aku bekerja disini, memangnya kenapa? kamu akan tahu siapa aku, lihat saja nanti, tidak ada waktu untuk berbicara


ferdinand pun merasa kesal dan berfikir negatif pada wanita itu"siapa sih dia? sombong sekali, aku tidak pernah melihat wanita sesombongnya meski dingin itulah hal wajar bagi wanita pada laki laki agar tak mudah tergoda, ah kenapa aku berfikir kesana, sudah kita mulai saja pekerjaan hari ini", ferdinand mencari seseorang yang kata temannya dia akan di bimbing oleh seseorang di restonya, tapi dia bingung"siapa yang bimbing aku?" dan wanita itupun kembali lagi menghampiri ferdinand


??? : kau hari ini di bimbing olehku, jangan melawan perintahku (gaya sok keren)


Ferdinand : pfft, serius? (tertawa)


??? : kenapa kamu tertawa ? cepat bekerja!!


Ferdinand : setidaknya dong, perkenalkan dirimu


??? : oh, suci, namamu?


Ferdinand : ferdinand, nah gitukan enak kalo mau manggilnya, ya sudah aku mulai bekerja, dan kau sebagai pembimbingku, jangan ambil kesempatan dalam kesempitan


Suci : iya, segera laksanakan pekerjaanmu jangan banyak bicara


Ferdinand : iya guru, haha


Suci : siapa yang kamu panggil guru !!?


Ferdinand : tidak tidak, (emosian sekali ini cewe)


Suci : sekarang jangan banyak tanya, sekarang kamu lakukan pekerjaanmu dari tuan alex, jangan bertanya lagi, ingat itu!!


Ferdinand : iya iya


setelah melakukan pekerjaannya, hari pun sudah larut ia pun kembali kerumah dan ia hampir lupa menanyakan kepada alex soal tentang kenal tidaknya dia dengan carlot yang dibilang nya pengusaha sukses oleh viola


sesampainya di rumah, ferdinand melakukan aktivitasnya dirumah, membersihkan kamar, baca komik, bermain game dan membersihkan badannya, ketika ingin larut malam ia menelpon temannya.


Ferdinand : halo, alex apakah ini kau?


Alexander : iya kenapa? ganggu aku tidur saja, ada apa teman? soal resto bukan?


Ferdinand : bukan itu bro, sono dah cuci muka dulu, baunya iler kau sampai sini lex


Alexander : sembarangan kau!!, terus apa? buruan fer ngantuk ini (matanya sayu kaya lampu udah tinggal lima watt)


Ferdinand : aihh, ya sudah langsung to the point aja, kamu kenal kan? carlot? tuan muda pengusaha sukses?


Alexander : kenal, emangnya kenapa?


Ferdinand : serius, kau kenal dia?


Alexander : iya kenal, ada urusan dengannya?


Ferdinand : tidak tidak, aku hanya menanyakan, dia dimana tinggalnya sekarang dan seberapa besar hartanya?

__ADS_1


Alexander : rumahnya di jl. budaya no.03, soal tentang keuangannya ngga bisa di remehkan, mungkin dia mampu membeli 5 mobil bmw, 1 motor ninja kawasaki dan 2 rumah 3 tingkat dan juga dia memiliki apartemen


Alexander : kenapa kau tanyakan itu? apa jangan jangan kau?


Ferdinand : jangan jangan apa?


Alexander : punya hubungan gelap ama dia, idih eh idih haha (jijik)


Ferdinand : sebodoh bodohnya, aku tidak akan suka dengan sesama jenis, maksudku itu aku ada masalah dengannya, mau kamu mendengar kan ceritanya, tapi syaratnya satu, tidak boleh menceritakan kepada orang lain, bisa?


Alexander : bisa bisa, ya sudah ceritakan saja, akan ku dengar, jika aku dapat solusi dari permasalahan kau dengan carlot, akan aku bantu


Ferdinand : oke siap, akan aku ceritakan semuanya


Ferdinand : pada awalnya, aku dengan viola sedang di sekolah pada waktu itu viola sedang marah padaku dan dia meninggalkanku, tunggu sebentar, apa kamu kenal viola?


Alexander : kenal


Ferdinand : seriusan, kenal ngga?


Alexander : kenal fer (kesal)


Ferdinand : oh kirain ngga kenal haha, ok lanjut ceritanya


Ferdinand : dia marah padaku karena soal kecil, tahu ngga dia marah kenapa ?


Alexander : ngga tahu, emang nya dia marah kenapa?


Ferdinand : soal seblak doang loh haha


Alexander : astaga, perempuan namanya juga haha


Ferdinand : kau sependapat ngga, kalau hati perempuan susah di tebak?


Alexander : setuju bro haha


Ferdinand : sudahlah kenapa bahas begituan


Alexander : yang ngomong duluan siapa? kan kau


Ferdinand : oh iya lupa haha


Alexander : mana masih muda, udah pelupa haduh haha


Ferdinand : sudah sudah, aku lanjut ceritanya


Alexander : iya iya aku dengar, buruan ya ngantuk nih haha


Ferdinand : iya iya, pas dia marah kan aku kejar dia nah si viola diem tuh sejenak, dan tak tahunya dia dapat panggilan dari keluarga nya, dan dia bilangnya akan di lamar oleh tuan muda pengusaha sukses yang bernama tuan muda carlot, karena keluarga viola memiliki hutang kepada keluarga carlot, karena itu aku kerja di resto kau bukan buat membutuhkan keperluan sehari hariku tapi untuk melunasi hutang hutangnya keluarga viola pada keluarga carlot


NEXT EPISODE KE 4 YA...

__ADS_1


__ADS_2